Showing posts with label Psikologi Perkembangan. Show all posts
Showing posts with label Psikologi Perkembangan. Show all posts

Wednesday, October 10, 2012

" Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia "




Hari ini, tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Tema peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day) tahun ini (10 Oktober 2012) adalah Depression: A Global Crisis. Tema ini juga menandakan peringatan 20 tahun hari besar tersebut sejak dimulai tahun 1992. Menurut WHO di Hari Kesehatan Mental Sedunia sekarang ini terdapat 350 juta orang terkena DEPRESI.  (http://www.andriewongso.com)

Melihat data diatas...sebenarnya kita harus mawas diri dan memperhatikan lingkungan terdekat. Dengan demikian, kita akan bisa introspeksi, saling mengingatkan dan saling memberi solusi.

Menurut buku "Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa" (1998:98) Expert Committee on Mental Health dari WHO, seseorang dikatakan sehat mental apabila dapat :
1. menyesuaikan diri secara konstruktif pada kenyataan, meskipun kenyataan itu buruk;
2. memperoleh kepuasan dari usahanya atau perjuangan hidupnya;
3. merasa lebih puas untuk memberi daripada menerima;
4. merasa bebas secara relatif dari ketegangan dan kecemasan;
5. berhubungan dengan orang lain secara tolong menolong dan saling memuaskan;
6. menerima kekecewaan ntuk dipakainya sebagai pelajaran dikemudian hari;
7. mengarahkan rasa bermusuhan kepada penyelesaian yang kreatif dan konstruktif;
8. dan akhirnya, tetapi tidak kalah pentingnya, mempunyai daya kasih sayang yang besar.

Tidaklah mudah untuk memenuhi semua kriteria diatas, namun...kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan yang lainnya PASTI BISA berusaha mendekati standart diatas. Dalam diri setiap orang hal itu akan bersifat variatif dan itu sangatlah wajar. Point mana yang paling menonjol atau point mana yang paling lemah tidaklah menjadi keharusan untuk sempurna.

Buat pembaca yang setia mengunjungi blog saya ini, sejak hari ini saya akan launching satu kategori baru...yaitu KAMUS PSIKOLOGI. Label atau kategori baru dari tulisan saya ini sengaja saya beri nama Kamus Psikologi sebagai dedikasi dan kecintaan saya terhadap ilmu PSIKOLOGI. Semoga nantinya bisa bermanfaat bagi siapa saja yang tertarik untuk mempelajari tentang Psikologi....amin.

Selamat memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia....
Mari kita jadikan hari ini sebagai momentum awal untuk meraih Mental Sehat....
Demi kualitas hidup yang lebih bahagia....KITA BISA !!!

Tuesday, October 9, 2012

Kita dan Perilaku Imitasi Anak


Kita adalah orang tua yang senantiasa dilihat oleh anak-anak. Tapi kita sebagai orang tua juga harus belajar dari mereka...meskipun masih anak-anak. Lihatlah mereka...selalu ingin sama....dan secara tidak sengaja mereka pun menggambarkan perilaku yang hampir sama dengan perilaku kita. Hal ini disebut dengan "perilaku imitasi". 

Sebenarnya perilaku imitasi ini muncul sejak anak-anak lahir hingga akhir hayat mereka. Mari kita renungkan...kita pun orang tua secara sadar maupun tidak juga memiliki perilaku imitasi ini. Jangan malu atau enggan mengakuinya. Karena perilaku imitasi tak selamanya buruk. Justru dari perilaku imitasi inilah anak-anak dan kita semua belajar. Hanya saja...bagaimana kita membatasi perilaku imitasi ini dengan hal-hal yang baik atau positif. Tidak meniru yang jelek...melainkan menauladani kebaikan.

Indahnya jika kita bersama anak-anak melakukan "imitasi" dari hal-hal baik...misalnya, mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW, perilaku istri-istri Nabi, tokoh-tokoh pendidikan, teman, tetangga atau siapa saja yang mampu menjadi contoh figur kebaikan. Bahkan pada saat anak perempuan kita memakai alat kosmetik yang kita gunakanpun....itu adalah salah sat contoh perilaku imitasi yang baik. Artinya, anak perempuan kita suka berpenampilan dengan baik. Kita sebagai ibunya tinggal mengarahkan bagaimana "berdandan" itu untuk usia mereka dan sesuai dengan syariat Islam. Jika kita melihat segala sesuatu dengan baik dan cara yang bijak...maka akan selalu mendatangkan kebaikan.  

Semoga kita selalu bisa berusaha menjadi orangtua yang bijak dan tidak lelah memperbaiki diri...


Tuesday, October 2, 2012

" Bagaimana Mengatasi Kegagalan ? "


Perjalanan hidup kita tidaklah selalu berjalan lancar dan mudah. Kebahagiaan dan kesedihan datang silih berganti mengiringi setiap peristiwa dalam hidup ini. Begitu pula dengan keberhasilan....selalu beriringan dengan kegagalan. Entah itu keberhasilan besar beriringan dengan kegalan kecil....ataupun sebaliknya. Itulah proses kita menuju manusia yang lebih baik...Sang Pencipta memberikan semua itu agar manusia senantiasa belajar. Yakinlah bahwa setelah ada kesulitan pasti akan ada kemudahan. Sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur'an, Surat Alam Nashrah ayat 5-6. 

Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan saat mengalami kegagalan :

1. Berilah kesempatan pada diri sendiri untuk mengakui kekecewaan ketika gagal. 
    Hal ini bisa diluapkan dengan berbagi cerita dengan orang terdekat...atau dengan menangis. Dengan begitu kesedihan dan kekecewaan bisa diungkapkan dan tidak menjadi energi negatif yang terus mengganggu pikiran dan aktivitas.
 
2. Lakukanlah introspeksi diri dan mengakui kesalahan atau langkah yang terlewati.
   Yakinlah bahwa mengakui kesalahan saat instrospeksi adalah hal yang baik. Bukan mengurangi kemampuan kita dalam melakukan sesuatu, tapi justru akan membuat kita lebih matang dalam merencanakan keberhasilan yang akan datang.

3. Jangan biarkan kegagalan membunuh kepercayaan diri kita.
    Pada saat kecewa dan sedih, biasanya kita cenderung tidak bisa berpikir jernih dan enggan untuk berusaha lebih keras lagi. Sehingga kita sering murung dan menyendiri atau bersenang-senang yang berlebihan sebagai usaha melupakan kegagalan. Jika menyenangkan diri dalam batas kewajaran dan positif itu akan memberi efek yang positif. Akan tetapi jangan sampai berlebihan dan salah jalan yang justru akan menyempitkan kesempatan kita dalam meraih keberhasilan. Lahkah terbaik adalah selalu berusaha dengan percaya diri dan mensugesti diri sendiri bahwa setelah kegagalan yang kita alami akan ada keberhasilan yang menjelang.

4. Hindari hal-hal yang membuat kita larut dalam kesedihan.
    Sekarang ini banyak lagu-lagu yang "galau" atau membangkitkan rasa kekecewaan dan kesedihan yang pernah kita alami sebelumnya. Pilihlah lagu yang mampu memberi semangat dan memiliki lirik yang positif, agar pikiran dan hati kita senantiasa terdorong untuk melakukan hal-hal yang positif. Usahakan untuk tidak terlalu sering menyendiri, carilah teman untuk mengobrol atau melakukan aktivitas-aktivitas baru yang tentunya akan membangkitkan kita dari rasa sedih dan bosan.

5. Selalu berdoa dan beribadah adalah landasan utama agar pikiran dan hati kita tenang.
    Kepasrahan kita sebagai makhluk Tuhan yang tidak sempurna akan membuat kita mampu memahami kegagalan. Berdoa dan beribadah merupakan upaya yang harus selalu kita lakukan supaya kita tidak lupa diri dan terhindar dari hal-hal yang negatif saat kondisi kejiwaan tidak stabil.

6. Lakukan Relaksasi dan tersenyumlah setiap kali mengingat kegagalan.
    Relaksasi dapat membantu tubuh dan pikiran kita lebih tenang. Tidak harus relaksasi yang lengkap dan penuh energi...setidaknya lakukanlah deep breathing relaxation atau relaksasi pernapasan yang dalam. Tenang...dan tariklah nafas dalam-dalam secara perlahan beberapa kali. Setelah itu tersenyumlah...karena senyuman dapat mengalirkan energi positif ke otak yang bisa membangkitkan serotonin penghasil rasa bahagia. Keep your Smile...:)


Saya juga manusia biasa yang pernah gagal....semoga tulisan sederhana ini bisa membantu sahabat pembaca lebih yakin untuk menyongsong keberhasilan. * Don't Give Up...*

Saturday, September 29, 2012

Beberapa Film Yang Baik Untuk Memotivasi Kepercayaan Diri Anak

           Seringkali tontonan di televisi kurang baik dilihat oleh anak-anak kita. Sehingga kita sebagai orang tua harus lebih selektif dan bijaksana dalam mengarahkan dan berkompromi dengan keinginan buah hati kita. Mengapa harus berkompromi ? Hal ini karena anak sulit memahami apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya. Semua akan lebih mudah apabila kita berkompromi dengannya. Mendengarkan terlebih dahulu apa yang mereka inginkan kemudian kita jelaskan sisi buruknya, setelah itu baru kita berikan pilihan yang lebih baik.
         Ketidakpercayaan diri seringkali dialami baik oleh anak-anak maupun orang dewasa dan bahkan lansia. Film sebagai media visual mampu memberikan masukan dan pengaruh yang kuat bagi penontonnya. Berdasarkan pengalaman dan analisa secara psikologis yang saya lakukan, berikut ini beberapa film yang bisa ditonton anak-anak untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

**Film Luar Negeri**
  • I am Sam


             Ini adalah salah satu film favorit saya dan meskipun berkali-kali menontonnya...saya tetap saja menangis mengikuti ceritanya. Film ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang mengalami keterbelakangan mental dan memiliki seorang bayi mungil yang ditinggal pergi oleh istrinya tidak lama setelah anak mereka dilahirkan. Namun meskipun ia memiliki kekurangan dan pemerintahnya melarang seorang ayah yang mengalami keterbelakangan mental merawat anaknya sendiri, Sam nama laki-laki itu...bersikeras ingin merawat, mengash dan mendidik anaknya sendiri. Bahkan ia sampai meminta bantuan seorang pengacara untuk memperjuangkan keinginannya. Banyak sisi humanis yang membangkitkan kepercayaan diri penonton film ini.
             Sam memiliki anak perempuan yang sangat cantik dan jenius. Anak ini sempat mengalami ketidakpercayaan diri karena memiliki ayah yang terbelakang mentalnya. Namun akhirnya kasih sayang diantara ayah dan anak ini membuat mereka bisa bangkit dan percaya diri menjalani kenyataan dalam hidupnya. Film ini sangat menyentuh dan bagus ditonton oleh keluarga.
     
  • Thunder Pants
           
        Film ini menceritakan seorang anak yang terlahir dengan dua perut sehingga dia mudah lapar dan sering buang angin. Kekurangannya ini membuat ia tidak percaya diri dan semakin gemuk. Namun, ia memiliki seorang sahabat yang sangat pandai dan setia kawan. Hubungan pertemanannya ini membuat si jenius terinspirasi untuk membantu sahabatnya yang kurang percaya diri menjadi seorang pahlawan baru. Bagaimana kisah lanjutannya ? Silahkan mencari film ini untuk dilihat oleh buah hati anda...:)


**Film Indonesia**
  • Laskar Pelangi
 


           Film ini tentnya tidak asing di telinga kita. Banyak yang terinspirasi oleh film ini dan menjadi referensi beberapa sekolah untuk studi film. Tokoh-tokoh utamanya adalah anak-anak dari daerah Belitung yang begitu tinggi keinginannya untuk bisa sekolah. Meskipun mereka kurang mampu secara finansial dan sekolahnya pun sederhana, tapi mereka tetap percaya diri meraih mimpi-mimpinya.
  • Garuda Di Dadaku

             



         Nasionalisme juga salah satu pendorong semangat ntuk meningkatkan rasa percaya diri dalam mencapai keinginan. Film ini merupakan salah satu contoh film yang baik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Konflik yang dimunculkan baik dari keluarga tokoh utama yang bernama Bayu, maupun dengan sahabatnya yang menggunakan kursi roda membuat film ini kaya makna. Akan lebih baik jika film ini ditonton oleh orang tua bersama anak-anaknya. Sehingga bisa tercipta diskusi maupun pendampingan dengan penjelasan yang lebih mendalam dari orang tua kepada buah hatinya.


             Selamat mencoba ya....segala sesuatu jika dilakukan dari hati akan baik hasilnya. Film adalah salah satu media visual yang bisa kita gunakan untuk melatih anak-anak kita melakukan segala sesuatu dengan hati....agar saat mereka terjatuh atau terpuruk, kelak mereka akan segera bangkit dengan oenuh percaya diri untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Thursday, September 13, 2012

"Sederhananya Cara Mereka Menyenangkan Diri"

   Judul diatas sebenarnya hanyalah hasil dari senyum saya melihat ibu-ibu yang sedang bercengkerama dengan tetangganya. Saat menemani anak-anaknya main...mereka pun sebagai ibu-ibu yang tidak bekerja menghibur diri dengan bersosialisasi dengan tetangga. Waktu itu obrolan mereka sebenarnya sangat sederhana, seputar masakan, perabot rumah tangga, anak-anak dan becandaan ringan disela-selanya. Tapi dibalik obrolan sederhana itu...terlihat wajah-wajah wanita yang tersenyum seolah melupakan hal-hal yang membuat hidup mereka lupa sejenak dengan masalah atau kepenatan hidup yang mungkin mereka alami.
     Ibu-ibu yang tidak bekerja ini sungguh sangat mulia...mereka rela melupakan ambisi dan keinginan pribadi untuk menjaga putra-putri mereka dengan baik. Tapi mereka tetaplah manusia biasa...yang punya rasa lelah, bosan dan membutuhkan hiburan. Alangkah indahnya melihat mereka bisa tertawa bersama sebagai ibu-ibu yang punya kesibukan sama sebagai ibu rumah tangga. Mereka terlihat lebih cantik dan seolah tanpa beban menjalani semuanya. Subhanallah...Tidak selamanya ibu-ibu yang dirumah itu berkumpul untuk bergosip dan membicarakan hal-hal yang tidak penting serta mendatangkan fitnah. Mereka mempunyai topik-topik sederhana yang memang secara psikologis bisa memberikan rasa bahagia karena saling berbagi cerita, saling mengisi dengan pengalaman masing-masing serta sekedar bercanda yang sedikit "menggoda" untuk menghibur.
     Melihat mereka...jadi ingat ungkapan yang sering saya temui..."Bahagia itu Sederhana". Meskipun ibu-ibu rumah tangga ini tak memiliki jabatan atau karir yang menjanjikan namun mereka terlihat bahagia hanya dengan menjaga anak-anak nya dirumah sambil mengobrol dengan teman-temannya yang itu adalah tetangganya sendiri. 
    Kesederhanaan mereka dalam mencari kebahagiaan ini bisa kita contoh...bahagia tak selamanya karena kita memiliki harta yang banyak, fasilitas mewah dan hal-hal fisik yang bersifat materi lainnya. Tapi bahagia itu ada di hati...kekuatan psikologis yang diutamakan dan itu bisa kita raih dengan sederhana. Selagi kita bersyukur...bersilaturahim dengan baik terhadap siapapun terutama lingkungan terdekat kita, maka semua akan lebih mudah untuk membahagiakan karena ada rasa tenang dan nyaman. Bravo Ibu-Ibu Rumah Tangga...Keep Your Smile...:)
         

Thursday, August 2, 2012

Kesabaran Seorang Ibu

Seringkali kita tidak menyadari bagaimana susahnya menjadi seorang ibu. Dulu, saya pun berpikir bahwa ibu hanyalah peran yang bersifat kodrati yang akan dialami oleh wanita tanpa berpikir panjang bagaimana peran sesungguhnya.
Terkadang kita hanya berpikir simpel bahwa ibu adalah seorang wanita yang melahirkan anaknya atau seorang wanita yang mengasuh anak meskipun bukan anak kandungnya sendiri.
Menurut saya awal menjadi seorang ibu bisa karena beberapa hal, yaitu :
1.Seorang ibu yang awalnya adalah wanita menikah, kemudian hamil dan melahirkan.
2.Seorang ibu yang karena berbagai macam hal seperti keinginan mengadopsi, menemukan anak atau diamanahkan seseorang untuk mengasuh anaknya karena mungkin faktor kematian atau hal-hal lainnya.

Jika dijabarkan dari point pertama, sejak hamil...seorang wanita sudah bertambah tanggung jawabnya. Ketika hamil wanita harus lebih memperhatikan asupan dan kondisi badannya karena ada janin mungil yang sangat tergantung padanya. Kehamilan dengan penuh kasih sayang, baik dari sang ibu maupun suami sebagai ayah dari janin yang telah dikandung akan sangat mempengaruhi perkembangan biologis dan psikologis janin tersebut. Kesabaran calon ibu pun mulai teruji, diawali dengan gangguan morning sickness, perubahan bentuk tubuh, suasana hati yang tidak menentu dan masih banyak lagi hal-hal lain yang sangat menuntut kesabaran. Bulan pertama hingga kehamilan bulan kesembilan....banyak hal yang diamali seorang ibu hamil, belum lagi apabila ada masalah yang dihadapi dalam kehidupannya...entah karena masalah ekonomi, hubungan suami istri, hubungan dengan keluarga besar maupun dengan lingkungan sekitarnya. Kesabarannya terus teruji. Subhanallah....begitu besarnya pengorbanan seorang ibu. Hingga akhirnya tiba saat melahirkan...proses kelahirannya bisa mudah...namun banyak juga yang harus dengan penuh perjuangan. Sungguh karena semua itulah..ALLAH SWT begitu memuliakan seorang ibu..sebagaimana ungkapan "Surga ditelapak kaki Ibu".
Setelah anak yang dikandungnya lahir...Ibu harus menjaga kondisi kesehatannya agar bisa menyusui dengan baik..demi anak yang dilahirkannya. Tangisan, rengekan, pipis maupun kotoran buang air besar sang bayi semua sudah menjadi hal wajib yang harus dihadapinya. Tapi semua dilewati...demi merawat dan membesarkan buah hati tercinta. Dari usia baru lahir hingga tumbuh dari tahun ke tahun...berbagai macam sifat dan perilaku anak yang dihadapi Ibu. Bagaimana membuat buah hati tumbuh dengan baik juga menjadi hal penting yang harus selalu diingatnya...demi membentuk insan yang baik. "Sabar" adalah kata wajib baginya tiap kali Ibu berpeluh keringat, menahan kantuk dan memacu otak untuk menjadi orangtua yang terbaik.

Sedangkan point kedua, meskipun seorang Ibu tidak melahirkan buah hati nya sendiri, baik mempunyai anak dari adopsi, menemukan anak, diberi anak oleh seseorang dan masih banyak lagi penyebab lainnya...Ibu tetaplah punya pengorbanan yang sangat luar biasa. Bahkan, mereka ini memiliki pengorbanan tinggi karena bisa mencintai, merawat dan mengasuh anak yang bukan lahir dari rahim nya sendiri. Terkadang terlihat lebih mudah mencintai dan menyayangi anak yang dilahirkan sendiri. Ibu tersebut membutuhkan keikhlasan yang luar biasa supaya terus bisa memberikan kasih sayangnya dengan tulus dan tak kenal lelah. 





Wednesday, October 28, 2009

Bagaimana Kekurangan Kasih Sayang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Bayi

Bayi yang tidak diberi kesempatan untuk mengalami emosi bayi yang normal, terutama kasih sayang, keingintahuan serta kegembiraan secara fisik dan mental tidak akan berkembang dengan baik. Jika bayi kurang mendapatkan kasih sayang dan itu berlangsung lama, maka dampak yang muncul antara lain :
* Kekerdilan
* Mengalami kemunduran perkembangan motorik
* Kemampuan berbicara yang lamban
* Kesulitan dalam melakukan kontak sosial
* Tidak mampu menungkapkan rasa kasih sayang dengan baik
Dampak diatas, ditandai dengan perilaku bayi yang cenderung gelisah, lesu, murung, acuh tak acuh serta sering mengembangkan gerakan-gerakan gelisah seperti mengisap ibu jari.
Agar semua itu tidak terjadi dan bisa dirubah jika sudah terjadi, maka hendaknya diberikan penanganan khusus untuk menghilangkan traumanya serta diperbaiki supaya bayi bisa memperoleh kasih sayang secara utuh dan bisa mengalami perkembangan emosi yang normal. Selain itu, pertumbuhan fisiknya pun juga bisa perlahan menjadi lebih baik sesuai dengan standar normal usianya.

Sumber : Hurlock, Psikologi Perkembangan (1997;98-99).

Sunday, October 25, 2009

Jelang Kelahiran Kirana


Cerita ini hanya sekilas renungan yang semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membacanya...

Memasuki bulan kedelapan kehamilan saya yang kedua waktu itu, saya sudah berencana bersama suami akan melahirkan di Hospital Cinere. Keputusan itu kami sepakati lantaran selama pemeriksaan kehamilan hingga saat terakhir kami merasa sangat nyaman dengan layanan pihak rumah sakit termasuk dokternya.Ternyata begitu mendekati saat melahirkan, dokter favorit yang telah memeriksa kandungan saya hingga bulan kesembilan mendadak sakit dan harus operasi ke luar negeri. Kecemasan langsung merajai perasaan saya, hingga akhirnya saya mengalami kontraksi. Hal ini seharusnya tidak boleh terjadi, namun karena saya terlalu bergantung dan berharap akan menjalani persalinan dengan bantuan dokter favorit, akhirnya kondisi mental saya tidak stabil.

Alhamdulillah di rumah ada internet yang setiap saat bisa saya gunakan untuk berkomunikasi dan mencari informasi apapun yang saya inginkan. Untuk mengurangi kecemasan, saya kemudian berbincang dengan suami akan hal itu sambil mencari tahu jenis-jenis kontraksi yang dialami ibu hamil. Suami dengan sabar memberi motivasi agar saya tidak terlalu cemas. Saat itu juga saya sambil mencari dokter alternatif dari rumah sakit yang sama. Internet alhamdulillah menjadi media yang sangat membantu, sehingga saya bisa menemukan dokter yang review-nya bagus menurut teman-teman di dunia maya.
Akan tetapi, akhirnya saya tidak mampu melawan kontraksi yang semakin kuat dan tidak tertahankan. Beruntung saya sudah menemukan dokter pengganti yang kami sepakati bagus berdasarkan informasi di internet.

Saya pun bergegas ke rumah sakit ditemani oleh adik dan anak lelaki kami yang baru berumur 5 tahun. Begitu sampai di rumah sakit, suster langsung menangani sambil berkonsultasi dengan dokter favorit saya yang akan berangkat ke luar negeri. Akhirnya saya diminta bedrest dan langsung menginap di rumah sakit tersebut. Didampingi oleh suami, anak dan adik cukup membuat saya tenang disana.

Sebelum memasuki ruang rawat inap, suster menanyakan persetujuan tentang dokter pengganti. Saya bersama suami memilih dokter lain yang menurut kami lebih bagus dan membuat kami nyaman, meskipun sebenarnya dokter sebelumnya telah memberikan rekomendasi dokter pengganti. Alhamdulillah semua berjalan lancar, hingga akhirnya saya dirawat 3 hari sebelum operasi karena dokter menjelaskan bahwa kontraksi yang saya alami membahayakan jahitan operasi anak pertama dan harus segera di operasi.

Karena kehamilan saya waktu itu baru 37 minggu, maka dokter memberikan suntikan penguat paru-paru janin dan obat pengontrol kontraksi agar tidak membahayakan. Hari operasi caesar itupun tiba, saya kembali mengalami kecemasan. Berat janin menurut dokter yang relatif kecil, menjadi salah satu hal yang saya risaukan. Saya sangat khawatir dengan kesehatan janin, hanya doa dan dukungan keluarga yang menguatkan. Dalam hati kecil saya, apapun akan saya jalani demi keselamatan dan kesehatan buah hati kami. Alhamdulillah setelah sekitar 30 menit operasi saya jalani, seorang bayi mungil yang cantik nan sehat lahir. Kirana lahir dengan berat badan 2,6 kg dan panjang 49 cm menjadi anugerah terindah kami sekeluarga di bulan penuh berkah, bulan Ramadhan.

Sungguh tak henti-hentinya saya berucap syukur, keinginan kami memiliki anak perempuan terkabul dan lahir dengan selamat serta sehat. Allah Maha Besar, semua yang telah terlewati rasanya begitu ringan di ingatan...terganti dengan kebahagiaan yang penuh syukur. Terima kasih buat Dokter Winahyo yang telah memeriksa kandungan saya, selama 9 bulan serta terima kasih untuk Dokter Waluyo yang telah membantu persalinan dan semua pihak di Hospital Cinere yang begitu baik memberikan pelayanannya.


Sunday, August 2, 2009

Berbagi Materi Homeschooling

Sangat menyenangkan ketika melihat Azmi berbinar belajar dengan materi yang kami siapkan. Rasa lelah seolah sirna seketika ketika melihatnya giat belajar. Sudah seharusnya kita tidak berpangku tangan saja membiarkan anak-anak belajar sendiri dari sekolah maupun lingkungannya. Menurut saya, anak lebih bangga belajar bersama orang tuanya di rumah, selain itu dia juga bisa lebih merasa nyaman.

Bagi orang tua yang ingin membantu putra putrinya belajar dirumah, baik sebagai homeschooler maupun tidak kita dapat sharing beberapa link materi yang bisa kita download.

Berikut ini beberapa link diantaranya :
* DLTK's Train Craft for Kids
* KidZone Preschool
* Free Online Homeschool Resources
* Klub Sains Ilma | Sains Itu Menyenangkan
* Paper Airplanes - Category: Hunters - Origami Free at origami-kids.com
* Free Resource Directory for Fun Learning - Home

Saturday, April 4, 2009

Belajar Tiada Henti

Kadang kita terlena dengan sekian banyak aktivitas yang harus diselesaikan secara rutin setiap hari. Sehingga, kita pun sering lupa memperhatikan diri sendiri terutama bagaimanakah perkembangan kemampuan pribadi yang sebenarnya sangat menunjang rutinitas dan masa depan kita.
Pada saat seseorang merasa bahwa dirinya sudah puas terhadap apa yang dilakukannya sekarang, maka seringkali terlewat bahwa sesungguhnya ada saja yang "belum ada", "belum tahu", "belum mengerti", "belum bisa" atau bahkan mungkin sudah pernah tapi kita "lupa". Kasihan rasanya jika otak dan seluruh energi kita hanya digunakan saja tanpa diperhatikan bagaimana merawat dan meningkatkan kualitasnya.
Salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya adalah dengan "belajar". Supaya otak dan enegi kita tidak hanya terpakai begitu saja, mari kita sama-sama belajar untuk merawat dan selalu menambahkan nilai nya dengan belajar tanpa henti. Belajar untuk :
* Mengetahui hal-hal baru baik yang bersifat wawasan, wacana, ilmu, agama atau pun yang lainnya. Hal ini bisa dilakukan dengan membaca buku, berdiskusi, browsing, mendengarkan ceramah, seminar dll.
* Memperbaiki motivasi hidup sebagai dorongan untuk mencapai tingkat hidup yang lebih baik. Senantiasa berpikir positif dan selalu memupuk harapan/impian akan membuat motivasi hidup kita terus berkembang.
* Memperbaiki dan meningkatkan pola hidup sehat, supaya energi yang terpakai bisa digantikan secara proporsional dan kelak bisa meningkat menjadi energi positif yang jauh lebih baik serta sehat.
* Mengingat kembali atau mempelajari kembali apa nilai-nilai positif dan ilmu yang pernah kita dapatkan supaya otak kita selalu ingat dan tidak mudah "lupa" apalagi naudzubillah sampai mengalami gangguan hilang ingatan.
* Mensyukuri setiap nikmat dan cobaan yang kita alami dengan terus mencari hikmah dari setiap kejadian dalam hidup kita.

Apabila kita menyadari pentingnya pentingnya belajar di setiap detik kehidupan kita, maka setiap kali ada hal baru atau hikmah yang kita temukan akan memunculkan rasa bahagia yang membuat hidup kita lebih sehat dan bermanfaat baik secara fisik maupun mental.

Thursday, February 12, 2009

Manajemen Uang Buat Si Kecil

Seringkali anak-anak meminta mainan baru atau barang-barang lainnya seperti baju, asesoris, snack dll kepada orang tuanya. Mereka tidak menyadari bahwa setiap kali beli mainan baru dibutuhkan pengorbanan berupa uang. Apabila kita terus memenuhi permintaanya sesungguhnya hanya akan membuat dia jadi konsumtif dan tidak belajar mengerti bagaimana kondisi di sekitarnya.

Akan lebih bijaksana jika kita mendidik mereka untuk berhemat sejak dini, meskipun kita sebagai orang tua mampu memenuhi permintaannya. Ada beberapa cara mengajak anak untuk belajar mengatur kebutuhannya yang berkaitan dengan uang, yaitu :
1. Ajaklah anak belajar menabung sedini mungkin, bisa diawali sejak umur 2,5-3 tahun.
2. Berilah pengertian jika anak terlalu sering minta dibelikan sesuatu. Ajaklah menabung terlebih dulu sesuai dengan jumlah uang yang dibutuhkan untuk membeli barang tersebut. Alihkan perhatiannya ke hal-hal yang menarik jika sedang berada di tempat umum.
3. Sesekali ajak dia menentukan pilihan jika apa yang dia inginkan lebih dari satu hal, agar ia belajar membuat prioritas sehingga tidak membeli semua yang diinginkan sekaligus.
4. Berilah dongeng yang menarik tentang filosofi berhemat dengan tokoh-tokoh yang ia sukai, agar ia termotivasi untuk berhemat.
5. Ajaklah ia bersodaqoh sejak dini. Berilah pengertian akan pentingnya berbagi dengan sesama agar terasah empatinya.
6. Ketika ia menanyakan kapan Sang Ayah pulang kerja, kita bisa menyisipkan dongeng sederhana tentang kegiatan Ayah nya selama bekerja mencari uang untuk nya dan untuk berbagai kebutuhan. Dengan begitu ia akan terarahkan untuk memahami bahwa mencari uang tidaklah mudah dan mengetahui bahwa uang sangat bermanfaat untuk berbagai kebutuhan bukan hanya untuk beli barang-barang yang ia inginkan.
7. Jadilah tauladan berhemat untuk si kecil. Anak akan mencontoh perilaku orang-orang terdekatnya, terutama orang tua.

Semoga di jaman yang semakin maju ini kita bisa membantu buah hati kita menjadi insan yang bijak dalam menjalani kehidupan nya kelak dengan bersikap cerdas dalam menggunakan uang.

Tuesday, February 10, 2009

Manfaat Bermain Pasir

Sudah 2 hari ini anak ku setiap hari minta main pasir di belakang rumah. Yah...aku sih seneng aja lihat dia main, karena itu bisa membuatnya riang. Selain itu bermain pasir sangat baik untuk anak-anak, beberapa manfaat yang bisa diperoleh antara lain adalah :

1. Melatih motorik.

2. Imajinasi anak akan semakin berkembang.

3. Bisa mengalihkan energi anak yang cenderung aktif.

4. Melatih kesabaran.

5. Meningkatkan kepekaan dan pengetahuan terhadap salah satu potensi alam. Kita sebagai orang tua bisa jadi pendamping yang mendongeng tentang segala hal yang berkaitan dengan pasir, sehingga anak akan semakin tertarik dan rasa ingin tahunya juga akan semakin tinggi.

Have fun honey...10-02-09_1008

Tuesday, January 20, 2009

Musik Memberi Warna Dalam Hidup Kita (bagian terakhir)

Musik menjadi sesuatu yang menarik apabila kita bisa menikmatinya. Selain itu, musik dapat memberikan beberapa manfaat penting sebagai terapi, yaitu :
1. Menyembuhkan sakit punggung kronis
Musik bekerja pada sistem saraf otonom yaitu bagian sistem saraf yang bertanggung jawab mengontrol tekanan darah, denyut jantung dan fungsi otak, yang mengontrol perasaan dan emosi.
Menurut penelitian, kedua sistem tersebut bereaksi sensitif terhadap musik. Ketika kita merasa sakit, kita menjadi takut, frustasi dan marah yang membuat kita menegangkan ratusan otot dalam punggung. Mendengarkan musik secara teratur membantu tubuh relaks secara fisik dan mental, sehingga membantu menyembuhkan dan mencegah sakit punggung. Para ahli yakin setiap jenis musik klasik seperti Mozart atau Beethoven dapat membantu sakit otot. Musik lambat dan santai juga dapat membantu.
2. Meningkatkan olahraga
Para ahli mengatakan bahwa mendengarkan musik selama olahraga dapat memberikan olahraga yang lebih baik dalam beberapa cara, di antaranya meningkatkan daya tahan, meningkatkan mood dan mengalihkan Anda dari setiap pengalaman yang tidak nyaman selama olahraga. Jenis musik terbaik untuk olah raga adalah musik dengan musik tempo tinggi seperti hip hop atau musik dansa.
3. Memberi rasa santai dan nyaman atau refreshing
Kadang saat pikiran kita lagi bete dan buntu, bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan, dengan mendengarkan musik, segala pikiran bisa kembali segar. Hasilnya, kita bersemangat kembali mengerjakan sesuatu yang tertunda.
4. Meningkatkan intelegensia
Salah satu istilah untuk sebuah efek yang bisa dihasilkan sebuah musik yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan intelegensia seseorang, yaitu efek mendengarkan musik Mozart. Hal ini sudah terbukti. Ketika seorang ibu yang sedang hamil duduk tenang, seakan terbuai alunan musik tadi yang juga ia perdengarkan di perutnya. Hal ini dimaksudkan agar kelak si bayi akan memiliki tingkat intelegensia yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang dibesarkan tanpa diperkenalkan pada musik. Dengan cara tertentu, otak pun akan distimulasi untuk “belajar” segala sesuatu lewat nada-nada musik. Selain itu, musik-musik yang berirama klasik adalah jenis musik yang dianjurkan banyak pakar buat ibu hamil dan si bayi. Yaitu bisa mencerdaskan bayi dan juga bisa memberi ketenangan buat ibu hamil.
5. Meningkatkan motivasi
Motivasi adalah hal yang hanya bisa dilahirkan dengan perasaan dan mood tertentu. Apabila ada motivasi, semangat pun akan muncul dan segala kegiatan bisa dilakukan. Begitu juga sebaliknya, jika motivasi terbelenggu, maka semangat pun menjadi luruh, lemas, tak ada tenaga untuk beraktivitas.
6. Pengembangan kepribadian
Perkembangan kepribadian seseorang juga memengaruhi dan dipengaruhi oleh jenis musik yang didengar. Jika waktu kecil kita suka mendengarkan lagu-lagu anak-anak, waktu sudah besar kita pun akan memilih sendiri jenis musik yang kita sukai. Pemilihan jenis musik yang disukai bisa dibilang membantu kita untuk memberikan nuansa hidup yang kita butuhkan.
7. Mencegah kehilangan daya ingat
Bagi banyak orang yang mengalami kehilangan daya ingat dimana berbicara dengan bahasa menjadi tidak berguna. Musik dapat membantu pasien mengingat nada atau lagu dan berkomunikasi dengan sejarah mereka. Ini karena bagian otak yang memproses musik terletak sebelah memori. Para peneliti menunjukkan bahwa orang dengan kehilangan daya ingat merespon lebih baik terhadap jenis musik pilihannya.
8. Membantu melahirkan
Ibu hamil yang mengalami rasa sakit saat melahirkan, mendengarkan musik akan sangat membantu. Bentuk ekspresi ini dapat menyembuhkan sakit dalam tubuh dan membantu otot relaks.Dokter menganjurkan jenis musik klasik atau musik masa kini tetapi mendengarkan musik pilihan sendiri juga baik.
9. Menyembuhkan depresi
Musik terbukti dapat menurunkan denyut jantung. Ini membantu menenangkan dan merangsang bagian otak yang terkait ke aktivitas emosi dan tidur. Peneliti dari Science University of Tokyo menunjukkan bahwa musik membantu menurunkan tingkat stress dan gelisah. Penelitian menunjukan bahwa jenis musik klasik adalah terbaik dalam membantu mengatasi depresi.
10. Membantu anak sebelum operasi
Mendengarkan musik bagi anak yang tengah menunggu operasi dapat membantu menyembuhkan ketakutan dan gelisah karena musik membantu menenangkan ketegangan otot. Meskipun tidak ada musik khusus, musik-musik yang akrab bagi anak-anak jelas yang terbaik.
11.Terapi musik merupakan sebuah cara mengatasi stres.
Umumnya, hampir setiap orang senang mendengarkan musik. Apalagi ketika sedang mengalami stres, musik bisa memberikan ketenangan dan perasaan lega. Karena secara psikis, musik juga bisa membuat seseorang merasa rileks. Dalam keadaan rileks, metabolisme tubuh bisa bekerja dengan lebih baik, sehingga sistem kekebalan tubuh pun menjadi lebih baik.
Contoh kasus musik sebagai terapi :
Salah seorang pioner terapi musik adalah dr. Ralph Spintge, seorang ahli anestesi dari rumah sakit olahraga Hellersen di Ludenscheid, Jerman. Di Hellersen, bukan cuma kamar saja yang dilengkapi musik, tetapi juga ruang operasinya. Dari peralatan teknologi modern yang terdiri atas enam saluran, pasien yang cuma dibius lokal bisa memilih irama musik yang dia sukai, mulai dari Big-Band-Sound ala Glenn Miller sampai musik klasik. Di ruang operasi ini, headphone boleh dipakai. Selama ini kebanyakan dokter bedah menilai positif penggunaan musik.
Dalam suatu penelitian di State University of New York di Buffalo, dengan mendengarkan musik para pelaku operasi merasa rileks saat mengerjakan “tugasnya” - tekanan darah dan denyut jantung mereka memang naik karena tugas berat itu tapi cuma sedikit.
“Setelah empat tahun kami melakukan investasi musik, banyak yang dihemat!” ujar Ralph Spintge. Kebutuhan akan obat penenang turun sampai 50%. Selain itu, karena kebanyakan pasien lebih rileks saat dioperasi, komplikasi jarang terjadi sehingga masa rawat inap bisa diperpendek.
Musik Bagi Tanaman
Musik tak hanya bermanfaat bagi manusia. Tanaman ternyata menyukai musik pula. Bahkan orang-orang zaman dulu mengetahui bahwa musik berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. Tak heran bila di berbagai budaya ada irama pengiring tarian dalam upacara musim tanam atau menjelang panen.Seorang peneliti dari Minnesota, Amerika, Dan Carlson mengikuti cara seperti ini. Dia menggunakan bunyi-bunyian berfrekuensi tinggi pemancing energi kepada tanaman. Bunyi tersebut berfrekuensi 5.000 Hz (sama dengan frekuensi nyanyian burung), mirip suara jangkrik raksasa yang dipadukan dengan musik Baroque dan musik klasik lain.Setiap sore, sambil menyemprotkan pupuk, ia menyetel musik ini. Ternyata hasilnya tanaman mampu menyerap pupuk 700 persen lebih banyak dan tumbuh dengan kecepatan 99 persen lebih daripada biasanya.
Tanaman purple plant (tanaman merambat) yang biasanya hanya tumbuh sepanjang 4,5 cm per tahun bisa mencapai 3,5 meter setelah selama dua tahun menerima “suplemen” musik dari Carlson. Kegemilangan teknik ini membuatnya tercatat dalam Guiness Book of Record.
Teknik Carlson itu juga “dipinjam” Pangeran Charles dari Inggris untuk menangani tanaman mawarnya.Dia yang terkenal fanatik pada musik selalu memperdengarkan musik klasik pada tanaman mawarnya di kebun Istana Sudley. Ulah unik ini ternyata bisa meningkatkan pertumbuhan bunga mawar. Satu batang mawar yang semula hanya menghasilkan lima kuntum setiap cabangnya, mampu memekarkan 60 mawar setelah mendapat pupuk dan musik.
Kelemahan musik
Makan sambil mendengarkan musik harus dilakukan hati-hati. Pemilihan musik yang salah bisa membuat orang menjadi gemuk tanpa disadari.
Musik Mempengaruhi Pola Makan
Jenis musik bertempo lambat cenderung mendorong orang mengunyah secara perlahan. Ini menyebabkan makanan bisa dicerna lebih baik dan lebih cepat kenyang. Konon perut lebih cepat kenyang setelah mengunyah selama 15-20 menit. Kebiasaan ini dapat membuat pencernaan lebih baik dan orang makan dalam jumlah yang lebih sedikit. Suatu cara yang aman dan sehat untuk menuju langsing.
Sementara musik ingar-bingar merangsang orang makan cepat, asal mengunyah, dan melahap makanan lebih banyak sebelum merasa kenyang. Akibatnya, bila jadi kebiasaan ini membuat berat tubuh bertambah tanpa disadari. Karenanya, bagi yang berdiet harus benar-benar memilih musik yang sesuai.
Kesimpulan
Melakukan terapi musik dapat dilakukan dengan sederhana, dapat mengatasi situasi yang manapun saat Anda butuhkan. Dalam dunia yang penuh kebisingan dan polusi suara, melakukan terapi musik mungkin salah satu cara untuk memulai revolusi menjalani hidup kita. Demikian pula dengan keefektifan terapi musik harus disesuaikan dengan masalah yang sedang terjadi dan dihadapi.


Sumber : http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/11/manfaat-terapi-musik.html

Wednesday, January 7, 2009

Musik Memberi Warna dalam Hidup kita (bagian pertama)

Pada saat-saat tertentu kadang kita meluangkan waktu untuk mendengarkan musik supaya lebih santai sambil menjalankan aktivitas, tapi musik juga seringkali tidak sengaja kita dengar dari lingkungan di sekitar kita. Sebenarnya apakah musik itu ?

Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. (Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Musik)

Sejak kecil saya suka sekali mendengarkan musik dan terkadang menjadikan musik sebagai iringan tari. Rasanya menyenangkan, apalagi jika sambil bernyanyi. Dulu saya tidak terpikir untuk tahu kenapa hal itu bisa terjadi, yang ada hanya kesenangan menikmatinya saja. Namun, sekarang setelah dewasa saya ingin tahu kenapa musik bisa begitu kuat mempengaruhi dan menemani saya dalam berbagai situasi dan kondisi.

Ada 3 bagian penting dalam musik yang menjadi faktor penyebabnya yaitu beat, ritme, dan harmony. Beat mempengaruhi tubuh, Ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan Harmony mempengaruhi roh. (Sumber : http://prindotwo.blogspot.com/2008/03/definisi-musik.html)

Tidak heran jika kita tiba-tiba seperti otomatis bergoyang kalau mendengar beberapa jenis musik tertentu seperti; R&B, dangdut, disko, reggae dll. Atau bahkan kita bisa tiba-tiba teringat dengan pengalaman sedih atau menyenangkan jika kita mendengarkan musik balada atau pop. Selain itu ada juga musik yang bisa menenangkan dan bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasan kita, seperti musik klasik.

Pengaruh musik biasanya sangat didasari oleh selera, bagi orang yang tidak menyukai musik rock misalnya, ketika musik itu diperdengarkan justru akan menyiksa atau mengganggu. Namun, justru bisa berefek sangat menyenangkan jika memang selera musiknya adalah rock. Meskipun selera sangat mempengaruhi bagaimana efek musik itu sendiri, setidaknya kita semua menyadari bahwa dengan musik, hidup kita jadi lebih berwarna. Masing-masing aliran/genre musik itu mampu memberikan hal baru dan efek yang berbeda-beda bagi kita. Salut untuk orang-orang yang dikarunia bakat menciptakan dan membuat karya-karya dalam musik. Berkat mereka kita semua bisa menikmati berbagai macam musik.

Aliran/genre musik dapat dikategoikan sebagai berikut :
  • Musik Klasik (Mozart, Beethoven, Chopin dll)
  • Musik Rakyat / Musik Tradisional
  • Musik Keagamaan (Gambus, Nasyid, Kasidah, dll)
  • Musik Populer (R&B, Pop, Hiphop, Disko, Balada, Reggae dll)
  • Jazz
  • Blues
  • Country
  • Rock
  • Musik Dunia (Aliran yang bukan termasuk musik populer dan musik klasik, serta mempunyai elemen "etnik")
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Musik

Aliran musik mana yang anda sukai ? It's up to you guys! Warnai hidup kita dengan tidak hanya menikmati musik, tapi juga mencari manfaat positif lain yang lebih berguna. (Bersambung ke bagian kedua.)



Friday, December 19, 2008

Libur, Waktu yang Menyenangkan dengan Si Kecil


Pada saat hari kerja, kita mungkin sulit meluangkan waktu bersama si kecil. Begitu hari libur tiba, anak-anak selalu mendambakan aktivitas yang menarik bersama orang tuanya karena hal terbaik yang dibutuhkan anak-anak adalah menghabiskan waktu bersama ayah dan ibunya. Agar waktu libur tidak terbuang sia-sia, anda bisa mengisinya dengan memberikan permainan yang dapat menstimulasi si kecil untuk berkembang secara maksimal di masa penting pertumbuhannya. Semakin muda si anak diberi latihan-latihan yang dapat mengembangkan pertumbuhan otaknya, maka akan semakin pintar ia kelak.
Berikut ini ada beberapa contoh permainan (Oberlander, June R. (2005) Slow and Steady Get Me Ready. Jakarta : Primamedia) yang bisa mengasah kemampuan otak, motorik halus dan motorik kasar pada anak usia dini ;
a. Usia 1 tahun
Ambil sebuah wadah plastik dan penutupnya, lalu panci kecil bertangkai dan penutupnya, juga beberapa wadah lain beserta tutupnya. Pastikan bahwa penutupnya dapat dengan mudah dibuka dan ditutup. Jika terlalu sulit, si kecil akan bingung dan kehilangan minat. Setelah terkumpul, ambillah tiga benda kemudian minta si kecil membuka penutupnya, setelah itu tutup kembali. Si kecil mungkin membutuhkan bantuan untuk menemukan tutup yang cocok. Tetapi, sebelumnya, biarkan dulu ia mencoba. Segeralah anda bantu bila ia tampak kesal.
Gantilah wadah ini di lain hari dan berilah kesempatan si kecil berlatih sebanyak mungkin. Selain itu ajaklah ia berpindah-pindah tempat agar ia juga semakin mengenal lingkungan rumah tempat tinggalnya. Pada setiap latihan, gunakan maksimal tiga wadah saja. Terlalu banyak wadah yang digunakan pada saat latihan, hanya akan membuatnya bingung. Katakan "buka" dan "tutup" setiap kali tutup terbuka dan tertutup.
Aktivitas ini dapat mengembangkan kemampuan memecahkan problem lewat kesempatan bereksplorasi bebas, pemahaman tentang konsep "buka da"tutup", pemahaman tentang memadukan tutup dan wadahnya dan melatih sensitivitas indra peraba.

b. Usia 2 tahun
Gunakan foto keluarga. Tunjukkan dan sebutkan sebutan setiap anggota keluarga dan biarkan si kecil menirukannya. Katakan sesuatu yang menjadi ciri khas masing-masing anggota keluarga, misalnya ukuran, jenis kelamin, tempat duduknya di meja makan, hal-hal yang sering mereka kerjakan, warna rambut, sepatu yang dipakai dan maca-macam ciri khas lain yang dapat dimengerti oleh si kecil. Gunakan kata-kata panggilan yang ingin digunakan, misalnya ; ayah, ibu, kakak, adik agar si kecil dapat mengerti hubungannya dengan setiap anggota keluarga. Untuk mengembangkan diskusi ini, anda dapat menggunakan permainan jari :
(menunjukkan ibu jari) "Ini Ibu
(menunjukkan telunjuk) Ini Ayah
(menunjukkan jari tengah) Ini Kakak Laki-laki
(menunjukkan jari manis) Ini Kakak Perempuan
(menunjukkan jari kelingking) Ini Adik Bayi
(gunakan tangan yang lain untuk merangkul kelima jari diatas)
Aku sayang semuanya"
Ulangi dan anjurkan si kecil untuk meniru kata-kata dan permainan yang anda lakukan.
Di lain waktu, ambillah sebuah majalah bekas dan pilih sebuah gambar pria, wanita, anak lelaki, anak perempuan dan bayi. Gunting gambar ini di depan si kecil, kemudian letakkan di depannya. Minta ia menunjukkan mana gambar yang menjadi ayah. Banulah ia memilahnya bila ia tampak bingung. Lanjutkan dengan memintanya menunjukkan mana ibu, kakak dan aik bayi. Si kecil akan menyadari bahwa gambar itu bukanlah gambar keluarganya sendiri. Tetapi dalam aktivtas ini, gambar keluarga lain boleh digunakan untuk menunjukkan konsep "keluarga".
Aktivitas ini mengembangkan pemahaman anggota keluarga dan kasih sayang di keluarga, pemahaman berbagai ukuran (tubuh) yang ada i keluarga, pengamatan visual tentang meotong dan menempel, pengetahuan tentang gambar yang dapat mewakili wujud orang sesungguhnya dan keterampilan mendengar serta mengidentifikasi/mengenali.

c. Usia 3 tahun
Jika anda mempunyai tangga yang pendek, rebahkan menjulur di atas meja rendah yang cukup kokoh. Biarkan si kecil menaiki anak tangganya naik dan turun. Pastikan ia memegang anak tangga di depannya supaya aman dan tidak terjatuh.
Jika anda tidak mempunyai tangga, cobalah peralatan seperti ini, sandarkan selembar kayu yang lunak atau tripleks yang tebal pada meja atau dinding yang kokoh, tingginya kurang lebih 40 cm dari lantai. Peganglah kayu atau tripleks ini supaya tidak bergerak. Minta si kecil untuk memegang kedua sisi kiri dan kanan tripleks dan minta ia berjalan naik. Selanjutnya, minta si kecil untuk turun kembali dengan cara bergerak memundurkan kaki dan tangannya.
Apa pun peralatan yang anda pilih, beri tekanan pada kata "naik" dan "turun" pada saat ia berjalan menaiki tangga/kayu/tripleks tersebut. Anak-anak pada usia ini akan senang mencoba papan luncur.
Anak-anak pada usia ini sangat gesit,mereka suka naik-turun, meluncur, lari, melompat dan selalu bergerak dengan berbagai cara. Mereka sedang mengembangkan keterampilan otorik kasarnya untuk membentuk koordinasi yang baik di otot-ototnya.
Aktivitas ini dapat mengembangkan pemahaman lebih lanjut tentang konsep "naik" dan "turun", koordinasi mata-tangan-kaki, keterampilan motorik kasar pada saat naik-turun dan meluncur serta meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian.

Permainan yang menyenangkan bersama si kecil sangat dibutuhkan kreativitas dan kekompakan orang tua dalam mengembangkan dan menyediakannya. Akan sangat menyenangkan jika aktivitas tersebut dilakukan oleh ayah dan ibunya. Sehingga bukan hanya mendekatkan hubungan dengan si kecil yang sempat berkurang ketika masih sibuk bekerja, akan tetapi juga bisa membuat hubungan ayah dan ibu semakin kompak dan mesra. Selamat mecoba.

Sunday, December 14, 2008

Playgroup, Trend atau Kebutuhan ?


Playgroup sekarang ini banyak sekali kita lihat di sekeliling kita. Namun, sebagai orang tua yang bijak apakah kita berminat untuk mendaftarkan buah hati kita karena trend menjamurnya playgroup dengan biaya yang mahal ataukah karena kita merasa bahwa playgroup memang sangat penting bagi perkembangan balita.
Usia dini (2 - 4 tahun) merupakan masa emas perkembangan otak balita, sehingga pada masa ini anak membutuhkan banyak stimulasi yang bisa mendukung tumbuh kembangnya. Daerah perkotaan dengan mayoritas penduduknya adalah pendatang dengan ibu yang bekerja membuat peran keberadaan playgroup sangat dibutuhkan agar anak memperoleh tempat sosialisasi serta stimulasi-stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya meskipun tanpa didampingi langsung oleh orang tua.
Jika kita mengamati playgroup yang ada, sekarang ini banyak terdapat playgroup dengan biaya yang mahal dan prestisius. Memang idealnya sebuah playgroup harus mampu memberikan yang terbaik bagi anak kita. Akan tetapi kita harus cermat memperhatikan apakah playgroup yang akan kita pilih sesuai dengan yang dibutuhkan. Bukan hanya karena playgroup nya mahal dan prestius sehingga kita termasuk orang tua yang mengikuti trend, tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita bisa memilih playgroup yang tepat sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anak pada masa tumbuh kembangnya.
Perkembangan penting pada masa ini yang perlu kita utamakan adalah kemampuan motorik kasar, keterampilan bahasa dan sosialisasi. Sehingga jika kita ingin mendapatkan playgroup yang sesuai, maka ketiga hal ini setidaknya bisa kita peroleh.