Showing posts with label Materi Homeschooling. Show all posts
Showing posts with label Materi Homeschooling. Show all posts

Sunday, August 2, 2009

Berbagi Materi Homeschooling

Sangat menyenangkan ketika melihat Azmi berbinar belajar dengan materi yang kami siapkan. Rasa lelah seolah sirna seketika ketika melihatnya giat belajar. Sudah seharusnya kita tidak berpangku tangan saja membiarkan anak-anak belajar sendiri dari sekolah maupun lingkungannya. Menurut saya, anak lebih bangga belajar bersama orang tuanya di rumah, selain itu dia juga bisa lebih merasa nyaman.

Bagi orang tua yang ingin membantu putra putrinya belajar dirumah, baik sebagai homeschooler maupun tidak kita dapat sharing beberapa link materi yang bisa kita download.

Berikut ini beberapa link diantaranya :
* DLTK's Train Craft for Kids
* KidZone Preschool
* Free Online Homeschool Resources
* Klub Sains Ilma | Sains Itu Menyenangkan
* Paper Airplanes - Category: Hunters - Origami Free at origami-kids.com
* Free Resource Directory for Fun Learning - Home

Thursday, June 18, 2009

"Sudah Mama..Besok Belikan Lagi Ya.."

Ketika Azmi berhasil menyelesaikan buku yang harus dia kerjakan kemarin, "sudah mama, besok belikan lagi ya..". Wah senang hati ini melihat semangatnya belajar. Meskipun flu mulai menyerangnya hari itu, dia berbinar karena keberhasilannya menyelesaikan salah satu materi "LALISCA". Alhamdulillah...kami bersama mengucap syukur. Ucapan dan ekspresinya membuatku semangat membelikan buku ataupun menyarikan materi-materi baru untuknya.

Selama satu semester ini banyak materi yang sudah dia dapat, sesuai dengan kurikulum TK nasional dan kurikulum dari cambridge. Meskipun mungkin masih ada yang belum sempurna, akan tetapi usaha Azmi dalam menyelesaikan materi selama satu semester ini membuat saya bangga dan bersyukur. Terima kasih sayang...semoga ke depan, hari-hari kami lebih menyenangkan dan lebih baik menjalani homeschooling.

Saturday, April 4, 2009

Sekarang ...Aku Tahu, Mama !

MUSIK PENGGARIS
ilma | 2007-05-21 13:19:39

LANGKAH KEGIATAN

  1. Letakkan penggaris logam melintang di pinggir meja sehingga setengah bagian penggaris menjulur.

  2. Tahan ujung penggaris yang berada di atas meja dengan tangan kiri

  3. Dengan jari tangan kanan getarkan ujung penggaris yang menjulur

  4. Selagi penggaris bergetar, tarik penggaris dengan tangan kiri ke arah meja.

APA YANG TERJADI?

Terdengar suara yang makin tinggi jika penggaris ditarik ke arah meja


APA KATA SAINS?

Suara ditimbulkan akibat getaran suatu benda. Suara akan terdengar semakin tinggi jika getaran yang dihasilkan semakin cepat. Semakin pendek bagian penggaris yang menjulur dari meja semakin cepat getaran yang dihasilkan. Semakin tinggi pula suara yang kita dengar.

Sumber : http://www.cakrawala-ilma.com/web/eksperimen.php?id=38&page=1

Thursday, February 5, 2009

Homeschooling Membuat Azmi Semakin Aktif


Sejak menjalani homeschooling, azmi semakin meningkat rasa ingin tahu nya. Ia lebih kritis dan aktif. Setiap kali mempelajari satu obyek, ia tidak puas dengan hanya penjelasan yang saya berikan. Azmi selalu bertanya kenapa begini dan kenapa begitu. Alhamdulillah...sebagai ibu saya bersyukur dengan segala rasa ingin tahu nya. Saya pun semakin termotivasi untuk menjelaskan banyak hal sesuai yang dia inginkan dan tentu saja menggunakan bahasa yang bisa ia mengerti.
Mungkin bagi sebagian ibu atau ayah yang homeschooler juga merasakan hal yang sama dengan saya. Sebaiknya kita lebih aktif dan banyak memberikan materi-materi yang mungkin tidak hanya sesuai dengan panduan pelajaran yang sudah kita rancang, namun lebih bersifat customize atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak saat itu.
Saat ini azmi lebih senang membuat craft dan origami, jujur saya tidak mahir dalam membuatnya...tapi saya punya keyakinan bahwa setiap orang tua punya keinginan yang kuat untuk membantu anak nya lebih maju, termasuk saya. Akhirnya saya pun mencari di internet dan alhamdulillah kesulitan itu pun teratasi. Materi-materi yang seharusnya diberikan dengan membaca dan menulis juga saya rubah dalam bentuk craft dan origami, sesuai dengan apa yang sedang ia sukai. Dengan begitu, semuanya bisa berjalan, baik program pengajaran maupun minat anak pada saat itu.
Sebenarnya tidak ada yang sulit di dunia ini jika kita mau dan bersedia meluangkan waktu untuk mencapainya. Semoga hari esok lebih baik dari hari ini.

Saturday, January 17, 2009

Ceria Homeschooling Untuk Anak Ku


Alhamdulillah, mulai 12 Januari 2009 saya mulai merintis Ceria Homeschooling yang diawali dari anak saya sendiri, Nabiha Azmi Dharmawan (4 thn). Mungkin bagi sebagian orang sekolah formal masih menjadi suatu keharusan untuk memperoleh pendidikan. Namun, bagi saya dan beberapa keluarga homeschooler lainnya sekolah formal bukanlah satu-satunya tempat untuk memperoleh pendidikan.

Berawal dari kekecewaan, membuat saya dan suami sepakat untuk mengeluarkan Azmi dari sekolah TK. Sekarang ini saya bisa lebih tenang bisa memberikan pendidikan dan pengajaran secara langsung secara pribadi kepada buah hati kami.

Saya menggunakan kurikulum nasional dan beberapa kurikulum tambahan dari beberapa tokoh homeschooler internasional, sehingga kurikulum nya lebih lengkap dan fleksibel. Pada dasarnya homeschooling dilaksanakan dengan tujuan supaya anak dapat belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Dengan begitu anak tidak terbebani dengan jam sekolah dan lebih merasa senang dalam belajar. Selain itu pendidikan dan pengajaran dapat disesuaikan dengan bakat dan minat anak yang sebenarnya bersifat sangat personal, sehingga akan lebih tergali potensi pribadi yang dimilikinya.

Selama satu minggu ini saya memberikan berbagai macam materi yang didasakan pada pengembangan pengetahuan agama & moral, kognitif, motorik (halus & kasar), bahasa, seni, social skill, emosional dan kemandirian. Adapun rincian materi yang sudah saya berikan satu minggu ini antara lain; pengulangan huruf & angka baik pengucapan maupun kemampuan dalam menuliskannya, pengetahuan alam, agama (belajar sholat, iqra', menghafal surat pendek, menulis huruf hijaiyah, menghafal doa-doa dan pelajaran tauhid), budi pekerti, dan sopan santun, kemampuan berbahasa secara bilingual dengan membiasakan dalam percakapan sehari-hari, menyanyi, melukis, mendongeng, cookery, kemampuan bersosialisasi serta masih banyak lagi lainnya yang bisa muncul secara tiba-tiba sesuai dengan situasi dan pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan Azmi.

Saya bersyukur pada Ilahi, melihat Azmi lebih semangat dan senang dalam belajar serta menjadi lebih kreatif dan kritis. Semoga semuanya menjadi lebih baik.