Showing posts with label Homeschooling. Show all posts
Showing posts with label Homeschooling. Show all posts

Thursday, February 5, 2009

Homeschooling Membuat Azmi Semakin Aktif


Sejak menjalani homeschooling, azmi semakin meningkat rasa ingin tahu nya. Ia lebih kritis dan aktif. Setiap kali mempelajari satu obyek, ia tidak puas dengan hanya penjelasan yang saya berikan. Azmi selalu bertanya kenapa begini dan kenapa begitu. Alhamdulillah...sebagai ibu saya bersyukur dengan segala rasa ingin tahu nya. Saya pun semakin termotivasi untuk menjelaskan banyak hal sesuai yang dia inginkan dan tentu saja menggunakan bahasa yang bisa ia mengerti.
Mungkin bagi sebagian ibu atau ayah yang homeschooler juga merasakan hal yang sama dengan saya. Sebaiknya kita lebih aktif dan banyak memberikan materi-materi yang mungkin tidak hanya sesuai dengan panduan pelajaran yang sudah kita rancang, namun lebih bersifat customize atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak saat itu.
Saat ini azmi lebih senang membuat craft dan origami, jujur saya tidak mahir dalam membuatnya...tapi saya punya keyakinan bahwa setiap orang tua punya keinginan yang kuat untuk membantu anak nya lebih maju, termasuk saya. Akhirnya saya pun mencari di internet dan alhamdulillah kesulitan itu pun teratasi. Materi-materi yang seharusnya diberikan dengan membaca dan menulis juga saya rubah dalam bentuk craft dan origami, sesuai dengan apa yang sedang ia sukai. Dengan begitu, semuanya bisa berjalan, baik program pengajaran maupun minat anak pada saat itu.
Sebenarnya tidak ada yang sulit di dunia ini jika kita mau dan bersedia meluangkan waktu untuk mencapainya. Semoga hari esok lebih baik dari hari ini.

Saturday, January 17, 2009

Ceria Homeschooling Untuk Anak Ku


Alhamdulillah, mulai 12 Januari 2009 saya mulai merintis Ceria Homeschooling yang diawali dari anak saya sendiri, Nabiha Azmi Dharmawan (4 thn). Mungkin bagi sebagian orang sekolah formal masih menjadi suatu keharusan untuk memperoleh pendidikan. Namun, bagi saya dan beberapa keluarga homeschooler lainnya sekolah formal bukanlah satu-satunya tempat untuk memperoleh pendidikan.

Berawal dari kekecewaan, membuat saya dan suami sepakat untuk mengeluarkan Azmi dari sekolah TK. Sekarang ini saya bisa lebih tenang bisa memberikan pendidikan dan pengajaran secara langsung secara pribadi kepada buah hati kami.

Saya menggunakan kurikulum nasional dan beberapa kurikulum tambahan dari beberapa tokoh homeschooler internasional, sehingga kurikulum nya lebih lengkap dan fleksibel. Pada dasarnya homeschooling dilaksanakan dengan tujuan supaya anak dapat belajar dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Dengan begitu anak tidak terbebani dengan jam sekolah dan lebih merasa senang dalam belajar. Selain itu pendidikan dan pengajaran dapat disesuaikan dengan bakat dan minat anak yang sebenarnya bersifat sangat personal, sehingga akan lebih tergali potensi pribadi yang dimilikinya.

Selama satu minggu ini saya memberikan berbagai macam materi yang didasakan pada pengembangan pengetahuan agama & moral, kognitif, motorik (halus & kasar), bahasa, seni, social skill, emosional dan kemandirian. Adapun rincian materi yang sudah saya berikan satu minggu ini antara lain; pengulangan huruf & angka baik pengucapan maupun kemampuan dalam menuliskannya, pengetahuan alam, agama (belajar sholat, iqra', menghafal surat pendek, menulis huruf hijaiyah, menghafal doa-doa dan pelajaran tauhid), budi pekerti, dan sopan santun, kemampuan berbahasa secara bilingual dengan membiasakan dalam percakapan sehari-hari, menyanyi, melukis, mendongeng, cookery, kemampuan bersosialisasi serta masih banyak lagi lainnya yang bisa muncul secara tiba-tiba sesuai dengan situasi dan pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan Azmi.

Saya bersyukur pada Ilahi, melihat Azmi lebih semangat dan senang dalam belajar serta menjadi lebih kreatif dan kritis. Semoga semuanya menjadi lebih baik.