Saat muda dulu, saya sering dinasihati untuk tidak banyak berkomentar yang hanya menunjukkan kurangnya pengertian saya.
Orang bodoh yang diam, tampil lebih bijak daripada orang yang setengah tahu tapi banyak berkomentar yang setengah matang.
Mungkin, karena ketidak-stabilan masa muda saya, saya sering mengumumkan kegamangan pikiran saya dengan komentar yang kurang bernilai.
Sejak itu, saya belajar untuk diam, berterima kasih, atau menyatakan rasa syukur, seraya mengambil pengertian baik dari segala sesuatu, dengan menggunakan sudut pandang dari hati yang baik.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Showing posts with label Mario Teguh. Show all posts
Showing posts with label Mario Teguh. Show all posts
Monday, July 2, 2012
Kalimat yang indah adalah pengindah rezeki
Pencemooh dan pemaki setiap saat mengatakan kalimat buruk yang menjadi doa negatif bagi diri mereka sendiri.
Mereka seperti tidak memperhatikan bahwa kata 'kualat' itu masih berlaku.
Sesungguhnya, setiap kalimat ada yang menyaksikan.
Maka, marilah kita memasukkan diri kedalam pergaulan yang santun dan penuh hormat, yang senyumnya teduh dan berbicaranya ramah.
Kalimat yang indah adalah pengindah rezeki.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Mereka seperti tidak memperhatikan bahwa kata 'kualat' itu masih berlaku.
Sesungguhnya, setiap kalimat ada yang menyaksikan.
Maka, marilah kita memasukkan diri kedalam pergaulan yang santun dan penuh hormat, yang senyumnya teduh dan berbicaranya ramah.
Kalimat yang indah adalah pengindah rezeki.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Thursday, May 24, 2012
Rezeki itu bukan dari pekerjaan
Mengapakah engkau yang masih muda dan bugar
berlomba-lomba untuk bekerja memantaskan diri
bagi uang pensiun yang kecil,
saat engkau nanti membutuhkan biaya besar
bagi perawatan kesehatan masa tua
dan penyembuhan penyakit-penyakit
saat engkau menjadi pensiunan yang renta?
Pikirkanlah dengan lebih baik.
Rezeki itu bukan dari pekerjaan,
tapi dari kepantasanmu
bagi pemberian yang baik dari Tuhan,
yang bisa kau terima
melalui pekerjaan apa pun dan di mana pun.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
berlomba-lomba untuk bekerja memantaskan diri
bagi uang pensiun yang kecil,
saat engkau nanti membutuhkan biaya besar
bagi perawatan kesehatan masa tua
dan penyembuhan penyakit-penyakit
saat engkau menjadi pensiunan yang renta?
Pikirkanlah dengan lebih baik.
Rezeki itu bukan dari pekerjaan,
tapi dari kepantasanmu
bagi pemberian yang baik dari Tuhan,
yang bisa kau terima
melalui pekerjaan apa pun dan di mana pun.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Orang Paling Miskin
Orang yang sejatinya paling miskin,
adalah dia yang harus membeli pertemanan,
membayar untuk menjabat,
menyuap untuk menutupi dosa,
pamer harta dan kekuasaan untuk mengundang cinta,
membagi-bagi sembako untuk mendapatkan dukungan,
menggelontor uang untuk menjadi popular,
dan membeli obat dan racikan kimia yang mahal
untuk merasa tenang dan memaksa diri untuk tidur.
Orang miskin yang jujur, yang bisa tidur lelap dengan atap langit, berdinding angin, dan berselimut lengan yang terlipat, adalah sekaya-kayanya jiwa.
Hanya masalah waktu sebelum Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Kaya - mengeluarkannya dari kemiskinan dan menjadikannya jiwa tulus yang damai dan sejahtera.
Semoga bersama tenggelamnya matahari di senja ini, Tuhan menyiapkan rezeki yang baik sekali esok hari untuk kita, melalui merekahnya hasil dari rencana dan upaya kita selama ini.
Aamiinsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
adalah dia yang harus membeli pertemanan,
membayar untuk menjabat,
menyuap untuk menutupi dosa,
pamer harta dan kekuasaan untuk mengundang cinta,
membagi-bagi sembako untuk mendapatkan dukungan,
menggelontor uang untuk menjadi popular,
dan membeli obat dan racikan kimia yang mahal
untuk merasa tenang dan memaksa diri untuk tidur.
Orang miskin yang jujur, yang bisa tidur lelap dengan atap langit, berdinding angin, dan berselimut lengan yang terlipat, adalah sekaya-kayanya jiwa.
Hanya masalah waktu sebelum Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Kaya - mengeluarkannya dari kemiskinan dan menjadikannya jiwa tulus yang damai dan sejahtera.
Semoga bersama tenggelamnya matahari di senja ini, Tuhan menyiapkan rezeki yang baik sekali esok hari untuk kita, melalui merekahnya hasil dari rencana dan upaya kita selama ini.
Aamiinsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Monday, March 12, 2012
Hanya kebaikan yang membaikkan
Sebagian besar dari saudara kita sedang hidup diapit antara kenaikan biaya hidup dan lambannya pertumbuhan pendapatan.
Masing-masing dari kita yang berhati baik telah membantu dengan materi, dengan nasihat dan anjuran bagi kemandirian ekonomi, dan dengan doa bagi kebaikan hidup mereka dan kita.
Memperhatikan dinamika sosial yang sedang berlangsung akhir-akhir ini, sebaiknya setiap dari kita yang lebih baik pendidikan, kedudukan sosial dan ekonominya untuk menasihatkan dan neneladankan sikap, perkataan, dan perilaku yang memajukan kedamaian dan kemandirian dalam mengunduh rezeki Tuhan.
Marilah kita mencegah perilaku orang-orang yang menghasut dan menyulut permusuhan dan pertikaian dalam masyarakat yang sedang gelisah dan mudah marah ini.
Kepada Anda yang saat ini menjadi pemimpin dan pejabat, kurangilah bicara yang mengesankan keberpihakan kepada ketidak-jujuran dan ketidak-adilan.
Jagalah harta rakyat dan cegahlah pencurian yang bisa mengurangi kemampuan kita untuk membiayai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan layak.
Pastikanlah bahwa rakyat jelata tidak harus mengikhlaskan hak mereka untuk membiayai pola hidup mewah para pencuri.
Selamatkanlah rakyat dari beban yang tidak perlu untuk memikul biaya hidup yang seharusnya lebih ringan jika kita semua bekerja dengan lebih amanah.
Janganlah sampai berita mengenai mudahnya orang mencuri hak rakyat, lebih keras terdengar daripada upaya kita mencegah pencurian.
Tetapkanlah hukuman bagi para pencuri, yang seberat-beratnya dan dengan ketegasan jiwa yang amanah, termasuk kepada diri Anda sendiri.
Janganlah kita menjadi penyebab kerinduan masyarakat untuk kembali ke kehidupan masa lalu yang dulu sempat kita cemooh.
Kepada kita semua, janganlah menghujat ketidak-amanahan pemimpin, karena pemimpin hanya sebaik mereka yang memilihnya.
Kepada pemimpin, janganlah mengeluhkan rendahnya kepatuhan masyarakat, karena Anda juga adalah cerminan dari sikap masyarakat yang mengangkat Anda.
Kita tidak akan menemukan kebaikan di jalan yang selain kebaikan.
Hanya kebaikan yang membaikkan.
Yang selain itu adalah masa yang menunggu teguran keras dari langit yang sedang ditangguhkan dan yang bisa disegerakan masa mulainya.
Marilah kita mengembalikan harapan hidup dan kepatuhan kita hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Marilah kita jadikan Indonesia sebagai tanah air yang damai, sejahtera, dan membahagiakan setiap jiwa rakyatnya.
Marilah kita kembalikan semuanya kepada yang benar.
source : dunia-motivasi.blogspot.comMasing-masing dari kita yang berhati baik telah membantu dengan materi, dengan nasihat dan anjuran bagi kemandirian ekonomi, dan dengan doa bagi kebaikan hidup mereka dan kita.
Memperhatikan dinamika sosial yang sedang berlangsung akhir-akhir ini, sebaiknya setiap dari kita yang lebih baik pendidikan, kedudukan sosial dan ekonominya untuk menasihatkan dan neneladankan sikap, perkataan, dan perilaku yang memajukan kedamaian dan kemandirian dalam mengunduh rezeki Tuhan.
Marilah kita mencegah perilaku orang-orang yang menghasut dan menyulut permusuhan dan pertikaian dalam masyarakat yang sedang gelisah dan mudah marah ini.
Kepada Anda yang saat ini menjadi pemimpin dan pejabat, kurangilah bicara yang mengesankan keberpihakan kepada ketidak-jujuran dan ketidak-adilan.
Jagalah harta rakyat dan cegahlah pencurian yang bisa mengurangi kemampuan kita untuk membiayai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan layak.
Pastikanlah bahwa rakyat jelata tidak harus mengikhlaskan hak mereka untuk membiayai pola hidup mewah para pencuri.
Selamatkanlah rakyat dari beban yang tidak perlu untuk memikul biaya hidup yang seharusnya lebih ringan jika kita semua bekerja dengan lebih amanah.
Janganlah sampai berita mengenai mudahnya orang mencuri hak rakyat, lebih keras terdengar daripada upaya kita mencegah pencurian.
Tetapkanlah hukuman bagi para pencuri, yang seberat-beratnya dan dengan ketegasan jiwa yang amanah, termasuk kepada diri Anda sendiri.
Janganlah kita menjadi penyebab kerinduan masyarakat untuk kembali ke kehidupan masa lalu yang dulu sempat kita cemooh.
Kepada kita semua, janganlah menghujat ketidak-amanahan pemimpin, karena pemimpin hanya sebaik mereka yang memilihnya.
Kepada pemimpin, janganlah mengeluhkan rendahnya kepatuhan masyarakat, karena Anda juga adalah cerminan dari sikap masyarakat yang mengangkat Anda.
Kita tidak akan menemukan kebaikan di jalan yang selain kebaikan.
Hanya kebaikan yang membaikkan.
Yang selain itu adalah masa yang menunggu teguran keras dari langit yang sedang ditangguhkan dan yang bisa disegerakan masa mulainya.
Marilah kita mengembalikan harapan hidup dan kepatuhan kita hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Marilah kita jadikan Indonesia sebagai tanah air yang damai, sejahtera, dan membahagiakan setiap jiwa rakyatnya.
Marilah kita kembalikan semuanya kepada yang benar.
repost by : ceritabos.blogspot.com
Monday, March 5, 2012
KEBAIKAN TIDAK MEMILIKI BATAS MASA BERLAKU
Tubuh kita memang memiliki masa berlaku yang terbatas, tapi jiwa kita akan hidup abadi, dalam keindahan kehidupan setelah kehidupan ini.
Kita yang hidup dalam kejujuran, kesyukuran, dan kerja keras bagi kebaikan hidup keluarga dan sesama, akan hidup panjang dalam kebaikan yang kita tinggalkan.
Kebaikan menjadikan nama kita terus hidup, walau kita telah meninggalkan dunia ini.
Dan demikian juga, keburukan yang dilakukan oleh mereka yang tidak jujur dan tidak amanah, akan memanjangkan nama buruk mereka, yang menjadi warisan yang tidak membanggakan anak-anak dan cucu-cucu.
Marilah kita hidup dengan cara yang akan melestarikan nama kita dalam wewangian kebaikan jauh ke masa depan.
Mario Teguh - Loving you all as always
source : dunia-motivasi.blogspot.comKita yang hidup dalam kejujuran, kesyukuran, dan kerja keras bagi kebaikan hidup keluarga dan sesama, akan hidup panjang dalam kebaikan yang kita tinggalkan.
Kebaikan menjadikan nama kita terus hidup, walau kita telah meninggalkan dunia ini.
Dan demikian juga, keburukan yang dilakukan oleh mereka yang tidak jujur dan tidak amanah, akan memanjangkan nama buruk mereka, yang menjadi warisan yang tidak membanggakan anak-anak dan cucu-cucu.
Marilah kita hidup dengan cara yang akan melestarikan nama kita dalam wewangian kebaikan jauh ke masa depan.
Mario Teguh - Loving you all as always
repost by : ceritabos.blogspot.com
Saturday, February 11, 2012
SEGERA BERPANGKAT TINGGI, UNTUK BERHENTI.
Memang sejak muda, saya tidak menyukai cara berpikir yang sama dengan semua orang.
Bagi MT Muda, jika harus berpikir sama seperti semua orang, untuk apa saya ada?
Saya ada untuk mendatangkan perbedaan, bukan untuk menjenuhkan kemiripan yang membosankan.
Itu sebabnya, dari awal saya memasuki pekerjaan di Bank, saya berniat untuk segera mencapai pangkat dan kedudukan yang tinggi, untuk segera berhenti, dan memulai karir pribadi saya.
MT Muda ingin menjadi konsultan bisnis dan pembicara publik yang telah membuktikan dalam karir pribadinya sebagai profesional, bahwa dia bisa naik tanpa koneksi, tanpa suap, tanpa dukungan nama besar keluarga (yang memang saya tidak punya), dan menjadi pribadi yang dibayar dengan sangat baik karena keuntungan yang saya lebihkan bagi orang lain.
Banyak orang menyesali keputusan saya meninggalkan karir perbankan, dengan mengatakan: "Apa tidak sayang gaji sebesar itu ditinggal? Bagaimana dengan rumah dan mobil jabatan? Khan enak, kalau pangkatnya tinggi - banyak yang melayani?"
Selama ini saya diam saja. Ingin sekali saya memberitahu mereka, bahwa biaya menghadirkan MT hari ini secara profesional dalam seminar atau keynote, untuk satu jam, sama dengan gaji saya satu bulan lebih sebagai pejabat tinggi Bank. Mobil? Tidak perlu lagi inventaris, karena Ibu Linna membelikan beberapa untuk saya. Rumah? Saya bisa tinggal di rumah dan villa Ibu Linna.
Dengan ikhlas tidak memiliki apa pun, saya diijinkan memiliki semuanya. Setinggi-tingginya penghargaan sebagai pegawai, tidak bisa mengalahkan kemandirian dari seorang pengusaha.
Cara berpikir yang tidak lazim?
Memang. Tapi kita harus menindak-lanjutinya dengan cara bertindak yang tidak lazim, atau setidaknya dengan keberanian yang tidak lazim juga. Cara terbaik untuk menjadi orang rata-rata, adalah berpikir dan bertindak seperti semua orang. Anda bukan semua orang. Hormatilah kekhususan Anda, dan bertindaklah dengan cara dan keberanian yang tidak biasa. You can do it.
Jika Tuhan bersama Anda, siapa yang bisa menahan Anda?
Mario Teguhsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Bagi MT Muda, jika harus berpikir sama seperti semua orang, untuk apa saya ada?
Saya ada untuk mendatangkan perbedaan, bukan untuk menjenuhkan kemiripan yang membosankan.
Itu sebabnya, dari awal saya memasuki pekerjaan di Bank, saya berniat untuk segera mencapai pangkat dan kedudukan yang tinggi, untuk segera berhenti, dan memulai karir pribadi saya.
MT Muda ingin menjadi konsultan bisnis dan pembicara publik yang telah membuktikan dalam karir pribadinya sebagai profesional, bahwa dia bisa naik tanpa koneksi, tanpa suap, tanpa dukungan nama besar keluarga (yang memang saya tidak punya), dan menjadi pribadi yang dibayar dengan sangat baik karena keuntungan yang saya lebihkan bagi orang lain.
Banyak orang menyesali keputusan saya meninggalkan karir perbankan, dengan mengatakan: "Apa tidak sayang gaji sebesar itu ditinggal? Bagaimana dengan rumah dan mobil jabatan? Khan enak, kalau pangkatnya tinggi - banyak yang melayani?"
Selama ini saya diam saja. Ingin sekali saya memberitahu mereka, bahwa biaya menghadirkan MT hari ini secara profesional dalam seminar atau keynote, untuk satu jam, sama dengan gaji saya satu bulan lebih sebagai pejabat tinggi Bank. Mobil? Tidak perlu lagi inventaris, karena Ibu Linna membelikan beberapa untuk saya. Rumah? Saya bisa tinggal di rumah dan villa Ibu Linna.
Dengan ikhlas tidak memiliki apa pun, saya diijinkan memiliki semuanya. Setinggi-tingginya penghargaan sebagai pegawai, tidak bisa mengalahkan kemandirian dari seorang pengusaha.
Cara berpikir yang tidak lazim?
Memang. Tapi kita harus menindak-lanjutinya dengan cara bertindak yang tidak lazim, atau setidaknya dengan keberanian yang tidak lazim juga. Cara terbaik untuk menjadi orang rata-rata, adalah berpikir dan bertindak seperti semua orang. Anda bukan semua orang. Hormatilah kekhususan Anda, dan bertindaklah dengan cara dan keberanian yang tidak biasa. You can do it.
Jika Tuhan bersama Anda, siapa yang bisa menahan Anda?
Mario Teguhsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Wednesday, January 11, 2012
JADILAH JIWA JELATA YANG DIBANGSAWANKAN OLEH TUHAN
Pak Mario, apakah Anda seorang bangsawan atau rakyat jelata?
Saya rakyat jelata.
Para dokter telah memeriksa dan memastikan bahwa saya tidak berdarah biru.
Sebagai anak muda, saya sering merasa minder dengan kelas sosial keluarga kami yang bersahaja, dan mungkin itu yang menyebabkan saya dulu tidak begitu menyukai orang kaya, yang berkelas bangsawan, danSaya rakyat jelata.
Para dokter telah memeriksa dan memastikan bahwa saya tidak berdarah biru.
yang berkedudukan tinggi.
Tapi kemudian saya menemukan pengertian, bahwa jika saya ingin menang dalam sebuah pertandingan, saya harus bermain dengan peraturan dalam pertandingan itu.
Sebagai pemuda yang jelata, saya memutuskan untuk menjadi lebih terdidik daripada mereka yang saat itu saya anggap sebagai bangsawan.
Mario Muda meramahkan pandangan terhadap keberagaman pendapat, iman, budaya, dan keyakinan yang ada di dunia ini. Dia belajar dan bekerja keras untuk membangun karir profesional yang agresif dan inovatif.
Tujuan utama Mario Muda saat itu adalah menjadi pribadi yang mandiri dan berkelas semuda mungkin, dan mencapai kelas sosial yang sebanding dengan para bangsawan.
Setelah usia 35 tahun, saya baru mengerti bahwa sesungguhnya tidak ada kelas yang namanya bangsawan.
Yang ada adalah rakyat jelata yang mengkelas-kelaskan diri karena jalur keturunan, harta, atau karena kekuasaan.
Sesungguhnya kita semua ini adalah rakyat jelata.
Hanya saja ada yang memelihara kesombongan karena jalur keturunan, yang hari ini kualitas masa lalu itu tidak ada pada dirinya.
Ada yang sesungguhnya lebih miskin daripada kebanyakan rakyat jelata, tapi yang masih hidup dalam kebanggan palsu tantang sejarah kekayaan keluarga di masa lalu.
Ada yang hari ini sebetulnya orang kecil, tapi yang masih membanggakan kekuasaan masa lalu dari orang tua atau kakek-neneknya.
Kita semua adalah rakyat jelata. Naik atau turun, turun atau naik, atau memelihara ketinggian, atau tetap mempertahankan kelemahan hidup sebagai rakyat jelata.
Tidak ada di antara kita yang boleh merasa lebih tinggi daripada sesamanya, hanya karena kedudukan sementara, kekayaan sementara, atau karena nama besar pendahulunya.
Kita semua adalah jiwa-jiwa terhormat yang memiliki hak yang sama untuk hidup sejahtera dan mandiri dalam perasaan, pikiran, dan tindakan yang baik bagi diri, bagi sesama, dan bagi alam.
Tidak ada satu jiwa pun yang boleh menjadi korban kesemena-menaan orang yang kebetulan sedang berkuasa sementara, atau yang sedang sementara ini mampu membayar kekuasaan.
Marilah kita meninggikan pendidikan, meluaskan pandangan, menegaskan sikap, dan menguatkan tindakan, agar lebih banyak rakyat jelata yang menjadi mapan, kuat, dan mandiri, agar kelas terbesar dalam masyarakat
kita tidak teraniaya oleh kepalsuan dan dusta dari sebagian kecil dari saudara kita yang kebetulan sedang berkuasa sementara, atau yang sedang sementara ini mampu membeli kekuasaan.
Marilah kita mengembalikan hak rakyat jelata bagi kehidupan yang damai dan sejahtera, melalui kekuatan pendidikan, kebugaran ekonomi, dan keamanahan dalam memimpin.
Dan untuk para pemimpin, ingatlah bahwa Anda adalah juga rakyat jelata yang dipilih oleh kami yang jelata, agar Anda memimpin dengan amanah.
Janganlah setelah Anda berkuasa, mencoba berubah menjadi selain yang sebanding dengan kami yang jelata.
Jiwa jelata yang jujur, penuh syukur, dan rajin bekerja bagi kebaikan sesama dan alam, adalah jiwa yang dibangsawankan oleh Tuhan.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Monday, December 12, 2011
Reputasi adalah bayangan karakter diri anda
Bila karakter pribadi kita adalah gunung, maka reputasi adalah bayangan dari gunung tersebut.
Sebuah kerikil, hanya akan membuat sebuah bayangan kerikil. Anda tidak akan bisa membangun sebuah bayangan seukuran gunung, bila anda tidak membangun sebuah gunung.
Sebuah kerikil, hanya akan membuat sebuah bayangan kerikil. Anda tidak akan bisa membangun sebuah bayangan seukuran gunung, bila anda tidak membangun sebuah gunung.
Kita, anda dan saya tidak akan mampu membangun reputasi yang baik, tanpa lebih dahulu membangun sebuah pribadi yang berkualitas.
Bangunlah reputasi sebagai bagian dari keuntungan orang lain, bukan dari biaya mereka.
Kita semua memiliki masalah-masalah kita dalam karir dan kehidupan pribadi kita, dan akan sangat berterimakasih kepada siapapun yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah-masalah itu.
Maka kita akan sangat diuntungkan bila kita memastikan kehadiran kita menjadi sebuah kehadiran yang menyelesaikan masalah orang banyak.
Bangunlah reputasi sebagai bagian dari keuntungan orang lain, bukan dari biaya mereka.
Kita semua memiliki masalah-masalah kita dalam karir dan kehidupan pribadi kita, dan akan sangat berterimakasih kepada siapapun yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah-masalah itu.
Maka kita akan sangat diuntungkan bila kita memastikan kehadiran kita menjadi sebuah kehadiran yang menyelesaikan masalah orang banyak.
Anda disebut, bila anda famaus menjadikan diri anda bagian dari penyelesaian dan dia akan menjadi notorious, bila dia menjadikan dirinya bagian atau bahkan sumber dari masalah.
repost by : ceritabos.blogspot.com
STEMPEL SETIP “BUSINESS CONSULTANT”
Saat itu saya baru memasuki usia 27 tahun, dan bekerja di sebuah Bank asing di Jakarta, sebagai Trainee dengan gaji kecil yang pasti habis di akhir bulan, pas untuk bayar uang Bajaj di kantor pada hari gajian.
Kamar kos saya kecil di sebuah rumah yang kecil dan sedehana.
Bathtub (istilah keren untuk bak mandi) di kamar mandi 'bersama' itu, kecil, plastik berwarna hijau terang, ... ember. Dan setiap kali saya mandi, saya sadar sekali bahwa itu sangat sederhana, tapi saya katakan di dalam hati: “Mario, ini sementara.”
Dalam kesederhaan orang muda yang hidup sendiri di Jakarta, saya berkutat antara mendamaikan diri dengan kemiskinan, dan tampil elegan dalam pergaulan dengan orang-orang kaya yang menjadi nasabah Bank.
Man! ... saya frustrasi super keliling.
Miskin, kuper, impiannya besar tapi minder, bekerja di Bank internasional yang keren, biaya hidup mahal, dan setiap akhir bulan seperti perlu didampingi dokter spesialis jantung sebagai penasihat keuangan.
Setiap hari mata saya nanar memandang Jakarta yang megah, sibuk, dan berkembang cepat. Setiap hari saat bergelantungan di bus saya bertanya, akan jadi apakah aku ini nanti?
Suatu hari, karena campuran menggalaukan dari minder dan impian besar, antara rencana yang rinci dan rasa takut mengenai masa depan, saya turun dari bus di jembatan Semanggi, dan berjalan kaki ke bawah jembatan.
Saat itu, di bawah Semanggi banyak tukang buat stempel, dan saya datangi satu meja yang paling kecil yang mungkin paling murah. Saya sodorkan secarik kertas kecil, untuk dibuatkan stempel.
Kertas itu bertuliskan:
------------------------
MARIO TEGUH
Business Consultant
------------------------
Setelah harga cocok, dia mulai meraut karet setip dengan cutter, yang saya tunggui dengan perasaan orang yang sedang terkatung-katung di laut di malam hari.
Dengan dada yang hampir meledak dengan kebanggan yang saya tidak tahu apa, saya pulang dengan menggenggam stempel setip itu, dengan nafas yang bergema tangis ,dan mata yang basah, di bus itu saya berdoa agar dari stempel di genggaman saya itu, kehidupan ini membaik.
Setelah itu, apa pun yang saya tulis, yang saya kirimkan sebagai memo, proposal, dan laporan ke atasan saya – saya berikan satu lembar kertas kosong di depan dan di belakang, saya jepret, lalu di depan saya stempel:
------------------------
MARIO TEGUH
Business Consultant
------------------------
Dua tahun kemudian, pada usia 29 saya menjadi Service Excellence Coordinator untuk Indonesia di Bank asing tersebut, dan salah satu usulan strategi pengembangan budaya pelayanan prima yang saya susun – ditolak oleh atasan saya.
Saya kecewa, agak bete, tapi saya buat copy-nya, saya taruh selembar kertas kosong di depan dan belakang, saya jepret, dan saya stempel:
------------------------
MARIO TEGUH
Business Consultant
------------------------
Pada usia itu, saya membangun karir kedua sebagai pelatih keterampilan bisnis, dengan arah untuk menjadi Business Consultant, di samping karir utama saya saat itu di Bank.
Lima tahun kemudian – pada usia 34 tahun, pada tahun 1990, proposal yang dulu di tolak atasan saya itu, dibeli oleh perusahaan penerbangan utama di negeri kita, untuk pengembangan budaya dan sistem pelatihan Service Excellence yang diterapkan secara nasional dan internasional, dengan harga total program 115,000.- Dolar Amerika (pada waktu itu). Terima kasih Tuhan.
Maka, adik-adik saya yang baik hatinya,
Apa pun ketakutan Anda mengenai masa depan, atau seberapa minder pun Anda mengenai keadaan Anda sekarang, buatlah atau ambillah sebuah tanda – seperti stempel setip saya itu, sebagai pengingat bahwa Anda sudah memulai rencana Anda, dan akan berlaku setia kepada sikap dan perilaku yang akan menjadikan Anda sebagaimana yang Anda impikan.
Tuhan berperan besar di dalam kehidupan jiwa yang mempercayai keindahan dari impiannya.
Impikanlah yang besar, tapi pastikan Anda memiliki sebuah tanda sederhana sebagai tempat pemberangkatan jiwa Anda.
Kita semua akan sampai, jika kita bergerak.
Maka, bergeraklah.
Tidak masalah apakah gerakan Anda terasa seperti lamban, tapi bergeraklah.
Anda akan sampai.
Mario Teguh
source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Tuesday, December 6, 2011
AHLI TEORI CINTA
Apakah engkau tahu apa yang disebut Ahli Teori Cinta?
TAPI
CINTA, BUKAN TEORINYA YANG PENTING, TAPI PRAKTEKNYA.
Jangan hanya melamunkan cinta, tapi berlakulah penuh cinta.
Jika engkau pantas bagi cinta, cinta akan meminangmu.
Mario Teguh - Loving you all as alwayssource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
ATC adalah orang yang hanya mengkhayalkan cinta yang sempurna, menyusun puisi cinta dalam angan, tidur setengah bangun dan bangun setengah tidur - melamunkan keindahan cinta, menangis mendengar lagu cinta, marah menonton sinetron pengkhianatan cinta,
TAPI
malas menjaga kebersihan diri, enggan merupawankan diri, suka menikmati kesedihan, rajin mengeluhkan ini dan itu, tidak bergaul, atau kalau bergaul - bergaul dengan mereka yang buruk perilaku, dan marah jika dinasihati untuk memantaskan diri bagi cinta yang lebih berkelas.
ATC, … janganlah memimpikan belahan jiwa yang sempurna, tapi terus hidup redup tanpa perubahan.
Engkau tak mungkin menjadi pantas bagi cinta yang seperti apa pun, jika engkau tak menjadikan dirimu PELAKSANA dari sikap dan perilaku cinta.
CINTA, BUKAN TEORINYA YANG PENTING, TAPI PRAKTEKNYA.
Jangan hanya melamunkan cinta, tapi berlakulah penuh cinta.
Jika engkau pantas bagi cinta, cinta akan meminangmu.
Mario Teguh - Loving you all as alwayssource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Tuesday, April 5, 2011
Harimau Penelantaraan yang Mengendap, Naga Kesalahan yang Tersembunyi
Harimau Penelantaraan yang Mengendap, Naga Kesalahan yang Tersembunyi.
Menelantarkan tindakan adalah penelantaran hak untuk berhasil.
Kesempatan adalah bentuk cair dari keberhasilan, dan kesempatan itu mengalir dalam sungai waktu. Dia yang menelantarkan keharusan-keharusannya sebetulnya sedang membunuh waktu yang didalamnya mengalir kesempatan-kesempatannya, dan yang berarti terbunuhnya juga kemungkinannya untuk berhasil.
Penelantaran adalah pendustaan diri sendiri.
Pikiran kita ini demikian terkemmbangkan oleh kemampuan untuk berimajinasi sehingga kita sering lebih tanggap kepada kepalsuan daripada kepada kebenaran. Bukankah kita sering membuang mutiara kecil yang telah kita genggam – untuk ditukarkan dengan buih-buih janji orang-orang besar yang mendagangkan kepalsuan? Kita sering menelantarkan yang penting dengan harapan untuk nanti bertemu dengan sesuatu yang lebih penting lagi – tanpa jerih payah. Tetapi itu hanya pendustaan diri sendiri. Tidak aka nada ketenangan yang lama duduk bersama orang yang menunda melakukan yang seharusnya dilakukannya.
Sampaikanlah kepada mereka yang menunda, bahwa penundaan adalah penyegaran kemiskinan.
Kita lebih sibuk membuat orang lain menyangka kita berbahagia, daripada betul-betul sibuk membuat diri kita berbahagia.
Penelantaran adalah karat dengan kuku-kuku tajam yang mengelupas serat-serat kulit hati ini, yang bila berlanjut-larut akan sampai kepada dan memadamkan satu-satunya sumber sinar di hati yang kita sebut – rasa hormat kepada diri sendiri. Dia yang menelantarkan yang penting-penting menyadari bahwa dia salah dan lelah membiarkan dirinya kehilangan hormat dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Dia ingin minta tolong, tetapi malu menjelaskan – apa yang harus ditolong darinya. Seandainya saja dia memulai untuk melakukan dari sedikit yang bisa dimulai, dia akan segera menemukan kecerahan yang menunggu mereka yang bertindak.
Semua kesalahan dilakukan dengan keyakinan bahwa yang dilakukan itu adalah yang benar.
Itulah yang menjadikan sebagian besar kesalahan kita tersamarkan seperti naga yang tersembunyi. Tetapi membuat kesalahan adalah sesuatu yang perlu. Kita tidak pernah betul-betul hidup sampai kita mulai membuat kesalahan, karena kesalahan adalah baiaya yang harus dibayar untuk mencapai keberhasilan. Yang kita perlukan sekarang adalah kejernihan hati untuk menerima bahwa yang kita yakini sebagai yang benar – masih terbuka bagi penelitian dan perbaikan. Perhatikanlah, bahwa dia yang mengatakan tidak pernah membuat kesalahan – telah sebetulnya baru saja melakukan kesalahan.
Ada orang yang mengumpulkan kegagalannya dimasa lalu untuk menghalangi perjalanannya ke masa depan.
Jenis manusia ini berjalan lambat, berbicara lunglai – tetapi yakin, bahwa kegagalannya dimasa lalu – lebih berbobot daripada kemungkinan keberhasilannya dimasa depan.
Dia akan mati-matian bertahan dan menyalahkan orang-orang yang menasehatkan kesempatannya untuk berhasil dan membuat orang-orang yang menyayanginya – menilai ulang perlunya menyayangi angsa berisik yang sedang patah sayap ini. Ajaklah dia untuk berhenti mempertahankan kegagalannya dan mulai memperjuangkan keberhasilannya.
Kesalahan tidak pernah menjadi kesalahan, bila Anda tidak menolak untuk memperbaikinya.
Apapun yang tadinya adalah kesalahan, tetapi yang kemudian menerima satu dosis kesungguhan dan fokus dari Anda untuk memperbaikinya – menjadi sebuah pekerjaan dalam proses – yaitu proses untuk menjadi keberhasilan. Maka Katakanlah:
Bila aku harus mengulangi hidup ini, aku akan membuat kesalahan-kesalahan yang sama; tetapi akan aku pastikan bahwa aku menemukan kesalahan-kesalahan itu jauh lebih awal. Sehingga, keberhasilan akan datang lebih awal menjemput dan mengelu-elukan-ku. Aku tidak tahu takdir-ku tetapi aku tahu hak-ku untuk berhasil.
Mario Teguh
source : dunia-motivasi.blogspot.comrepost by : ceritabos.blogspot.com
Monday, April 4, 2011
Melihat Hal-Hal Biasa Dari Sudut Pandang Yang Tidak Biasa
Sahabat saya yang baik hatinya,
Semua pencapaian keberhasilan dalam kehidupan pribadi, karir, atau bisnis Anda, sangat bergantung kepada kemampuan pribadi Anda, untuk:
1. Melihat hal-hal biasa dari sudut pandang yang tidak biasa, dan
2. Menyampaikannya dengan kejelasan logika dan daya tarik yang tidak biasa baiknya.
Hanya Anda lah yang bisa memberhasilkan Anda.
Terima kasih dan salam super,
Mario Teguhsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Semua pencapaian keberhasilan dalam kehidupan pribadi, karir, atau bisnis Anda, sangat bergantung kepada kemampuan pribadi Anda, untuk:
1. Melihat hal-hal biasa dari sudut pandang yang tidak biasa, dan
2. Menyampaikannya dengan kejelasan logika dan daya tarik yang tidak biasa baiknya.
Sesungguhnya, tidak ada kebutuhan baru dalam kehidupan ini. Karena, semua yang kita sebut baru itu adalah cara-cara baru untuk memenuhi kebutuhan lama kita, yang berupa cara-cara yang lebih baik dari pada cara-cara lama kita. Anda yang bisa melihat cara baru untuk memenuhi kebutuhan yang penting, akan ditempatkan pada posisi yang dihargai tinggi, dan yang dipercayakan kepemimpinan dalam bidang itu. Lebih hebat lagi, jika Anda memiliki kemampuan untuk ‘menjual’ pengamatan unik Anda itu dengan paparan logika yang kejelasannya tak terpikirkan oleh orang lain, dan dengan daya tarik ‘personal style’ Anda yang juga tidak lazim baiknya. Mohon selalu Anda sadari, bahwa keberhasilan apa pun yang sudah Anda capai, dan keberhasilan berikutnya yang masih berada dalam daftar impian Anda, semuanya berdiri di atas kualitas pribadi Anda.
Hanya Anda lah yang bisa memberhasilkan Anda.
Terima kasih dan salam super,
Mario Teguhsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Friday, February 6, 2009
Rekindling the fire within

MENGHIDUPKAN KEMBALI API SEMANGAT DALAM DIRI ANDA
Sebagian dari kita telah menjadi separo dari pribadi yang dulu sangat bersemangat itu; dan yang sekarang mengisi hari-harinya dengan upaya untuk tampil bersemangat, yang harus segera dan selalu diperbaruhinya karena kecemerlangan semangatnya cepat pudar.
Tetapi paling tidak - dulu, api semangat itu pernah sangat cemerlang;cemerlang dengan impian-impian besar, cita-cita besar,dan harapan-harapan yang tinggi. Dan hari ini, adalah saat yang baik untuk menghidupkan kembali api itu. Rekindling the fire within.
Merasa Tertinggal
Bila kita merasa tertinggal dan belum mencapai yang telah dicapai oleh rekan rekan kita, kita dianjurkan untuk mengimbangi perasaan itu dengan hal-hal baik yang telah kita miliki.
Bila Anda teliti memeriksa semua yang sudah Anda miliki,dan memperbaiki pengertian mengenai apa yang disebut baik Anda akan segera menyadari bahwa ternyata Anda telah memiliki banyak hal yang membuat Anda bisa disebut beruntung.
Kemudian sadarilah bahwa perjalanan berikutnya adalah perjalanan untuk lebih melengkapi, dan bukan sebuah pengejaran. Upayakanlah perbaikan, pengembangan, dan peningkatan dari apa pun yang sudahAnda miliki.
Janganlah menjadikan hal-hal yang belum Anda miliki, sebagai syarat bagi pencapaian hal-halyang juga belum Anda miliki.
Frustrasi
Rasafrustrasiitudatang karena kita merasa tidak lagi berdaya untuk menghasilkan sesuatu yang baik dari yang sedang kita diupayakan. Sebetulnya perasaan itu adalah perasaan yang wajar bagi kita yang menginginkan pencapaian-pencapaian besar.
Bila frustrasi menghampiri Anda, cobalah untuk berdiri di samping diri Anda, dan perhatikanlah. Dan kemudian akan terlihat bahwa yang membuat Anda frustrasi adalah upaya untuk melakukan hal-hal yang sama, dengan cara-cara yang sama, tetapi Anda mengharapkan hasilyang berbeda.
Cobalah untuk memperbaruhi apa yang Anda kerjakan, atau memperbaruhi cara-cara Anda dalam bekerja, atau kedua-duanya; tetapi jangan sekali-kali matikan harapanAnda.
Marah
Ada pribadi yang bisa membuat dirinya sendiri menjadi sangat kuat melalui pemikiran yang hening dan damai, tetapi sebagian lagi membutuhkan rasa marah yang besar untukmenjadi kuat.
Bila rasa marah adalah sumber kekuatanAnda,maka gunakanlah rasa frustrasi Anda sebagai bahan bakar bagi kemarahan Anda. Marah-lah kepada kelambanan diri dalam bertindak,marah-lah kepada diri sendiri atas keraguan yang dijadikannya sebagai keyakinan, dan marahlah kepada diriAnda atas keengganannya untuksetia kepada proses yang berkelanjutan.
Bila kemarahan Anda menjadikan Anda pribadi yang mengupayakan perbaikan,maka marah-lah.
Ketidak-Tegasan
Kita memiliki kebebasan untuk memilih.Tetapi,mengapakah sebagian dari kita memilih untuktetap berada dalam keadaanyang dikeluhkannya itu?
Apakah mereka tidak menyadari bahwa kualitas hidup mereka bergantung kepada kualitas keputusan-keputusan mereka; dan bahwa kesegeraan perbaikan hidup mereka bergantung kepada kesegeraan mereka dalammemutuskan?
Seseorang yang tidak memiliki ketegasan, tidak pernah bisa disebut memiliki dirinya sendiri. Dan mungkin itulah alasan mengapa seorang yang tidaktegas tampil seperti seorang yang tidak bertujuan dan tidakbertenaga,tetapi menolak bantuan.
Lalu bagaimana mungkin orang lain menjadikan diri yang tidak tegas memimpindirinya sendiri itu- sebagai pemimpin?
Mohon Anda ingat, bahwa orang yang tidak tegas membawa dirinya menuju keadaan yang baik,telah sebetulnya bersikap tegas untuk membiarkan dirinya dalam keadaanyang dikeluhkannya itu.
Tindakan
Perhatikanlah bahwa kualitas tindakan Anda menentukan kualitas dari hasil yangAnda capai.
Hidup ini terjadi dalam alamtindakan, dan bukan dalam alam rencana. Sebagian besar dari kita telah cukup bermimpi, bercita-cita, dan telah cukup berencana.
Yang kurang adalahtindakan nyata.
Belajarlah untuk memaksa diri ini untukmelakukansesuatuyang tidakmudah, untuk menyukai sesuatu yang belum pernah kita kerjakan, dan untuk merasa tertantang bila orang lain mengatakan sesuatu itu sulit.
Sebetulnya kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan untuk keluar dari keadaan yang tidak kita sukai, tetapi kita berlaku seolah-olah kita sedang menunggu seseorang yang sangat kuat untuk memaksa kita melakukannya.
Orang kuat itu haruslah Anda sendiri.
Have a super day!
by mario teguh super talk
source : dunia-motivasi.blogspot.comSebagian dari kita telah menjadi separo dari pribadi yang dulu sangat bersemangat itu; dan yang sekarang mengisi hari-harinya dengan upaya untuk tampil bersemangat, yang harus segera dan selalu diperbaruhinya karena kecemerlangan semangatnya cepat pudar.
Tetapi paling tidak - dulu, api semangat itu pernah sangat cemerlang;cemerlang dengan impian-impian besar, cita-cita besar,dan harapan-harapan yang tinggi. Dan hari ini, adalah saat yang baik untuk menghidupkan kembali api itu. Rekindling the fire within.
Merasa Tertinggal
Bila kita merasa tertinggal dan belum mencapai yang telah dicapai oleh rekan rekan kita, kita dianjurkan untuk mengimbangi perasaan itu dengan hal-hal baik yang telah kita miliki.
Bila Anda teliti memeriksa semua yang sudah Anda miliki,dan memperbaiki pengertian mengenai apa yang disebut baik Anda akan segera menyadari bahwa ternyata Anda telah memiliki banyak hal yang membuat Anda bisa disebut beruntung.
Kemudian sadarilah bahwa perjalanan berikutnya adalah perjalanan untuk lebih melengkapi, dan bukan sebuah pengejaran. Upayakanlah perbaikan, pengembangan, dan peningkatan dari apa pun yang sudahAnda miliki.
Janganlah menjadikan hal-hal yang belum Anda miliki, sebagai syarat bagi pencapaian hal-halyang juga belum Anda miliki.
Frustrasi
Rasafrustrasiitudatang karena kita merasa tidak lagi berdaya untuk menghasilkan sesuatu yang baik dari yang sedang kita diupayakan. Sebetulnya perasaan itu adalah perasaan yang wajar bagi kita yang menginginkan pencapaian-pencapaian besar.
Bila frustrasi menghampiri Anda, cobalah untuk berdiri di samping diri Anda, dan perhatikanlah. Dan kemudian akan terlihat bahwa yang membuat Anda frustrasi adalah upaya untuk melakukan hal-hal yang sama, dengan cara-cara yang sama, tetapi Anda mengharapkan hasilyang berbeda.
Cobalah untuk memperbaruhi apa yang Anda kerjakan, atau memperbaruhi cara-cara Anda dalam bekerja, atau kedua-duanya; tetapi jangan sekali-kali matikan harapanAnda.
Marah
Ada pribadi yang bisa membuat dirinya sendiri menjadi sangat kuat melalui pemikiran yang hening dan damai, tetapi sebagian lagi membutuhkan rasa marah yang besar untukmenjadi kuat.
Bila rasa marah adalah sumber kekuatanAnda,maka gunakanlah rasa frustrasi Anda sebagai bahan bakar bagi kemarahan Anda. Marah-lah kepada kelambanan diri dalam bertindak,marah-lah kepada diri sendiri atas keraguan yang dijadikannya sebagai keyakinan, dan marahlah kepada diriAnda atas keengganannya untuksetia kepada proses yang berkelanjutan.
Bila kemarahan Anda menjadikan Anda pribadi yang mengupayakan perbaikan,maka marah-lah.
Ketidak-Tegasan
Kita memiliki kebebasan untuk memilih.Tetapi,mengapakah sebagian dari kita memilih untuktetap berada dalam keadaanyang dikeluhkannya itu?
Apakah mereka tidak menyadari bahwa kualitas hidup mereka bergantung kepada kualitas keputusan-keputusan mereka; dan bahwa kesegeraan perbaikan hidup mereka bergantung kepada kesegeraan mereka dalammemutuskan?
Seseorang yang tidak memiliki ketegasan, tidak pernah bisa disebut memiliki dirinya sendiri. Dan mungkin itulah alasan mengapa seorang yang tidaktegas tampil seperti seorang yang tidak bertujuan dan tidakbertenaga,tetapi menolak bantuan.
Lalu bagaimana mungkin orang lain menjadikan diri yang tidak tegas memimpindirinya sendiri itu- sebagai pemimpin?
Mohon Anda ingat, bahwa orang yang tidak tegas membawa dirinya menuju keadaan yang baik,telah sebetulnya bersikap tegas untuk membiarkan dirinya dalam keadaanyang dikeluhkannya itu.
Tindakan
Perhatikanlah bahwa kualitas tindakan Anda menentukan kualitas dari hasil yangAnda capai.
Hidup ini terjadi dalam alamtindakan, dan bukan dalam alam rencana. Sebagian besar dari kita telah cukup bermimpi, bercita-cita, dan telah cukup berencana.
Yang kurang adalahtindakan nyata.
Belajarlah untuk memaksa diri ini untukmelakukansesuatuyang tidakmudah, untuk menyukai sesuatu yang belum pernah kita kerjakan, dan untuk merasa tertantang bila orang lain mengatakan sesuatu itu sulit.
Sebetulnya kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan untuk keluar dari keadaan yang tidak kita sukai, tetapi kita berlaku seolah-olah kita sedang menunggu seseorang yang sangat kuat untuk memaksa kita melakukannya.
Orang kuat itu haruslah Anda sendiri.
Have a super day!
by mario teguh super talk
repost by : ceritabos.blogspot.com
Thursday, February 5, 2009
The Most Important Discipline
What is the most important discipline to achieve a prosperous, happy, and brilliant career and life?Apakah disiplin yang paling penting bagi pencapaian kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan karir dan kehidupan pribadi kita?
-------
Sebagai latar belakang pertimbangan,
Masing-masing dari kita dilahirkan dengan dua kecenderungan yang seimbang - yaitu kecenderungan untuk menjadi pribadi yang baik dan kecenderungan untuk menjadi pribadi yang kurang baik.
Pengertian-pengertian mengenai kebaikan ada terselip dan terjahit di dalam pribadi orangtua kita, dan di dalam diri mereka yang berada mengitari kita semasa pertumbuhan kita - yang mempengaruhi perkembangan kita dari lembar-lembar kertas yang kosong, untuk kemudian menjadi buku-buku petunjuk pengoperasian diri - yang namanya karakter itu.
Ada lingkungan yang melatih kita untuk bersikap lebih ramah kepada kebaikan, tetapi ada juga lingkungan yang menyiapkan anak-anak yang suci untuk menjadi pribadi dewasa yang tidak jujur.
Dan yang lebih menyayat hati, adalah pribadi-pribadi baik yang tumbuh dalam pengertian-pengertian yang salah mengenai kebenaran; sehingga tanpa mereka sadari - mereka bekerja keras untuk mencapai kebaikan hidup dengan cara-cara yang menjadikan mereka pribadi baik yang berlaku salah.
Itulah sebabnya, kita sering mendapati pribadi dengan kualitas mesin balap Formula 1 - yang bekerja dengan kesetiaan buta kepada manual operasi sebuah mesin jahit.
Kira-kira, balapan seperti apakah yang akan dimenangkannya?
Tidak semua yang tertulis dalam manual operasi pribadi kita menunjuk kepada pengoperasian pribadi dengan ketepatan dan kelancaran yang prima.
Ada pribadi dengan operating manual - karakter - yang tidak sinambung, yang hilang beberapa halaman petunjuk operasinya, sehingga pribadi itu tidak berfungsi baik dalam beberapa keadaan tertentu atau saat berhadapan dengan pribadi-pribadi yang cara operasinya berbeda.
Standar prosedur pengoperasian kehidupan itu bisa saja tidak lengkap, sudah kedalu-warsa, atau bahkan sudah cacat; tetapi bila sang pribadi meyakininya sebagai yang benar, ia akan mempertahankan karakter yang salah itu dengan kekuatan yang bahkan mungkin lebih besar dari mereka yang benar.
Mohon Anda ingat bahwa
Semua kesalahan dilakukan dengan keyakinan bahwa yang dilakukannya itu benar.
Dearest Super Members,
Bila standard operating procedure kita tidak benar, maka akan tidak benarlahlah keputusan-keputusan kita, dan akan tidak tepatlah pencapaian-pencapaian kita. Dan itulah yang menjadikan kita mengeluhkan kualitas dari kehidupan, atau mengeluhkan lambatnya perbaikan dari keadaan yang telah menjadikan kita tertinggal.
Apakah aman untuk kita simpulkan bahwa bila kita sedang tidak benar, kita sebetulnya sedang salah?
Bila ya, maka kehidupan yang benar adalah kehidupan yang secara alamiah tumbuh dari yang menyejahterakan, menjadi yang membahagiakan, dan yang kemudian yang mencemerlangkan.
Dengannya, maka kehidupan yang salah adalah kehidupan yang harus kita tinggalkan untuk mencapai kehidupan yang benar.
Dan semoga semua kehidupan kita adalah setidaknya kehidupan yang belum sepenuhnya benar yang sedang menuju kepada kebenaran yang utuh - yang menjadikan kita kekasih-kekasih Tuhan.
Semua yang kuat tumbuh dari kualitas-kualitas kecil yang diijinkan berkembang dalam keteraturan.
Itu sebabnya,
bila Anda ingin membangun kekuatan,
bangunlah keteraturan.
Semua hal yang benar, walau sekecil apapun - bila dilakukan secara teratur - akan menjadi sebuah kebenaran yang lebih besar dan berdampak kuat.
Pribadi yang bersungguh-sungguh untuk secara teratur bersikap benar, berpikir benar, dan bertindak benar - tidak perlu lagi meminta sebuah kehidupan yang baik, karena dengannya ia jadi berhak dan pantas untuk hidup dalam sebuah kualitas yang menyejahterakan, yang membahagiakan, dan yang mencemerlangkannya.
Dengannya ia akan menerima dan melaksanakan secara utuh penugasan dari langit untuk memajukan kebaikan dan mencegah terjadinya keburukan kepada saudara-saudaranya.
Dan itu adalah kualitas pencapaian kehidupan yang paling penting.
Pribadi yang bersungguh-sungguh untuk secara teratur berlaku benar, adalah pribadi yang setia kepada yang benar.
Mohon Anda ingat bahwa
Integritas adalah kesetiaan kepada yang benar.
Dengannya,
Integritas adalah disiplin yang paling penting
bagi pencapaian kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan karir dan kehidupan pribadi kita.
Mario Teguhsource : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Mulailah keberhasilan Anda dari mana pun Anda berada.
Apapun yang terjadi kepada Anda,akan tetap menjadi sesuatu yang menguatkan Anda,
bila Anda tidak mengijinkannya untuk melemahkan Anda.
Maka mulailah dari tempat di mana Anda berada, dan mulailah sekarang.
Anda sampai, hanya karena Anda berangkat.
Dan ingatlah, bahwa
Batas waktu itu dibuat bukan karena Anda harus selesai, tetapi karena Anda harus segera memulai.
Dan setelah pengertian ini mendapatkan tempat yang kuat di hati Anda, perjelaslah bagi diri Anda sendiri, bahwa
Keberhasilan Anda ada pada tempat yang lebih tinggi dari yang sedang Anda kerjakan sekarang.
Kemudian,
janganlah berlaku seperti orang yang mengeluhkan apa saja yang tidak terlihat di dalam sebuah gambar,
Berfokuslah pada yang telah jelas terlihat,
karena dari sana lah Anda mencapai tempat-tempat yang belum terlihat bahkan oleh imajinasi Anda.
Lalu bekerja keraslah dalam kedamaian bahwa Anda telah melakukan yang benar.
Janganlah berupaya menjelaskan mengapa Anda tidak mencapai yang belum Anda capai.
Bekerjalah untuk mencapai yang telah jelas bagi Anda.
Maka,
Mulailah keberhasilan Anda dari mana pun Anda berada.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
3 Alasan bagi kejernihan jawaban Anda mengenai ketepatan karir

Tiga hal berikut ini adalah alasan bagi kejernihan jawaban Anda mengenai ketepatan karir. Bila tidak ada satu dari tiga hal ini, maka jawaban apa pun tidak akan didasari oleh kejernihan pengertian yang baik.
Yang pertama - biasa kita sebut sebagai Visi, yang kedua - misi, dan yang ketiga - nilai.
Tanpa kejelasan mengenai ketiga-nya, tidak akan ada kejelasan dalam menjawab pertanyaan:
"Apakah tanda-tandanya bahwa Anda sudah berada dalam pilihan karir yang tepat?"
Saya mohon Anda gunakan urutan di atas untuk menguji jawaban Anda sendiri dan please inform kami semua disini
Terima kasih dan salam super,
Mario Teguh
source : dunia-motivasi.blogspot.com- Gambar mental tentang apa yang akan Anda capai, apa jadinya Anda nanti, dan atau apa yang Anda sebabkan di masa depan.
- Apa yang Anda lakukan untuk mencapai gambar mental itu. Yang Anda lakukan itu adalah tugas Anda dalam hidup ini, dan yang menjadikan gambar mental itu penting.
- Tuntunan keyakinan untuk setia kepada yang benar, yang menjadikan Anda disebut orang benar yang menyampaikan kebenaran, dan dengan cara-cara yang berkasih sayang.
Yang pertama - biasa kita sebut sebagai Visi, yang kedua - misi, dan yang ketiga - nilai.
Tanpa kejelasan mengenai ketiga-nya, tidak akan ada kejelasan dalam menjawab pertanyaan:
"Apakah tanda-tandanya bahwa Anda sudah berada dalam pilihan karir yang tepat?"
Saya mohon Anda gunakan urutan di atas untuk menguji jawaban Anda sendiri dan please inform kami semua disini
Terima kasih dan salam super,
Mario Teguh
repost by : ceritabos.blogspot.com
Ubahlah perasaan Anda menjadi aktifitas kerja yang nyata
Segera setelah apa yang Anda inginkan menjadi jelas bagi Anda, bangunlah perasaan-perasaan yang kuat mengenai pencapaian dari keinginan-keinginan Anda itu.Bangunlah perasaan-perasaan yang kuat mengenai keinginan-keinginan Anda untuk menjadi pribadi sebagaimana yang Anda impikan, untuk mampu melakukan yang Anda sukai, dan untuk memiliki yang Anda idamkan. Bayangkanlah keindahan dari keadaan-keadaan yang akan berada dalam kendali Anda nanti, tentang perasaan suka-cita dalam pencapaian tujuan-tujuan Anda.
Kemudian, segera ubah-lah perasaan-perasaan kuat itu ke dalam aktifitas dan kegiatan yang nyata.
Segera setelah Anda merasa bersemangat, bertindaklah.
Untuk setiap keinginan, akan selalu ada harga yang harus dibayar untuk mencapainya.
Keadaan-keadaan yang ingin Anda capai itu hanya bisa dicapai dengan tindakan yang nyata, dengan pekerjaan dan kerja keras yang sebenarnya. Impian-impian Anda tidak akan menjadi kenyataan hanya dengan menuliskannya dalam bentuk slogan dan meneriakkannya dengan penuh semangat.
Anda disebut betul-betul bersemangat, bila Anda segera terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan nyata.
Mengepalkan tinju dan meneriakkan yell-yell mengenai hak keberhasilan Anda, adalah bayangan dari sebuah pohon buah. Berkeringat dan letih dalam pekerjaan yang sebenarnya, adalah pohon yang sedang berbuah.
Segera setelah Anda berada dalam bayang-bayang impian Anda, dan menjadi bersemangat karenanya, segera dan langsung lah Anda mengubah perasaan bersemangat itu - menjadi aktifitas kerja yang sebenarnya. Perasaan-perasaan kuat Anda akan mengambil bentuk-bentuk kegiatan tubuh yang menghasilkan.
Pada saat Anda letih dan ingin beristirahat - istirahat Anda harus menjadi proses peremajaan tenaga dan keinginan Anda untuk mencapai semua yang Anda impikan, yang Anda idamkan, dan yang Anda rencanakan.
Ingatlah bahwa istirahat Anda adalah sebuah kebutuhan, dan bukan sebuah tujuan. Beristirahatlah untuk mengembalikan kekuatan-kekuatan Anda.
Janganlah menjadikan istirahat sebagai impian di dalam kerja Anda.
Maka bersemangat baik-lah mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa Anda capai. Bangunlah perasaan-perasaan kuat mengenai keinginan-keinginan Anda.
Dan kemudian, ubahlah perasaan Anda menjadi aktifitas kerja yang nyata.source : dunia-motivasi.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com
Setiap pemberhentian adalah awal dari perjalanan berikutnya

Setiap pemberhentian adalah awal dari perjalanan berikutnya;
dan
setiap pintu keluar adalah pintu masuk ke ruangan yang lain.
Mohon Anda perhatikan catatan kecil berikut ini.
Perjalanan karir kita adalah sebuah proses perpindahan dari satu pemberhentian ke pemberhentian berikutnya. Kita hanya akan segera sampai, bila kita menyegerakan sebuah pemberangkatan untuk setiap pemberhentian.
Mereka yang mencapai hasil yang banyak dan yang besar dan yang tinggi, adalah mereka yang berhenti saat mereka harus berhenti - tetapi yang segera memulai lagi.
Sebaliknya, mereka yang lambat dalam mencapai haknya untuk berhasil, adalah biasanya orang-orang yang memperlakukan tempat-tempat berhenti – sebagai pemberhentian, atau bahkan betul-betul sebagai penghentian.
Padahal, sebuah tempat berhenti adalah tempat transisi antara satu perjalanan ke perjalanan berikutnya. Di pemberhentian itu lah kita harus membangun kesiapan yang lebih baik bagi perjalanan berikutnya.
Itu sebabnya, kita – Anda dan saya, dianjurkan untuk membuat tempat-tempat berhenti yang terukur dan teratur. Ternyata, orang-orang yang sering berhenti, justru adalah orang-orang yang lebih berhasil daripada mereka yang bekerja tanpa henti; asal yang sering berhenti itu – langsung segera memulai lagi dengan kualitas semangat dan kemampuan yang lebih terperbaiki.
Tugas kita, sebetulnya adalah menghubungkan awal dari sebuah perjalanan, ke akhir dari perjalanan itu - dengan kualitas perjalanan yang sebaik-baiknya; agar akhir dari perjalanan itu menjadi awal bagi perjalanan berikutnya yang lebih mendekatkan kita kepada kecemerlangan dan kemuliaan hidup yang kita tuju.
Maka, janganlah pernah Anda merasa sudah sampai.
Kejatuhan dari hampir semua bisnis besar dan pribadi-pribadi besar disebabkan oleh kelemahan-kelemahan yang disebabkan oleh perasaan sudah sampai, sudah besar, sudah berhasil, dan bahwa keberhasilan berikutnya sudah akan otomatis menjadi hak mereka yang sudah berhasil. Dan kemudian terbukti bahwa mereka salah.
Hanya orang-orang yang selalu merasa berada dalam perjalanan yang berkelanjutan untuk membangun kualitas yang prima, yang akan tetap berada pada puncak-puncak keberhasilan mereka untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Mohon Anda ingat, bahwa keberhasilan bukanlah hanya pencapaian akhir dari sebuah perjalanan, tetapi terutama adalah kualitas dari perjalanan itu.
Sehingga, setiap kali Anda berhenti, pastikanlah bahwa pemberhentian Anda itu menjadikan Anda lebih siap bagi perjalanan berikut yang lebih berkualitas. Sebuah akhir minggu adalah penyiap bagi kehadiran Anda yang lebih berdampak di minggu depan. Ingatlah, setiap pemberhentian adalah awal dari perjalanan berikutnya.
Bila Anda melangkah keluar dari suatu ruangan, dari sebuah bisnis, atau dari sebuah karir; pastikanlah bahwa Anda telah menyiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, yang lebih berdampak, dan lebih diperhitungkan di tempat yang baru itu. Ingatlah bahwa sebuah pintu keluar adalah pintu masuk ke ruangan yang lain.
Mario Teguh
source : dunia-motivasi.blogspot.comdan
setiap pintu keluar adalah pintu masuk ke ruangan yang lain.
Mohon Anda perhatikan catatan kecil berikut ini.
Perjalanan karir kita adalah sebuah proses perpindahan dari satu pemberhentian ke pemberhentian berikutnya. Kita hanya akan segera sampai, bila kita menyegerakan sebuah pemberangkatan untuk setiap pemberhentian.
Mereka yang mencapai hasil yang banyak dan yang besar dan yang tinggi, adalah mereka yang berhenti saat mereka harus berhenti - tetapi yang segera memulai lagi.
Sebaliknya, mereka yang lambat dalam mencapai haknya untuk berhasil, adalah biasanya orang-orang yang memperlakukan tempat-tempat berhenti – sebagai pemberhentian, atau bahkan betul-betul sebagai penghentian.
Padahal, sebuah tempat berhenti adalah tempat transisi antara satu perjalanan ke perjalanan berikutnya. Di pemberhentian itu lah kita harus membangun kesiapan yang lebih baik bagi perjalanan berikutnya.
Itu sebabnya, kita – Anda dan saya, dianjurkan untuk membuat tempat-tempat berhenti yang terukur dan teratur. Ternyata, orang-orang yang sering berhenti, justru adalah orang-orang yang lebih berhasil daripada mereka yang bekerja tanpa henti; asal yang sering berhenti itu – langsung segera memulai lagi dengan kualitas semangat dan kemampuan yang lebih terperbaiki.
Tugas kita, sebetulnya adalah menghubungkan awal dari sebuah perjalanan, ke akhir dari perjalanan itu - dengan kualitas perjalanan yang sebaik-baiknya; agar akhir dari perjalanan itu menjadi awal bagi perjalanan berikutnya yang lebih mendekatkan kita kepada kecemerlangan dan kemuliaan hidup yang kita tuju.
Maka, janganlah pernah Anda merasa sudah sampai.
Kejatuhan dari hampir semua bisnis besar dan pribadi-pribadi besar disebabkan oleh kelemahan-kelemahan yang disebabkan oleh perasaan sudah sampai, sudah besar, sudah berhasil, dan bahwa keberhasilan berikutnya sudah akan otomatis menjadi hak mereka yang sudah berhasil. Dan kemudian terbukti bahwa mereka salah.
Hanya orang-orang yang selalu merasa berada dalam perjalanan yang berkelanjutan untuk membangun kualitas yang prima, yang akan tetap berada pada puncak-puncak keberhasilan mereka untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Mohon Anda ingat, bahwa keberhasilan bukanlah hanya pencapaian akhir dari sebuah perjalanan, tetapi terutama adalah kualitas dari perjalanan itu.
Sehingga, setiap kali Anda berhenti, pastikanlah bahwa pemberhentian Anda itu menjadikan Anda lebih siap bagi perjalanan berikut yang lebih berkualitas. Sebuah akhir minggu adalah penyiap bagi kehadiran Anda yang lebih berdampak di minggu depan. Ingatlah, setiap pemberhentian adalah awal dari perjalanan berikutnya.
Bila Anda melangkah keluar dari suatu ruangan, dari sebuah bisnis, atau dari sebuah karir; pastikanlah bahwa Anda telah menyiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, yang lebih berdampak, dan lebih diperhitungkan di tempat yang baru itu. Ingatlah bahwa sebuah pintu keluar adalah pintu masuk ke ruangan yang lain.
Mario Teguh
repost by : ceritabos.blogspot.com
Monday, February 2, 2009
Lima alasan bintang bagi upaya anda untuk membuat terobosan
Terobosan dalam karir dan hidup ini tidak mungkin dicapai oleh seseorang yang berada dalam cara pandang yang salah mengenai keinginannya, mengenai alasan mengapa dia menginginkan itu, mengenai apa yang dilakukannya, dan cara pandang yang salah mengenai dirinya sendiri.Kita membutuhkan sikap dan cara yang dapat meneroboskan kita melalui batasan – batasan yang selama ini mengekang semangat, yang memperlambat pertumbuhan, dan yang menjaga perjalanan kita agar tetap berada di jalur lambat.
Terobosan yang sebenarnya, selalu dicapai melalui perubahan cara pandang mengenai lima alasan mengapa kita, Anda dan Saya, harus membuat terobosan.
Dan kelihatannya, saat untuk itu sudah tidak bisa menunggu lagi. Harus segera, harus sekarang!
1. Anda tahu bahwa sekarang Anda se-HARUS-nya telah menghasilkan banyak, …. banyak sekali
Bila seseorang menghabiskan hari – harinya untuk mengumpulkan kelereng. Dia mencium kening istri dan anaknya setiap pagi untuk permisi MENCARI kelereng, dan pulang hanya untuk kening mereka yang sudah lama lelap tertidur.
Kira – kira, setelah satu tahun dia mencari kelereng, berapa banyak kelereng yang didapatnya? Bagaimana kalau dia telah mencari kelereng itu, sepanjang masa kerja Anda?
Lalu, renungkan APA yang selama ini Anda cari…, dan seberapa berhasilkah Anda?
Bila jawaban Anda untuk saat ini, sementara waktu ini, membuat Anda berusaha menjelaskan bahwa mencari kelereng dan mencari uang atau keberhasilan karir adalah hal – hal yang tidak bisa dibandingkan; sebetulnya Anda tahu pasti jawaban singkat untuk itu. Bukankah jawaban dari pertanyaan itu, sudah cukup membakar; untuk menghasilkan keharusan bagi sebuah terobosan?
2. Anda tahu Bahwa Anda ingin menjadi sesuatu yang besar
Tetapi sebagian dari kita juga menyadari bahwa hasil yang selama ini kita capai belum cukup. Dan tidak ada tanda – tanda bahwa yang kita inginkan selama ini, akan tercapai dengan apa yang kita lakukan sekarang.
Apakah yang sedang Anda kerjakan sekarang akan memungkinkan Anda mencapai cita – cita Anda. Apakah pekerjaan Anda sekarang akan menjadikan Anda seseorang yang Anda cita – citakan?
Bila jawaban dari dua pertanyaan di atas adalah “tidak”, maka hal apakah yang demikian kuat menahan Anda untuk tetap berada dalam keadaan seperti sekarang, dan tetap melakukan yang sedang Anda lakukan?
Tidak ada seorang pun yang senang melihat kemiripan dirinya dengan seekor kura – kura yang lamban. Tetapi jangan khawatir, kita bukan dan tidak mungkin mirip kura – kura. Dari jauh pun, kita akan selalu terlihat seperti seekor rusa jantan dengan otot – otot kaki yang memiliki daya ledak yang hebat.
Yang harus kita khawatirkan adalah rusa – rusa yang BERPRILAKU seperti kura – kura
3. Anda tahu bahwa Anda harus membangun sebuah momentum
Sebuah kerikil yang bergerak dengan kecepatan meteor, lebih berbahaya daripada sebuah gunung yang malas.
Bila Anda memiliki momentum, Anda akan berdampak, Anda akan berpengaruh.
Anda tahu bahwa Anda harus menyebabkan sesuatu yang berarti bagi lingkungan Anda. Semakin banyak yang Anda lakukan, dan semakin baik Anda melakukannya; akan semakin kuat momentum dari hasil Anda dalam menyebabkan tercapainya hasil Anda berikutnya.
Bila Anda memiliki momentum, hasil – hasil Anda berikutnya akan menjadi semakin besar.
4. Anda tahu Bahwa Anda harus memulai.
Batas waktu tidak dibuat Karena Kita harus selesai
Batas waktu dibuat Karena Kita harus MULAI
Bagi dia yang tidak memiliki batas waktu, sama sekali tidak penting baginya untuk memulai. Dan bahkan, dia tidak harus mulai sama sekali, karena tidak akan ada yang membuatnya terlambat.
Cara terbaik untuk mulai adalah mulai
Mulailah. Langkah pertama adalah bagian terpenting dari sebuah perjalanan. Tanpa langkah pertama itu, tidak akan ada perjalanan yang bisa terjadi. Tanpa perjalanan, tidak akan ada beragam pemandangan dan pengalaman yang bisa diceritakan.
Dan sebuah pribadi yang miskin kisah perjalanan, tidak menarik untuk menjadi teman bersila dan berlambat – lambat minum kopi.
Mulailah. Dan yakinlah bahwa perubahan besar dapat dicapai, sama cepatnya dengan pencapaian sebuah perubahan kecil.
5. Anda tahu Bahwa Anda harus menjadi seorang yang kuat
Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang karena yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan.
Tetapi janganlah hanya melakukan. Jangan hanya bekerja. Kerjakanlah sesuatu yang berguna. Dan yang berguna itu, bukan hanya berguna untuk Anda, tetapi terutama yang berguna untuk orang lain.
Seperti seorang guru play group, yang menunda tidurnya di malam hari, untuk menyiapkan pelajaran yang menarik dan mencerahkan bagi anak – anak kecil yang masih mudah menangis itu…; sebetulnya dia tidak melakukan sesuatu yang hanya penting baginya.
Dia membuat persiapan dengan penuh kasih sayang itu untuk keuntungan bayi – bayi yang agak dipaksa bersekolah oleh orang tua mereka.
Tetapi bila dia ingin menjadi guru taman bermain yang berhasil, atau menjadi apa pun yang cemerlang, itulah satu – satunya cara; yaitu bekerja keras untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, sebanyak mungkin orang lain.
source : dunia-motivasi.blogspot.comrepost by : ceritabos.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
