Showing posts with label Potret Kehidupan. Show all posts
Showing posts with label Potret Kehidupan. Show all posts

Monday, February 28, 2011

Berbagi dengan Teman Adalah Cara Termudah Lewati Msa-masa Sulit

Realita memang tak selalu berbanding lurus dengan harapan. Ketika Anda dihadapkan pada situasi tersebut apa cara ampuh untuk mengatasinya?

Kita semua mungkin pernah merasakan masa-masa sulit sekaligus fase keterpurukan dalam kehidupan yang kita jalani. Entah karena realita yang kita hadapi meleset jauh dari harapan yang terlanjur membumbung tinggi di awan, kehilangan orang yang Anda sayangi, mencari pekerjaan ketika resesi ekonomi global melanda atau ketika berbagai pekerjaan secara bersamaan menuntut penyelesaian dari tangan Anda, dan sebagainya.

Ya, masa-masa sulit tersebut memang akan selalu menjadi pewarna dari perjalanan hidup kita. Kunci untuk dapat melewatinya dengan sukses adalah keyakinan untuk tidak menyerah begitu saja pada keadaan.

Berikut ini beberapa tip yang dapat membantu mengalirkan kekuatan Anda untuk bisa berdamai dengan fase kesulitan tersebut, seperti dilansir Idiva.

Kesulitan membuat orang jadi kuat

Meskipun Anda tidak menyadarinya, kesulitan sering kali menciptakan beberapa cara misterius yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi hal tersebut. Pada fase itu, Anda seperti mendapatkan bekal kesabaran lebih, kekuatan batin, dan daya tahan pikiran. Nah, babak itulah yang kemudian menguatkan Anda ketika berbagai tantangan kembali menghadang Anda di kemudian hari. Kekuatan ini pulalah yang memungkinkan Anda untuk berbagi pengalaman dan menguatkan orang lain saat mereka dilanda situasi sulit tersebut.


Istirahat sejenak

Siapa bilang Anda harus duduk santai dan tak mengerjakan apa-apa? Dalam titik ini, Anda hanya sekadar meluangkan waktu sejenak untuk menghela nafas dan berpikir jernih. Langkah beberapa menit ini akan membantu Anda mewujudkan gambaran baru yang lebih besar untuk sebuah langkah yang lebih baik dalam hidup kita.

Berbagi dengan teman

Berbagi cerita dengan seseorang akan meringankan sedikit beban yang menggelayuti pikiran Anda. Dengan berbagi, setengah masalah Anda memang tetap berada di kepala, tetapi setengahnya lagi akan terhempas seiring dengan “curhat” yang Anda lakukan pada seseorang. Jangan ragu untuk menelpon teman dan berbagi masalah dengannya. Cara ini akan membantu Anda terhindar dari stres sekaligus merekatkan tali persahabatan dengan teman Anda.

Yakinlah bahwa semua ini akan berlalu

Jauh di lubuk hati Anda, tanamkanlah selalu baik secara lisan ataupun dalam sekadar berikrar dalam hati bahwa semua fase ini akan terlewati sesegera mungkin dan Anda pun akan lulus menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Teknik ini sangat membantu Anda dalam mengeliminir beban yang menghimpit pikiran Anda secara perlahan-lahan.

Luangkan waktu untuk berpikir positif

Akhirnya, luangkahlah waktu yang tenang untuk merenung dan bermeditasi atas semua pelajaran dan berkah yang Anda dapat dari kesulitan tersebut. Proses ini memungkinkan Anda untuk beralih dari perangkap negatif yang mengincar di sekitar Anda.

Ingat, masa-masa sulit terjadi karena suatu alasan. Salah satu alasan utamanya adalah kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan pelajaran hidup baru yang kelak mengantarkan Anda pada tataran kesuksesan.

www.forum-buku.blogspot.com

Sunday, December 12, 2010

2 Pemuda Afrika Naik Haji dengan Sepeda

Dua pemuda dari Afrika Selatan memiliki cara unik untuk pergi berhaji ke Tanah Suci. Selama 8 bulan, mereka mengayuh sepeda dari Cape Town, Afrika Selatan, hingga ke Arab Saudi untuk memenuhi rukun Islam yang ke-5.

Kedua pemuda yang penuh semangat itu adalah Nathim Cairncross (28) dan Imtiyaz Ahmad Haron (25). Ketika tiba di perbatasan Saudi, keduanya mengaku sangat senang karena akan mewujudkan mimpinya untuk berhaji.


“Kami mengayuh dari Cape Town sampai ke Kerajaan (Arab Saudi) merupakan pengalaman yang melelahkan. Kami ingin pergi dengan cara begini sehingga kita siap menghadapi kerasnya pengalaman dalam menjalankan ibadah haji,” tutur Cairncross yang bekerja sebagai perencana kota kepada Arab News melalui telepon. Demikian dikutip dari Arab News (27/10/2010).

Keduanya memulai perjalanan dengan sepedanya pada 7 Februari alias 8 bulan lalu. Mereka mengayuh melalui Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Tanzania, Kenya, Turki, Suriah dan Yordania sebelum mencapai perbatasan Saudi.

“Ini adalah haji pertama kami. Kami bisa datang untuk haji dengan pesawat, tapi kami ingin melakukan perjalanan dengan jalan berbeda, jadi kami memilih untuk menggunakan sepeda kami. Apalagi bersepeda adalah sesuatu yang paling kami suka,”

Mereka berdua telah mengayuh 80 km hingga 100 km per hari dan beristirahat di tenda-tenda atau masjid setelah malam. Begitu fajar menjelang, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan.

Di sepanjang jalan, mereka bertemu dengan orang-orang yang sangat baik dan sopan. Di setiap tempat yang dilewati, orang-orang memberi sambutan hangat. Bahkan saat tahu kedua pemuda itu akan berhaji, orang-orang semakin senang.

“Makanan tidak pernah menjadi masalah karena orang-orang menawari kami makanan. Tentu saja, membosankan mengayuh sepanjang perjalanan, terutama saat melewati daerah pegunungan,”

Bahasa adalah masalah besar bagi mereka berdua. Karena itu ketika mulai memasuki negara-negara Arab, mereka memutuskan untuk sedikit belajar bahasa Arab, terutama saat perjalanan melalui Suriah dan Yordania.

“Ketika kami tiba di perbatasan Saudi, para petugas keamanan sangat ramah saat menyapa dan menyambut kami. Mereka juga senang saat tahu kami telah melakukan perjalanan sulit untuk memenuhi impian berhaji,”

“Kami datang dengan anggaran yang sangat kecil, dan kami temukan orang-orang yang menawarkan uang lokal kepada kami dan memenuhi kebutuhan kami,”

Meski demikian, keduanya tidak mengalami masalah serius selama perjalanan melewati sembilan negara dalam waktu berbulan-bulan. “Yang kami lakukan adalah mengganti ban dan tabung, dan mengepaskan pedal rantai dari waktu ke waktu,”

Ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk naik sepeda, Cairncross berkata, “Ini memberi kita banyak kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang yang berbeda di negara yang berbeda juga.”

Cairncross dan Haron adalah mahasiswa hukum Islam dan mempelajari Syariah. “Saya bergabung dengan satu universitas lalu menyelesaikan kursus perencanaan kota dan sekarang saya bekerja di bidang konstruksi,”

Keduanya belum menikah dan sangat hobi olahraga. Cairncross menyukai selancar angin di sepanjang pantai dan laut, sedangkan Haron, gemar kickboxing dan mendaki gunung. Setelah berhaji, keduanya akan kembali ke rumah melalui Afrika Barat.

Bagaimana dengan kita? saya dan juga anda? mari kita semaikan asa untuk bisa mengikuti jejak keduanya: bertamu ke rumah-Nya!!!

www.forum-buku.blogspot.com

Monday, November 15, 2010

Potret Kehidupan Anak Jalanan

Terasa sedih rasanya bahkan ingin menangis apabila melihat anak anak kecil meminta minta ada juga yang berjulan menjajakan ,Koran…saya berfikir apabila salah satu dari mereka adalah adik kandung saya apapak saya tega membiarkan adik saya kepanasan kesana kemari mencari uang untuk sesuap nasi untuk bertahan hidup.padahal masa-masa mereka adalah masa penuh keceriaan penuh asa cita yang indah,mereka seharusnya bukan dijalannan ,tetapi usia mereka sepatutnya duduk menis dibangku sekolah belajar dan bermain bersama teman-teman sebayanya,itulah merupakan dasar pemikiran saya sehingga saya mengangkat tema ini sebagai bahan pembelajaran kita serta renungan para pembaca.


Kita ketahui Negara mana yang tidak ada orang miskin hamper semua dibelahan bumi ini rakyatnya miskin…kemiskinan itu sendiri tidak dapat diberantas atau dihilangkan tetapi bagaimankah kita mengurangi angka kemiskinan itu sendiri.

Kemiskinan merupakn masalah tiap Negara,peyebab kemiskinan itu sendiri banyak sekali .diantaranya pendapat seseorang yang rendah,penganguran dll.dengan pendapatan yang rendah untuk makan saja mungkin sudah senang apalagi untuk biaya sekolah.

Akhirnya anak anak yang seharusnya bersekolah terpaksa outus sekolah dan oleh orang tuanya pun disuruh berjulan atau meminta dijalan-jalan mau kerja apa usia saja masih belia ,kemampuan pun tidak punya ,.bahkan tubuh dan pakaianpun tak terurus lahhi, mereka menjadi anak anak gelandangan yang tak mempunyai impian dan tujuan yang jelas kedepannya masalah utama ini adalah kemiskinan yang keterkaitannya dengan pendapatan. Apakah mereka tidak mempunyai hak yang sama denagn anak-anak yang lain dalam bidang pendidikan,apakah tidak ada lagi yang peduli

www.forum-buku.blogspot.com

Pemulung Penyelamat Lingkungan

Pemulung adalah orang yang pekerjaannya mencari barang barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Dan paling banyak dari pemulung adalah mencari barang bekas berbahan plastik seperti bekas botol atau gelas air mineral. 

Barang bekas berbahan plastik paling banyak mereka cari karena mungkin lebih mudah untuk menjualnya kembali. Jadi bisa dikatakan bahwa pemulung adalah pengumpul barang bekas plastik.

Dalam sebuah acara radio Utan Kayu dijelaskan bahwa plastik yang terkubur ke dalam tanah baru bisa terurai setelah 300 tahun. Jadi lamanya plastik bertahan dalam tanah lebih dari tiga kali lipat umur manusia. 

Kalau dibakar maka akan menimbulkan polusi udara dan kalau dibiarkan akan menimbulkan banjir. Buktinya di sepanjang kali yang ada di Jakarta banyak sekali terdapat sampah-sampah plastik.
Mendaur ulang plastik adalah langkah yang sangat tepat untuk melestarikan tanah, udara dan air kita. 

Pemulung adalah orang yang sangat berperan penting dalam mengurangi tercemarnya tanah oleh plastik. Jadi pemulung yang kita pandang sebelah mata itu adalah penyelamat lingkungan kita. Sebuah profesi yang perlu dihargai.

www.forum-buku.blogspot.com

Friday, November 12, 2010

Bedanya Orang Kaya dan Miskin

** 1. Orang kaya tidak akan merayakan tahun baru dengan cara kuno memakai knalpot rusak di jalanan. Orang miskin justru sebaliknya, menghabiskan bensin dengan blayeran di jalan .

**2. Orang kaya menjaga sholatnya, menjaga tutur kata dan perbuatannya supaya selaras dan selalu berusaha untuk menetapi kebaikan. Orang miskin malas bahkan tidak mau sholat.


** 3. Orang kaya berdoa pada Tuhan untuk diberikan rizki dan ikhlas menerima rizki yang diberikan oleh Allah kepadanya. Orang miskin meminta rizki bukan pada Tuhan (padahal Allah jualah yang megirimkan rizki kepadanya).

** 4. Orang kaya dalam keadaan banyak uang atau tidak punya uang sama sekali dapat menghadapi dua kondisi tersebut dengan bijak. Saat banyak uang ia tidak boros, dan saat tidak ada uang sama sekali maka ia bekerja. Orang miskin dalam keadaan banyak uang semakin konsumtif, dan dalam keadaan kekurangan uang bisanya menjambret atau minta-minta. Orang kaya tidak lagi diperbudak uang. Orang miskin masih jadi budaknya uang.

** 5. Orang kaya bukan ukuran uang yang dipakai sebagai ukuran kesuksesan namun lapangnya hati, keberserahan diri pada Allah. Bertambahnya keimanan dan ketaqwaan adalah parameter kesuksesannya. Orang miskin memakai ukuran uang sebagai ukuran sukses, semakin banyak uang semakin sukses pulalah ia.

** 6. Orang kaya tidak pernah khawatir kehilangan kekayaannya karena ia percaya Allah memberikan rizki pada semua. Orang miskin selalu diliputi kekhawatiran kehilangan hartanya. Sehingga orang kaya senang berbagi karena ia tahu besarnya manfaat berbagi. Orang miskin pelit dan takut berbagi karena takut hartanya habis.

** 7. Orang kaya dalam bekerja selalu berusaha memberikan lebih banyak dari gaji yang ia dapat. Orang miskin masih berpikir kerjanya disesuaikan dengan gajinya saja.

** 8. Orang kaya pandai memanfaatkan waktu. Orang miskin pandai menyia-nyiakan waktu.

** 9. Orang kaya berusaha membuat kualitas diri yang baik sehingga ia selalu melakukan kebaikan dan perbaikan. Orang miskin selalu mengharap keajaiban terjadi (misal pintar mendadak, kaya mendadak).

** 10. Orang kaya sabar terhadap proses. Orang miskin tidak sabar melewati proses.

** 11. Orang kaya selalu berusaha menyelesaikan problem demi problem. Orang miskin berusaha menghindari masalah atau kalau ada malah meninggalkannya.

** 12. Orang kaya suka memaafkan kesalahan orang. Orang miskin sulit memaafkan.

** 13. Orang kaya tidak mencari jabatan tinggi di hadapan orang, yang dicari adalah jabatan tinggi di mata Tuhan. Orang miskin cari jabatan/kepopuleran di mata manusia, sehingga ia kadang menjilat dan menyogok atau menerima sogokan.

** 14. Orang kaya melakukan segalanya mulai sekarang. Orang miskin melakukannya besok.

Saat menuliskan ini saya teringat pada Pak Bas, dosen saya di kampus yang telah mengajari banyak hal pada saya. Beliau mengajarkan bahwa kaya hati, itulah kaya yang sebenarnya.

www.forum-buku.blogspot.com

Thursday, November 11, 2010

7 Kisah Perjuangan Anak Kecil Yang Dikenang Dunia

Kisah perjuangan 7 anak kecil yang bener-benar telah membuatku terharu…bagaimana seorang anak memperjuangkan hak-hak nya untuk tetap bisa diterima dilingkungan masyarakat karena mengidap HIV…sungguh suatu perjuangan yang layak mendapat apresiasi…bener-bener mengharukan….baca detailnya dibawah….

1.Nkosi Johnson,1989 – 2001

lahir pada tahun 1989 di johanesburg.ia tidak pernah tahu ayahnya.Nkosi telah Mengidap HIV positif semenjak lahir,dia diadopsi oleh Gail johnson.Nkosi johnson mulai memjadi perhatian publik pada tahun 1997,ketika sebuah sekolah dasar dikota melville johannesburg menolak untuk menerimanya sebagai murid dikarenakan penyakit HIV-positif yang dia derita.kejadian tersebut menyebabkan kehebohan ditingkat tertinggi politik afrika selatan,konstitusi melarang deskriminasi atas dasar status medis.Nkosi adalah inti pembicaraan di 13 Konferensi AIDS Internasional, di mana ia mendorong korban AIDS yang akan terbuka tentang penyakit dan untuk mendapatkan perlakuan yang sama.ini adalah cuplikan kata sambutan Nkosi:

“kita semua manusia yang sama, Kami memiliki tangan, Kami memiliki kaki, Kami dapat berjalan, kami dapat berbicara, kami memiliki kebutuhan seperti orang lain,jangan takut kepada kami,karena kita semua sama”
Nelson Mandela menyebut Nkosi sebagai “ikon perjuangan untuk hidup”.
Bersama dengan ibu angkat, Nkosi mendirikan sebuah tempat perlindungan HIV positif untuk ibu dan anak-anak mereka, Nkosi Haven’s, di Johannesburg.Pada bulan November 2005, Gail mewakili Nkosi ketika ia menerima Hadiah Perdamaian internasional anak dari tangan Mikhail Gorbachev. Nkosi’s Haven menerima US $ 100.000 hadiah uang dari Yayasan KidsRights serta patung yang telah menamai Nkosi di Nkosi Johnson’s kehormatan.kehidupan nkosi adalah subjek dari buku Kami oleh Jim Woote.


2.Hector Pieterson,1964 – 1976

Hector Pieterson (1964 – 16 Juni 1976) menjadi ikon gambar pada tahun 1976 tentang pemberontakan apartheid di Afrika Selatan ketika berita foto oleh Sam Nzima tentang kematian Hector yang sedang digendong oleh temannya, telah diterbitkan di seluruh dunia. Dia dibunuh pada usia 12 tahun ketika polisi menembaki siswa yang berunjuk rasa. 16 juni berdiri sebagai simbol perlawanan terhadap kekejaman dari pemerintah apartheid. Saat ini, diketahui sebagai Hari Nasional Pemuda – sehari di Afrika Selatan yang menghormati kaum muda dan membawa perhatian terhadap kebutuhan mereka.
16 juni 2002,telah diresmikan sebuah museum Hector Pieterson di dekat tempat dia di Orlando Barat.
gambar dibawah adalah Sam Nzima 16 juni 1976 foto dari Mbuyisa Makhubo membawa Hector Pieterson, diiringi oleh Hector’s saudara, Antoinette.

3.Iqbal Masih,1982 – 1995

Iqbal Masih adalah seorang anak laki-laki Pakistan umur 4 tahun yang telah dijual ke industri karpet sebagai budak dengan harga US$12. Dia disuruh bekerja selama dua belas jam perhari. Karena jam kerja yang lama dan keras,kurang makanan dan perawatan, Iqbal memiliki tubuh yang sangat kecil. Pada usia dua belas tahun, Iqbal bertubuh tak layaknya anak laki-laki yang baru berusia 6 tahun. Pada usia 10 tahun, dia melarikan diri dari perbudakan brutal dan kemudian bergabung dengan Front Pembebasan Buruh bond Pakistan untuk membantu menghentikan pekerja anak di seluruh dunia,iqbal meolong lebih dari 3.000 anak Pakistan lepas dari perburuhan,escape to freedom.
Dia telah dibunuh pada hari Minggu Easter 1995. Diduga oleh banyak pihak bahwa ia telah dibunuh oleh anggota “Carpet Mafia” karena ia membawa publisitas terhadap pekerja anak di industri.
Pada tahun 1994, Iqbal telah dianugerahkan Reebok Human Rights Award. Pada tahun 2000, ketika Hadiah untuk Hak-hak Anak dibentuk, dia diberikan hadiah ini sebagai salah satu laureates.

4.Thandiwe Chama,1991

thandiwe Chama adalah gadis Zambia berusia 16 tahun,dia memperoleh scooped the 2007 International Children’s menyingkirkan 28 nominasi lainnya dari seluruh dunia.hadiah yang prestasius tersebut diberikan kepada thandiwe pada hari minggu oleh pemenang hadiah nobel perdamaian betty williams and Live8 inisiator,sir bob geldof.hadiah berupa patung “the Nkosi” dan uang sebesar 100.000 Euro.
Pada tahun 1999 ketika thandiwe berusia 8 tahun,sekolahnya ditutup karena tidak ada guru,thandiwe beserta 60 anak lainnya berjalan mencari sekolah lainnya.akhirnya semua anak-anak tersebut ditampung di the Jack Cecup School.diperkuat dengan prestasinya,thandiwe selalu meneriakkan tentang hak-hak anak sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.thandiwe terus bersuara,misalnya dengan berbicara didepan gereja tentang anak-anak dan AIDS,tetapi masalah tidak selalu mudah dibahas di gereja.bersama dengan temannya dia menulis dan mengilustrasi sebuah buku yang berjudul “the chicken with AIDS” yang menceritakan tentang kisah anak-anak penderita AIDS.
“Ini sangat penting untuk mengetahui bahwa anak juga mempunyai hak. Di sekolah saya belajar tentang hak. Dan kemudian saya tahu bahwa ini adalah sesuatu yang ingin saya untuk memerangi. Karena jika anak-anak telah diberi kesempatan, mereka yakin dapat berkontribusi di dunia ini membuat tempat yang lebih baik. “- Thandiwe Chama

5.Om Prakash Gurjar,1992

Pada usia lima tahun,dia diambil dari orang tuanya dan bekerja diladang selama 3 tahun.setelah itu dia menjadi aktivis di Bachpan Bachao Andolan,dia berkampanye tentang pendidikan gratis di rajasthan.dia kemudian membantu mendirikan sebuah network yang dikenal dengan nama “child friendly villages”,tempat anak-anak yang dihormati dan hak-hak pekerja anak tidak diperbolehkan. Dia juga mengatur network yang bertujuan untuk memberikan semua anak-anak yang lahir sertifikat sebagai salah satu cara untuk membantu melindungi mereka dari eksploitasi. Dia juga bekerja untuk memastikan anak-anak diberikan akte kelahiran. Dia mengatakan registrasi tersebut merupakan langkah pertama menuju enshrining hak anak-anak, membuktikan usia mereka, dan untuk membantu melindungi mereka dari perbudakan, perdagangan, perkawinan atau dipaksa melayani anak sebagai tentara.
Dia telah dianugerahkan Internasional Anak Hadiah Perdamaian oleh mantan Presiden Afrika Selatan FW de Klerk, yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993.

6.Samantha Smith,1972 – 1985

Samantha Reed Smith adalah siswi Amerika dari Manchester, samantha menjadi terkenal di era Perang dingin Amerika dan Uni Soviet. Pada bulan November 1982, ketika Smith berusia 10 tahun, dia menulis surat kepada pemimpin Uni Soviet Yuri Andropov,dia menanyakan mengapa hubungan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat begitu menegangkan.kemudian surat tersebut dimuat koran Soviet di Pravda. Samantha sangat senang mengetahui bahwa surat itu telah diterbitkan, Namun, dia tidak mendapatkan balasan. Dia kemudian mengirim surat ke Uni Soviet’s di Duta Besar Amerika Serikat untuk menanyakan apakah ada respon dari tuan Andropov. Pada tanggal 26 April 1983, ia mendapatkan respon dari Andropov.

Smith menarik perhatian media luas di kedua negara tersebut sebagai “Goodwill Ambassador”, dan menjadi dikenal sebagai “Duta Besar Amerika Serikat yang lebih muda” berpartisipasi dalam kegiatan perdamaian di Jepang. Dia menulis sebuah buku dan co-bintang dalam serial televisi, sebelum kematiannya pada usia 13 tahun di Bar Harbor Airlines Penerbangan 1808 pesawat crash.

7.Anne Frank,1929 – 1945

para pembaca pasti pernah dengar tentang kehebohan diary anne frank..
Annelies Marie “Anne” Frank (12 Juni 1929 – Februari/Maret 1945) adalah seorang perempuan kaum Yahudi yang menulis sebuah buku harian ketika ia bersembunyi bersama keluarga dan empat temannya di Amsterdam semasa pendudukan Nazi di Belanda pada Perang Dunia II. Setelah bersembunyi selama dua tahun, grup mereka dikhianati dan mereka dibawa ke kamp konsentrasi yang mengakibatkan seluruhnya tewas kecuali Otto, ayah Anne. Otto kembali ke Amsterdam dan dia menemukan buku harian anaknya. Karena yakin akan uniknya catatan tersebut, Otto berusaha mempublikasikannya.

Buku harian tersebut diberikan kepada Anne pada ulang tahunnya yang ketiga belas dan mencatat rentetan peristiwa-peristiwa kehidupan Anne dari 12 Juni 1942 hingga catatan terakhir pada 1 Agustus 1944. Akhirnya buku harian itu diterjemahkan dari bahasa Belanda ke berbagai bahasa dan menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca di dunia. Beberapa produksi teater dan film juga mengangkat tema diari ini. Buku harian yang digambarkan sebagai karya yang dewasa dan berwawasan ini menyodorkan potret kehidupan sehari-hari yang mendalam di bawah pendudukan Nazi; melalui tulisannya, Anne Frank menjadi salah satu korban Holocaust yang paling banyak dibicarakan.

www.forum-buku.blogspot.com

Wednesday, November 10, 2010

Suatu Pengertian

Sajak-sajak mengalir melaluisela dedaun hijau yang menghiasi padang rumpu tdi puncak bukit, meratapi hawa dingin sebuah arti dalam tatapan panjang pengelana.”

kau akan mengerti berharganya teman saat dirimu kesepian
kau akan mengerti berharganya sehat saat kau sakit
kau akan mengerti berharganya uang saat kau bangkrut
kau akan mengerti berharganya waktu ketika sibuk
kau akan mengerti berharganya sesuap nasi saat kau lapar

kau akan mengerti berharganya setetes air saat kau haus
kau akan mengerti berharganya kasih sayang saat kau terasingi
kau akan mengerti berharganya sebutir cahaya saat kau gelap
kau akan mengerti berharganya cinta saat kau tak dicintai
kau akan mengerti berharganya lembaran buku saat kau tak punya sumber informasi
kau akan mengerti berharganya berbagi saat kau penuh kekurangan
kau akan mengerti berharganya keluarga saat kau berpisah dengannya
kau akan mengerti berharganya ilmu saat kau berada di tempat asing
kau akan mengerti berharganya perjuangan saat kau jatuh
kau akan mengerti berharganya hidup saat mendekati ajal

www.forum-buku.blogspot.com

Realita Kehidupan Memilukan Ditengah Keramaian

Kulangkahkan kaki setapak demi setapak, melangkah pelan dipadang gersang, didepan mata kudapati gambaran pilu sebuah kehidupan. Sesosok tua berjalan terseok-seok di pingiran kota, diantara gedung-gedung megah perkotaan, ia terus berjalan, bertumpu pada kedua tangannya, dua kakinya tak lagi berdaya menopang tubuhnya yang meski tak lagi berdaging. Laki-laki tua itu, kulihat wajahnya yang tirus dan layu, namun sinar di matanya mengatakan keikhlasan dan keberanian. Hatiku iba, inginku ulurkan tangan ini, tapi ingin itu tak jua berbuah nyata.

Mata kecilku tak sanggup menyaksikan pemandangan didepanku ini yang setiap detik meski pelan tapi kurasakan ia pun semakin jauh dari pandangan. Kulemparkan pandangan membuang arah, mencoba tangkis kesedihan, tapi malang, malah kudapati sesosok laki-laki tua kecil berseragam hijau mendorong gerobak sampah warna merah, pergi pagi sekali. Ia sibuk punguti sampah-sampah masyarakat kota. Ia, laki-laki tua kecil berseragamkan kain hijau tengah mendorong gerobak sampah merah, tubuhnya tak lebih tinggi dari gerobak sampah sehingga jikalau engkau lihat dari kejauhan, maka seakan-akan gerobak merah itu berjalan sendiri. Ah, kucoba acuh, tapi alam kecilku menolak, kudapati jiwaku tersentil oleh keegoisanku, kekanak-kanakanku, kesombonganku menelentarkan sekeping mata uang, padahal itu sangat berarti bagi mereka.

Sekali lagi, mataku ku buang arah, coba tak pedulikan, karena aku adalah manusia terhormat. Entah apa hendak Tuhan kepadaku, mataku tak pernah lepas dari pandangan-pandangan getir tersebut, kali ini sesosok anak kecil dengan kakinya yang lincah, menari-nari sambil bernyanyi riang di depan ribuan manusia lalu-lalang di tengah terik siang yang membakar. Kuamati ia beberapa menit lamanya, tak satupun kulihat manusia-manusia terhormat itu, mungkin termasuk golonganku, mengulurkan tangan dari balik kaca mobil mewah mereka. Mungkin panas memburamkan penglihatan mereka. Tapi aku salut, atau mungkin sinis, terhadap semangat dan pantang menyerahnya. Meski manusia-manusia terhormat terlihat acuh, tapi anak kecil itu tak pernah sedetikpun membuang senyum tulusnya. Anak kecil itu terus memainkan alat musik sambil bernyanyi, meski tak seorangpun yang mau memperdengarkannya. Kali ini aku tak ingin membuang arah, aku tak ingin pura-pura acuh. Aku ingin pejamkan mata sejenak, mencoba berdamai dengan mata hati, membiarkan hati kecil berbicara dan mengatakan bahwa ada kehidupan penuh pilu disekitar kemegahan. Aku terus pejamkan mata kecilku, hingga butiran bening mengalir pelan dari kedua sudut mata ini.

www.forum-buku.blogspot.com