Showing posts with label Kisah Tragedi. Show all posts
Showing posts with label Kisah Tragedi. Show all posts

Monday, October 3, 2011

Sopir Bis Turunkan Seorang Ibu dan Bayinya yang menangis terus

Oregon - Seorang sopir bus di Amerika Serikat dikecam dan dikenai sanksi karena mengusir seorang penumpang wanita beserta bayinya dari bus yang dikemudikannya. Pengusiran itu dilakukan karena sang bayi terus-menerus menangis di dalam bus.

Enam penumpang telah melaporkan perbuatan sopir wanita asal Hillsboro, Oregon, AS tersebut.

"Ini sesuatu yang kami tanggapi dengan sangat serius," kata Mary Fetsch, juru bicara TriMet, otoritas transit Portland, Oregon seperti dilansir News.com.au, Selasa (4/10/2011).

Seorang penumpang bus tersebut, Jennifer Chapman, mengatakan pada surat kabar lokal, The Oregonian, sopir tersebut awalnya menggunakan pengeras suara untuk menyuruh wanita tersebut mendiamkan bayinya yang sedang menangis.

"Saya tak bisa mengemudi dengan adanya suara itu," seru sopir yang tidak disebutkan namanya itu.

Dikatakan Chapman, karena tangisan bayi tak kunjung berhenti, sopir itu pun menghentikan kendaraannya dan berjalan mendekati ibu dan anak tersebut. Sopir pun menyuruh ibu dan anak turun dari bus meski saat itu hari telah malam. Diusir begitu, ibu dan anak itu pun angkat kaki dari bus.

Menurut Chapman, beberapa penumpang lain kemudian ikut meninggalkan bus karena kesal dengan sikap sopir tersebut.

Akibat insiden itu, sopir bus tersebut dikenai sanksi administratif. Untuk sementara dia tidak dibolehkan bekerja. Para pejabat TriMet berencana untuk bertemu sopir bus tersebut pekan ini guna membahas insiden tersebut.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/10/04/110646/1736300/1148/?992204topnewssource : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com

Sunday, October 2, 2011

Sangat Memilukan : ...."Mama, aku sangat mencintaimu

Anak perempuan kecil yang malang ini memberitahukan ibunya,"Mama, aku baru saja melukis memakai lipstik mama".

Ibunya yang mendengar hal itu lalu melihat lipstik mahal yang baru saja dibelinya telah tinggal setengah dan wajah dan tangan dan baju anak perempuan telah belepotan dengan lipstik tersebut. Dengan sangat marah, ibu itu mengamuk dan memukuli anak perempuan kecil yang malang tersebut tanpa menghiraukan tangisan dan jeritan dari mulut kecilnya.

Kemudian setelah berhasil melampiaskan emosinya, ibu ini baru sadar kalau anak perempuannya sudah gak bergerak lagi. Ia pun menguncangkan tubuh anaknya sambil menangis dan memohon agar anak perempuannya membuka matanya.

Tapi terlambat,..... jantung anak perempuan itu telah berhenti berdetak.
Dan saat sang ibu melihat ke seprei tempat tidur anaknya, disitu tertulis sebuah tulisan dengan tinta lipstik merah yang tertulis: "Mama, aku sangat mencintaimu".source : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com

Saturday, October 1, 2011

Kisah Bocah 5 Thn Jual Lukisan Monster-nya untuk Obati Penyakit Kanker nya

Bocah identik dengan anak-anak yang masih kecil, mungkin umurnya tidak sampai 10 tahun. Bocah selalu menikmati masa kecilnya dengan selalu bermain dan bermain. Tetapi berbeda dengan bocah berumur lima tahun ini. Dia menghabiskan masa kecilnya dengan berjualan lukisan monster khayalannya. Kondisinya yang sangat memprihatinkan.



Tanpa perlu menggantungkan diri pada belas kasihan donatur, seorang bocah berumur lima tahun mampu membiayai sendiri pengobatan untuk penyakit kanker yang dideritanya dengan cara menjual lukisan monster khayalannya. Bocah berumur lima tahun mampu membiayai sendiri pengobatan untuk penyakit kanker yang dideritanya dengan cara menjual lukisan monster khayalannya.

Seperti dikutip dari Dailymail, pada 13 September 2010 seorang bocah laki-laki bernama Aidan Reen didiagnosis mengidap acute lymphoblastic leukaemia yakni sejenis kanker ganas yang menyerang sumsum tulang belakang. Meski peluang kesembuhannya 90 persen, terapinya sangat sulit dan butuh biaya yang tidak sedikit.

Diagnosis itu langsung membuat orangtuanya, Katie dan Wiley Reed gelagapan karena keduanya hanyalah keluarga sederhana yang tinggal di Kansas City. Wiley yang berusia 31 tahun hanya bekerja sebagai teknisi onderdil pesawat terbang yang penghasilannya bisa dibilang pas-pas'an.

Beruntung selama ini Aidan punya hobi menggambar dan bakat itu diketahui oleh Mandi Ostein, kakak perempuan Aidan. Ostein yang berusia 26 tahun lantas berpikir untuk memanfaatkan hobi Aidan agar tidak terlalu menggantungkan diri pada belas kasihan para donatur.

Akhirnya sejak saat itu, Aidan makin produktif menggambar dan hampir semua gambar yang ia lukis adalah gambar monster. Menurut pengakuannya sendiri, Aidan memang sejak dulu menyukai sosok-sosok yang seram dan menakutkan.

"Aku suka menggambar kesatria, badut-badut seram, dan alien. Aku juga suka berpakaian seperti penjahat atau zombie. Jika aku besar nanti aku mau bikin boneka dan topeng-topeng seram," ungkap Aidan.

Awalnya Ostein memang hanya ingin mencari tambahan biaya pengobatan, namun siapa sangka hasil penjualan gambar buatan Aidan justru bisa menutup seluruh biaya pengobatan. Dari sekitar 3.000 gambar yang dijual, sebanyak 2.460 gambar berhasil dijual dan terkumpul US$ 30.000 atau sekitar Rp 257 juta. Dikatakannya, pesanan gambar datang dari berbagai negara terutama Jepang, Italia dan Brazil.

Tidak hanya menghasilkan uang, hobi Aidan menggambar monster juga disebut-sebut sangat membantu proses pengobatan. Dengan menyalurkan kreativitasnya secara positif, Aidan sukses mengalihkan perhatiannya pada kanker ganas yang sedang menggerogoti tubuhnya.

Ketika kedua orangtuanya sangat prihatin hingga sering menangisi kondisi Aidan, bocah ini malah sibuk menggambar dan kadang-kadang malah heran kenapa dirinya ditangisi. Saat ini proses terapi berjalan tanpa hambatan dan kini kondisi Aidan sudah jauh lebih baik.
Sumber : http://www.tkjlover.web.isource : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com

Friday, September 30, 2011

Ini Dia Foto Asli Pelaku Bom Solo Yang Dirilis Polri

Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal, Anton Bachrul Alam menunjukan foto pelaku pemboman Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton (GBIS Kepunton) Solo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2011). Polri memastikan pelaku bom bunuh diri di GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah, adalah Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Ahmad Yosep. Hasil itu diperoleh setelah Tim DVI (Disaster Victim Identification) Mabes Polri mencocokkan sidik jari, gigi dan DNA korban dengan keluarga, istrinya Sitria (37) dan anaknya Kusna (4).Sumber : http://foto.okezone.com
source : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com

Bejad !! Perusahaan Kepala Sawit di Kalimantan Bayar Rp.500rb-Rp.2Jt Per-Orang Untuk Membantai Orang Utan

Bejad, Mungkin inilah yang bisa admin sampaikan kepada kalian, dari beberapa hari lalu berita ini terus saja mengusik admin, bagaimana gak dongkol, sebuah perusahaan kelapa sawit di kalimantan membayar karyawannya dan warga sebesar Rp.500rb-Rp.2Jt untuk seekor Orang Utan, Baik hidup maupun mati,. tindakan ini dilakukan karena Orang utan dianggap hama oleh perusahaan, selain itu perusahaan tersebut berencana memperluas area perkebunannya yang kebetulan bersebelahan dengan KBK (Kawasan Budidaya Kehutanan).

Pihak managemen perkebunan merasa tak tau menau soal masalah ini, ujar direktur kelapa sawit yang ditemui sebuah sumber berita yang exelroze.info kutip. ia melanjutkan bahwa dirinya baru masuk perusahaan tersebut september 2010, pembataian itu sendiri terjadi di jeda waktu 2009 sampai 2010.

orang utan disiksa Bejad! Perusahaan Kepala Sawit di Kalimantan Bayar Rp.500rb Rp.2Jt Perorang Untuk Membantai Orang Utan

Seekor urang utan sedang disiksa oknum warga, foto by Tribunnews

Seekor urang utan sedang disiksa oknum warga,
Seorang karyawan membenarkan kejadian itu, karyawan dan warga diminta memburu orang utan, lalu akan dibayar perusahaan tergantung ukuran orang utan tersebut. setelah dikumpulkan orang utan itu lalu dibantai pihak perusahaan, tak hanya membunuhnya, orang utan itu juga dipotong-potong lalu dimasukan ke dalam karung agar mudah dibuang, tempat pembuangan bangkai orang itupun telah disediakan oleh pihak perkebunan, ini menandakan pihak perkebunan mengetahui dan bahkan merencanakan pembataian tersebut.

Reaksi keras pun muncul, Kementrian kehutanan diminta untuk mengusut aksi tersebut, dan siapa saja yang terlibat.tentu kita semua tau jika orang utan adalah hewan yang dilindungi dan terancam punah tapi mereka malah membatainya untuk kepentingan materi. cacian dan makian terus mengalir dari masyarakat yang geram akan tindakan itu.

Oke, Disini exelroze.info meminta kepada kalian untuk menyebarkan berita ini, tujuannya agar kasus ini tak tenggelam, siapapun dia yang terlibat harus diberi sangsi yang keras. saatnya kita peduli kawan-kawan..

source : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com

Sunday, September 25, 2011

Foto Pelaku "Bom Solo" Setelah Kejadian

Bom Bunuh Diri meledak di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS) Kepunton Solo hari ini minggu 25 september 2011 pukul 11.00 WIB beberapa saat setelah kebaktian digelar. Seseorang yang diduga pelaku bom bunuh diri tewas dengan luka parah di bagian perut.. 10 orang dari dua ribu peserta kebaktian gereja terluka parah akibat bom bunuh diri. hingga kini polisi masih menyelidiki identitas pelaku bom bunuh diri di gereja GBIS solo. Bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku tewas dan 9 orang mengalami luka-luka. 2 Orang di antara para korban luka mengalami luka parah. Mereka dilarikan ke sejumlah rumah sakit seperti RS Kasih Ibu, RS Dr Oen Kandang Sapi dan RS Panti Waluyo.

Polisi masih melakukan identifikasi pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Pelaku tidak meninggalkan identitas yang bisa dikenali.

Sebelum melakukan aksi bom bunuh diri, diduga pelaku terlebih dahulu mampir di warung internet Solonet yang letaknya tidak jauh dari Gereja Kepunton. Bahkan, terduga pelaku tersebut diketahui sempat membuka laman Alqaeda dan Arrahman.

Menurut penjaga warnet, Rina Ristriningsih, berdasarkan ciri-ciri foto pelaku bom bunuh diri sama persis dengan salah satu pengunjung warnet. “Ciri-cirinya sama dengan foto pelaku bom yang beredar. Yakni, rambut agak botak, pakai jaket krem, pakai kaca mata, berumur setengah baya dan mengenakan celana hitam,” kata Rina saat ditemui di lokasi, Solo, Minggu 25 September 2011.

Palang Merah Indonesia (PMI) Solo mencatat ada belasan korban luka akibat ledakan bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepuluh (GBIS). Salah seorang korban luka parah menjalani operasi.

Berikut nama-nama korban bom Solo yang menjalani perawatan di RS dr Oen yang diperoleh dari Sekretaris PMI Solo, Sumartono Hadinoto, Minggu (25/9/2011):

Novia 27 th
Septi Roidik 28 th
Restiono
Yulianti 78 th
Delfiana 18 thg
Harioko 78 th
Febe 57 th
Gang Sihan
Anggraini 15 th
Stefanus Suritno 73 th
Febriana
Olivia Putri Yoseni 15 th (operasi)

“Ada 4 orang yang sudah boleh pulang. Kemudian ada juga di RS Brayat Minulya ada 3 orang, sudah boleh pulang semua,” jelas Sumartono. Sumber : www.detik-news.com

source : kisah-fakta.blogspot.com
repost by : ceritabos.blogspot.com