Showing posts with label Dunia Patung. Show all posts
Showing posts with label Dunia Patung. Show all posts

Friday, January 28, 2011

Walking Man : Karya Seni Termahal Didunia (14 Trilyun)

Patung ukiran buatan pemahat terkenal Alberto Giacometti, L'Homme Qui Marche I atau lebih dikenal dengan Walking Man menjadi karya seni termahal yang pernah dijual dalam sejarah dunia pelelangan. Patung yang terbuat dari perunggu itu terjual dengan harga 65.001.250 (Poundsterling) atau 104.327.006 dolar AS (Rp 1,432 triliun).

Harga tersebut mengalahkan rekor karya seni termahal sebelumya, yaitu lukisan sang pelukis legendaris Pablo Picasso, Garon la Pipe yang terjual Rp 1,41 triliun pada 2004.Walking Man juga mengalahkan Portrait de Mme L.R., ukiran karya Constantin Brancusi senilai Rp 370 miliar.

Terdapat empat calon pembeli utama yang menawar harga Walking Man melalui telepon, termasuk Nancy Whyte asal New York yang berhenti di 23 juta. "Ini benar-benar gila," ucap Whyte yang mengaku kaget atas harga patung tersebut. Tak hanya Whyte, sejumlah "pemain" lama pun tidak menyangka harga karya Giacometti itu dapat melonjak sebegitu tajamnya. Pemenang dari pelelangan ini adalah Philip Hook, seorang pakar seni senior.

Terdapat dua versi dari Walking Man, yaitu I dan II. Kedua patung ini diyakini banyak orang sebagai mahakarya Alberto Giacometti.
www.forum-buku.blogspot.com

Friday, April 30, 2010

Bangunan berbentuk binatang raksasa di Indonesia

Ada hewan raksasa di Indonesia?... Sebenarnya ini cuma bangunan yang berbentuk mirip hewan/binatang raksasa. Bangunan-bangunan ini sangat unik dan bisa menjadi tujuan wisata.

Berikut bangunan tersebut:

Museum Komodo
Museum Komodo adalah bangunan yang berbentuk Komodo Raksasa yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Panjangnya 72 meter, dengan lebar 25 meter dan tinggi 23 meter. Bangunan ini merupakan museum fauna yang menyajikan berbagai jenis fauna di Indonesia seperti moluska atau keong, kepiting, reptilia dan amfibia.

Teater Imax Keong Emas
Teater ini berbentuk seperti keong emas yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Theater Imax Keong Emas TMII adalah theater Imax sebagai tempat untuk menonton film-film IMAX. Gedung teater ini memiliki daya tampung tempat duduk 926 orang.

Kura-kura Raksasa
Bangunan Kura-Kura Raksasa ini berlokasi di kawasan wisata Pantai Kartini Jepara, Jawa Tengah. Kura-kura raksasa ini merupakan wahana Sea World atau Dunia Hayati untuk objek wisata.

Graha Garuda Tiara Indonesia
Bangunan ini kalau dilihat dari angkasa akan tampak seperti garuda raksasa, lambang negara Indonesia. Graha Garuda Tiara Indonesia terletak di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Bangunan gedung ini memiliki luas 5 hektar.

Sumber: http://indonesiatop.blogspot.com/
www.forum-buku.blogspot.com

Thursday, February 25, 2010

Cincin Stylish Kawin Obama Ternyata Buatan Indonesia [Orang Barat Kagum Akan Motif Ukiran Cincinnya]

Indonesia tampaknya sudah menjadi bagian yang tak terlupakan bagi Barack Obama. Buktinya, cincin kawin yang dikenakan presiden Amerika Serikat itu kabarnya dibuat dari Indonesia.

Demikian ungkap majalah New York Times Magazine, yang pekan ini memuat edisi khusus mengenai kehidupan rumah tangga Barack Obama dan istrinya, Michelle. Dengan judul sampul "The First Marriage," koresponden New York Times di Washington, Jodi Kantor, menulis artikel panjang mengenai pasangan Obama.

Yang menarik, Kantor mengungkapkan bahwa cincin kawin yang dikenakan Obama ternyata merupakan ukiran emas dari Indonesia. Saat itu, Kantor menceritakan saat-saat upacara pernikahan antara Obama dengan Michelle Robinson pada 3 Oktober 1992.

Upacara pernikahan dipimpin oleh Pendeta Jeremiah Wright. "Dia memegang kedua cincin kawin yang akan mereka kenakan - yang menandakan ikatan baru yang tak terpisahkan - di hadapan para tamu di Gereja Trinity United Church of Christ," tulis Kantor.

"Cincin Michelle tradisional, namun punya Barack merupakan desain ukiran emas dari Indonesia," lanjut artikel itu.

Fakta di balik cincin kawin yang dikenakan Obama itu ditanggapi Anya Strzemien dari harian The Huffington Post. Dia terkesima dengan rumitnya ukiran cincin emas. "Kami selalu mengira bahwa cincin kawin yang dikenakan Obama hanyalah benda emas yang tua, sama seperti yang dipakai para pria kebanyakan. Namun menarik mengetahui bentuk cincin seperti yang diberitakan di majalah New York Times Magazine," ujar Strzemien.

" Well, bentuknya ternyata lebih stylish dari yang kita duga," lanjut dia.

www.forum-buku.blogspot.com

Friday, February 5, 2010

Patung Termahal Seharga 1 Trilliun

Sebuah patung yang menunjukkan laki-laki sedang berjalan terbuat dari perunggu karya pematung Alberto Giacometti laku terjual 65 million pound sterling atau sekitar Rp 974,7 miliar. Inilah patung termahal sebagai karya seni yang pernah dijual di lelang.

Balai lelang Sotheby’s mengatakan, hanya butuh delapan menit dalam penawaran Rabu (3/2), waktu setempat. Setidaknya ada sepuluh penawar untuk mencapai harga yang membuat palu mengetoknya. Karya yang diberi judul “L’Homme Qui Marche I” (Pria Berjalan I), itu harga pembukaannya mulai dari 12 juta pound sterling.

Patung oleh seniman Swiss abad ke-20, ini dianggap sebagai sebuah ikon Giacometti. Karyanya ini dilepas kepada penawar anonim melalui telepon, kata rumah lelang itu.

Harga patung ini mengalahkan harga jual lelang untuk lukisan Pablo Picasso “Boy With a Pipe (The Young Apprentice)” tahun 1905, yang berharga US$ 104.17 juta pada tahun 2004, di lelang New York. Lukisan itu memecahkan rekor Vincent van Gogh yang tahun 1990, laku terjual US$ 100 juta.

“Ini adalah hasil fenomenal … saya kira hasilnya cukup banyak mencerminkan ramainya pasar seni,” kata Helena Newman, seorang kurator spesialis impresionis dan seni modern di Sotheby’s, kepada BBC.

Harga patung naik cepat dengan minat dari penawar yang menelepon dari Eropa, Asia dan Amerika, kata Newman.
www.forum-buku.blogspot.com

Thursday, February 4, 2010

SDN 01 Menteng Minta Patung Obama Dipindahkan

Pihak SDN Menteng 01 berharap, patung Barrack Obama semasa kecil yang bertengger di Taman Menteng, bisa dipindah ke sekolah itu ketika Obama datang nanti.

Demikian dikatakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Purwanto saat ditemui okezone di kantornya, Jalan Besuki Nomor 4, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2010).

“Kami sudah membahas soal patung Obama. Kami berharap patung dipindah ke sekolah karena dulu di situ belum ada taman, itu taman untuk Persija. Jadi karena Obama main di sekolah ini maka lebih tepat kalau patung tersebut ditaruh di sekolah,” ujarnya.

Obama dijadwalkan akan datang ke Jakarta pada pertengahan Maret mendatang. Begitu mendengar kabar ini dari Kedutaan AS, SDN Menteng langsung melakukan persiapan.

Seperti dikatakan Wakil Kepala Sekolah SD 01 Menteng, Akhmad Solikhin, pihaknya membenahi sekolah termasuk taman. Serta mempersiapkan hiburan berupa paduan suara dan seni tari yang dilakukan oleh murid-murid.

Bahkan, Ikatan Alumni SD Besuki (ILUSKI) pun tak mau ketinggalan ambil bagian. “Kemarin mereka menggelar rapat internal namun yang tahu hanya anggotanya saja. Teman-teman masa kecil Obama juga akan datang untuk bernostalgia,” ujar Purwanto.

Namun begitu, Purwanto mengatakan pihaknya belum mengetahui kapan waktu pasti Obama datang ke sekolah itu.

www.forum-buku.blogspot.com

Tuesday, January 19, 2010

Inilah Orang Yang Tahu Rahasia Pembangunan Piramida di Mesir dan Candi Borobudur!



Edward Leedskalnin dan rahasia Coral Castle

"Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia (Candi Borobudur) mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif."

Kalimat terkenal di atas diucapkan oleh Edward Leedskalnin, seorang misterius yang membangun monumen yang juga sama misteriusnya, Coral Castle.

Ia lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur.

Coral Castle sendiri adalah sebuah struktur bebatuan yang terletak di Homestead, Florida. Struktur ini terdiri dari batu-batu megalitik yang masing-masing memiliki berat beberapa ton. Kebanyakan batu yang digunakan adalah jenis batu oolite yang mengandung fosil cangkang dan coral.

Pada awalnya, Coral castle dibangun di sebuah kota kecil bernama Florida City. Namun pada tahun 1936, lokasi Coral Castle dipindahkan ke Homestead dimana bangunan itu kemudian memperoleh kemashyurannya. Butuh waktu selama tiga tahun untuk memindahkan semua bebatuan yang ada di tempat itu ke rumah barunya.

Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Coral Castle hingga kematiannya di tahun 1951.

Coral Castle yang dibangun oleh Edward sejak lama dianggap sebagai salah satu struktur bebatuan paling menakjubkan yang pernah dibangun pada abad ke-20. Bahkan sebagian orang menyamakannya dengan Stonehenge. Apa yang membuat orang takjub adalah kenyataan bahwa Edward membangunnya sendirian.

Coral Castle memiliki luas sekitar 4 hektar dan terdiri dari 1.000 ton bebatuan yang bersama-sama membentuk dinding, ukiran, perabot dan menara kastil. Hebatnya, batu-batu besar ini disatukan tidak dengan menggunakan sarana perekat apapun. Mereka hanya ditumpuk dengan memanfaatkan beratnya untuk menjaganya tetap menyatu. Dan sama seperti piramida, tumpukan bebatuan ini begitu rapat dan sempurna sehingga celah antara dua batu tidak dapat ditembus oleh cahaya.

Kehebatan yang lain dari pekerjaan tangan Edward adalah sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Coral Castle. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis. Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya.

Di dalam area Coral castle juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton.

Menara ini dihiasi dengan teleskop buatan, obelisk, air mancur, kolam, perabot dan patung-patung objek-objek astronomi. Perabot yang ada di dalamnya termasuk meja berbentuk hati, 25 kursi goyang, kursi yang berbentuk bulan sabit, bathtube, tempat tidur dan sebuah singgasana kerajaan.

Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari. Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tahun 1986.

Sekelompok insinyur lalu dipanggil untuk memperbaikinya. Dibutuhkan 6 pria dan derek seberat 50 ton untuk memindahkan dan memperbaikinya. Yang mereka temukan mengenai gerbang ini sungguh menakjubkan. Mereka menemukan batu gerbang tersebut memiliki lubang yang sempurna dan Edward ternyata telah menyeimbangkannya hanya dengan menggunakan batang besi dan bearing truk.

Dari sini diketahui bahwa Edward membuat lubang berdiameter 8 kaki di sisi batu bagian atas menembus sisi bawah batu. Lalu ia memasukkan batangan besi ke dalam lubang itu dan menyangga bagian bawah gerbang dengan bearing truk. Yang luar biasa adalah, ia membuat lubang tersebut hanya dengan menggunakan peralatan tangan. Menurut para ahli, pada masa ini, untuk membuat lubang dengan kesempurnaan seperti itu, dibutuhkan peralatan dengan teknologi laser.

Pada tahun 2005, gerbang itu kembali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan tidak bisa membuat gerbang itu berotasi sebaik dan selancar awalnya.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, apa yang paling menakjubkan dari Coral castle adalah kenyataan bahwa semua struktur di tempat itu dibangun oleh satu orang hanya dengan menggunakan teknologi dan peralatan seadanya.

Bayangkan, masing-masing batu di dalam Coral Castle memiliki berat rata-rata 14 ton. Batu terbesar memiliki berat 27 ton dan batu tertinggi adalah dua monolitik yang memiliki tinggi 7,6 meter masing-masingnya.

Bagaimana caranya Edward membuat dan mengangkat bebatuan berat itu sendirian ?

Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti piramida dan Stonehenge. Yang lain mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.

David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda. David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Apakah Edward Leedskalnin memang telah menemukan rahasia masa purba ? Apakah ia menemukan kunci menaklukkan gravitasi ? Jawabannya, mungkin tidak.

Karena foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle. Jika kalian melihat foto di bawah ini, kalian mungkin akan mengerti maksud Block and Tackle.

Memang, walaupun ia menggunakan metode yang umum, tidak dapat dipungkiri bahwa Edward memiliki kelebihan dibanding pekerja biasa. Ia memiliki pengetahuan mengenai keseimbangan dan gravitasi dengan baik.

Website resmi Coral Castle menulis "Jika ada yang bertanya kepada Ed bagaimana caranya ia memindahkan batu-batu Coral itu, maka Ed akan menjawab bahwa ia mengerti hukum berat dan daya ungkit (leverage)."

Pada Desember 1951, Edward yang saat itu sudah berusia 64 tahun menaruh sebuah papan bertuliskan "Pergi ke rumah sakit" di gerbang Coral Castle. Setelah itu ia naik bus sendirian ke rumah sakit Jackson Memorial di Miami. Tiga hari kemudian, Edward meninggal karena penyakit kanker perut.

Ya, Edward Leedskalnin memang misterius.

Seringkali orang-orang menanyakan alasan mengapa ia mau menghabiskan hidupnya hanya untuk membangun monumen ini. Biasanya Ed hanya tersenyum dan menjawab "Sweet Sixteen", merujuk ke Agnes, tunangannya yang telah menghancurkan hatinya.


(coralcastle.com, wikipedia, crystalinks.com)

www.forum-buku.blogspot.com

Sunday, January 3, 2010

Sejarah Patung Liberty


Patung Liberty, kebanggaan dan simbol Kota New York, ternyata bukan dibuat di New York. Patung tersebut, yang ternyata di desain oleh pemahat Prancis, Frederic-Auguste Bartholdi pertama kali dibangun dan disusun di Prancis pada tahun 1874. Patung Dewi Kemerdekaan tersebut dipersembahkan oleh rakyat Prancis kepada rakyat Amerika, sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan Amerika yang ke-100.

Setelah selesai dibuat di Prancis, patung tersebut dibongkar, dan dikemas dalam 200 muatan besar untuk dikirim ke Amerika. Patung Liberty selanjutnya disusun kembali di Bedloe’s Island di mulut pelabuhan Kota New York. Sedemikian lama proses pengepakan ini, hingga patung Liberty baru bisa diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886, sepuluh tahun setelah HUT kemerdekaan Amerika yang ke-100. Dengan tinggi 46 meter dan berat 204 ton, Patung Liberty berdiri diatas landasansetinggi 46 meter. Bagian dalamnya diisi oleh rangka baja, sementara bagianluarnya dibuat dari plat tembaga. Rangka baja patung Liberty, dibuat dan dirancang oleh Gustave Eiffel, orang yang juga merancang dan membangun Menara Eiffel.

www.forum-buku.blogspot.com