Tuesday, August 5, 2008

Misteri Foto Monster "NESSIE" Akhirnya Terungkap

Seorang ahli bedah dari Inggris, Robert Kenneth Wilson, mengklaim telah memfoto “Monster Loch Ness” seperti tampak pada foto di atas yang dikenal juga sebagai “Nessie” yaitu konon mahluk yang hidup bersembunyi di kedalaman air danau “Loch Ness”. Lokasi danau “Loch Ness” ini berada di wilayah Utara Skotlandia, Inggris.

Menurut penuturan Wilson, pada tanggal 19 April 1934 ketika ia sedang mengendarai mobil mengelilingi danau, ia menyaksikan sesuatu obyek yang bergerak di permukaan air danau. Ia menghentikan mobilnya dan segera memfotonya. Hasil fotonya menampakkan gambar leher panjang mirip leher seekor ular naga yang muncul di permukaan air danau

Foto yang dikenal dengan julukan “The Surgeon’s Foto” (surgeon = ahli bedah) ini, selama 60 tahun telah membuat penasaran masyarakat dunia sampai akhirnya pada tahun 1994 terungkap bahwa foto “Monster Loch Ness” yang telah melegenda ini adalah palsu ! Ternyata foto itu adalah foto mainan kapal selam yang di atasnya ditempel mainan ular naga laut (bentuk leher memanjang).

Dan ternyata pula, bukan Wilson yang membuat dan memfoto mainan tersebut. Adalah seorang yang bernama Christian Spurling yang membuat mainan itu. Pengakuan ini dungkapkan oleh Spurling (berumur 90 tahun) menjelang kematiannya.

Spurling menjelaskan lebih lanjut, bahwa ia telah dilibatkan oleh seorang kolektor mainan bernama Marmaduke Wetherell (ayah tirinya), dan kemudian melibatkan Wilson, Asal mulanya, Wetherell, ayah tirinya itu, ingin membalas dendam terhadap orang-orang yang telah mengejeknya atas klaimnya telah menemukan jejak “Nessie” di samping danau (jejak ini ternyata adalah jejak buatan dari kaki kuda nil yang dikeringkan).

Kemudian Wetherell menghubungi Spurling dan memintanya untuk membuatkan mainan kapal selam yang di atasnya ditempel mainan ular naga. Model mainan ini kemudian difoto di permukaan air danau “Loch Ness” dan hasil fotonya diserahkan kepada Wilson yang bertugas sebagai penyebar foto bohongan ini agar bisa dipercaya oleh masyarakat luas.

Kisah tentang Nessie diawali oleh sebuah deskripsi dalam naskah kuno dari abad ke-7. Dalam sebuah catatan tentang rohaniawan Kristen berjudul “Life of St Columba” tulisan Adamnan, ada satu penjelasan mengenai sesosok monster di Danau Loch Ness.

Disebutkan pada tahun 565, rohaniawan St Columba menolong orang-orang Suku Pict (penduduk Skotlandia Kuno) yang tiba-tiba diserang makhluk air raksasa saat berlayar di danau “Loch Ness”. Dengan merapal doa dari daratan, St Columba berhasil mengusir monster tersebut.

Sejak itu, tak ada penjelasan lagi soal Nessie, tetapi ia tetap dibicarakan hingga penghujung tahun 1800-an. Lalu di tahun 1930-an, isu kemunculan Nessie kembali ramai diberitakan. Hal ini sehubungan dibukanya jalan raya di sekitar danau yang memudahkan turis dan petualang melintasi area danau yang memiliki panorama indah itu.

Sejak itu beberapa orang mengklaim telah melihat penampakan “Monster Loch Ness”.

Akibat menerima Telpon Saat HP Di-charge

HARAP DIBACA, MUDAH2AN ANDA TIDAK MELAKUKAN HAL YANG SERUPA!!

1. "Jangan charge HP anda semalaman dan JANGAN ditaruh dekat anda ketika mencharge."
2. "Jangan pernah menjawab panggilan masuk ke HP saat sedang di charge!!"

Beberapa hari yang lalu, seorang laki2 sedang mencharge HP di rumahnya. Disaat yang bersamaan, ada telepon masuk dan dia menjawabnya saat HP tersebut masih tersambung ke kontak listrik.
Setelah beberapa detik, arus listrik masuk ke HP tanpa kendali dan pria muda tersebut terlempar ke lantai dengan kerasnya.
Orangtuanya bergegas datang ke kamarnya dan menemukan dirinya pingsan, dengan detak jantung yang lemah dan jari terbakar.
Dia dilarikan kerumah sakit terdekat, tapi "jiwanya sudah tak tertolong lagi" ketika sampai dirumah sakit.







Sumber: http://kaskus.us/showthread.php?t=996947

Tuesday, July 29, 2008

Efek Jika Anak Kelamaan Diasuh Pembantu

kalo anak kelamaan diasuh sama pembantu .... pas ujian begini deh akibatnya .....

Mengenang Detik-Detik Kemerdekaan INDONESIA

Sebagai WARGA NEGARA INDONESIA yang menghormati bangsanya,,hendaknya kita harus tau bagaimana detik-detik kemerdekaan kita,karena dengan perjuangan para pejuang kita lah , kita dapat hidup tenang di negara tercinta kita INDONESIA

6 Agustus 1945

Sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima di Jepang, oleh Amerika Serikat.

7 Agustus 1945

BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

9 Agustus 1945

Bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki dan akhirnya menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

10 Agustus 1945

Sementara itu, di Indonesia, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri, yang ketika itu terlarang. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir.

12 Agustus 1945

Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI.Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.

14 Agustus 1945

Saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.

Sementara itu Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemonstrasi dan bahkan mungkin harus siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan. Syahrir telah menyusun teks proklamasi dan telah dikirimkan ke seluruh Jawa untuk dicetak dan dibagi-bagikan.

Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan ‘hadiah’ dari Jepang.
15 Agustus 1945

Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. Sutan Sjahrir, salah satu tokoh pemuda mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.

Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.

Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta.

16 Agustus 1945

Gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.
Peristiwa Rengasdengklok

Artikel utama: peristiwa RengasdengklokPara pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka menculik Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, dan membawanya ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.

Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu - buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka langsung menuju ke rumah Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol No. 1 (sekarang gedung perpustakaan Nasional-Depdiknas) yang diperkirakan aman dari Jepang. Sekitar 15 pemuda menuntut Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan melalui radio, disusul pengambilalihan kekuasaan. Mereka juga menolak rencana PPKI untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 16 Agustus.
Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Yamamoto dan Laksamana Maeda

Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, bertemu dengan Letnan Jenderal Moichiro Yamamoto, komandan Angkatan Darat pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda dengan sepengetahuan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang. Dari komunikasi antara Hatta dan tangan kanan komandan Jepang di Jawa ini, Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan.

Setelah itu mereka bermalam di kediaman Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) untuk melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Rapat dihadiri oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56.

Sebelumnya para pemuda mengusulkan agar naskah proklamasi menyatakan semua aparat pemerintahan harus dikuasai oleh rakyat dari pihak asing yang masih menguasainya. Tetapi mayoritas anggota PPKI menolaknya dan disetujuilah naskah proklamasi seperti adanya hingga sekarang.

Para pemuda juga menuntut enam pemuda turut menandatangani proklamasi bersama Soekarno dan Hatta dan bukan para anggota PPKI. Para pemuda menganggap PPKI mewakili Jepang. Kompromi pun terwujud dengan membubuhkan anak kalimat ”atas nama Bangsa Indonesia” Soekarno-Hatta.

17 Agustus 1945
Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi

Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.

Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.

Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.

NASKAH ASLI


18 Agustus 1945

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.

Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih secara aklamasi oleh PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah
seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.

Sementara naskah yang sebenarnya hasil gubahan Muh.Hatta, A.Soebardjo, dan dibantu oleh
Ir.Soekarno sebagai pencatat. Adapun bunyi teks naskah otentik itu sebagai berikut:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, 17 - 8 - ‘45
Wakil2 bangsa Indonesia.

Sumber : http://kaskus.co.id/showthread.php?t=978087

Monday, July 28, 2008

Restotan Paling Aneh Di China

 
Restoran diatas bernama “Guolizhuang Restaurant”, restoran China yang berlokasi di Beijing, China. Keistimewaan restoran ini adalah menyuguhkan menu berbagai macam penis dan testis binatang untuk kesehatan. Di Beijing sendiri ada 4 buah cabang dan di luar negeri dibuka cabang masing-masing satu di Atlanta dan Georgia, di daerah Pecinan (Chinatown).

Berikut di bawah ini adalah suguhan berbagai menu masakan penis binatang yang cukup mengundang selera:
Daftar menu yang menyuguhkan berbagai macam santapan penis dan testis binatang. Didalam daftar tercantum lebih dari 30 macam penis berbagai binatang. Dan khusus untuk tamu istimewa, disediakan pula menu penis yang lain.

Masakan penis sapi jantan yang dipercaya bisa meningkatkan “kejantanan”, disuguhkan dalam bentuk sayatan berbentuk bintang agar menarik.


Penis “yak” (lembu berbulu panjang dari Asia Tengah) disuguhkan bersama hiasan ular naga (dragon).

Sate penis domba (biri-biri) yang diberi bumbu mayonnaise dan keju manis, disuguhkan diatas daun sla.

Penis lembu jantan dan penis anjing disuguhkan dalam satu piring besar.

Penis sering dicelupkan ke dalam saus kecap atau ke dalam saus panas. Untuk wanita, makan penis dipercaya bagus untuk kulit.


Penis keledai disuguhkan di atas daun sla. Bagi para tamu China, tujuan makan organ sex binatang adalah untuk memulihkan libido.


Di restoran Guolizhuang ini, pelanggan bisa juga memesan janin rusa dan janin biri-biri.

Sumber: http://blog-artikel-menarik.blogspot.com/2008/07/restotan-paling-aneh-di-china.html

Kingston Rilis 2 Flash Drive 16 GB

TAIPEI - Perusahaan pembuat memori Kington merilis USB flash drive DataTraveler DT400 dan DT100 terbaru berkapasitas 16 GB.

Untuk DT400, Kingston membenamkan software MigoSync yang membuat pengguna dapat bekerja di berbagai PC berbasis Windows dengan memigrasikan email mereka, serta dapat menjaga file dan data tetap sinkron dengan komputer awalnya.

"DT400 dengan MigoSync telah dikenal di kalangan pebisnis yang mobile sebagai solusi sempurna untuk menyimpan file dan dokumen," kata Manajer Produksi Kingston Jean Wong seperti dikutip dari digitaltrends, Minggu (27/7/2008).

"Sedangkan DataTraveler DT100 dibuat untuk kemudahan, dengan hanya menawarkan penyimpanan, tanpa embel-embel, fitur, atau hal-hal lain yang menyulitkan," tambahnya.

Kingston juga memperkenalkan flash drive DT101 terbarunya, dengan kapasitas hingga 8 GB dan memiliki tiga varian warna, yaitu biru kehijau-hijauan, kuning, dan merah jambu. Dalam DT101 juga ditambahkan software SecureTravelers untuk sistem operasi Windows, yang memberikan fasilitas area di flash drive yang dapat diproteksi dengan password.

"Harga retail 16 GB DT400 dibanderol sebesar USD196, dan 16 GB DT100 dijual seharga USD85. Sedangkan 8GB DT101 dijual seharga USD44," pungkas dia
Sumber:  http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/27/57/131426/kingston-rilis-2-flash-drive-16-gb

gambar X-ray yang mencengangkan

Luo Cuifen seorang warga negara Cina terperanjat saat melihat darah didalam air kencingnya, para dokter menemukan 23 batang jarum didalam tubuhnya. ada tuduhan kalau Neneknya mungkin telah menyelitkan jarum-jarum itu dengan tujuan untuk mencoba membunuhnya seperti seorang anak kecil, kerena mereka menginginkan seorang anak lelaki, kata seorang juru bicara dari sebuah rumah sakit pada Sept 10 beberapa tahun silam.

Jin Guangying gak pernah nyangka kalo sakit kepala yang dideritanya selama puluhan tahun itu diakibatkan oleh sebuah peluru. Gak tangung-tanggung, sebiji peluru itu ternyata sudah mengidap dikepalanya selama 64 tahun. Peluru itu kabarnya kini telah dikeluarkan pada bulan april beberapa tahun silam, Guangying telah ditembak semasa WWII (perang dunia ke2) ketika diserang oleh tentera Jepang.

Pada gambar diatas, terlihat sebuah wajah asing. Kabarnya gambar sinar x ini adalah milik seekor itik yang mati pada bulan mei 2006 karena kecelakaan. (cuma seekor itik kok!)

Sepucuk pistol paku menembak enam kali ke dalam kepala seorang pekerja pembinaan Isidro Mejia dalam satu isiden naas pada April 2004. Yang mengagumkan, beliau bukan hanya saja selamat tapi juga sembuh total.

Gunting bedah berukuran 6 inci panjang muncul di perut Pat Skinner warga Australia pada bulan April 2004 yang tertinggal selama didalam tubuhnya selama 18 bulan, selepas menjalani operasinya. Foto ini juga pernah ditunjukan pada reality show repley's, sebelumnya beliau pernah mengeluh kesakitan pada bagian perut yang tak disangka adalah sebuah gunting yang mengganjal diperutnya.

Sinar X Di Penjara Central Prison di Raleigh, NC., pada pameran dibulan Mei 2006 menunjukkan bahwa barang-barang seperti per/pegas dan benda-benda perlengkapan untuk bangunan, ternyata sanggup ditelan para Narapidana Malaysia untuk mendapatkan peluang ke rumah sakit, Tujuannya lantaran rindu akan dunia luar (alias kepingin kabur) ......

Sebuah paku tertancap dan mendekam didalam tengkorak kepala seorang lelaki Korea Selatan pada Disember 2004 yang sama sekali ngga pernah disadarinya. Dia baru menyadarinya setelah mencari bantuan untuk menyembuhkan sakit kepalanya yang teramat sangat, dan atas penemuan tersebut dia mengaku kalau kejadian tersebut kemungkinan terjadi pada empat tahun silam, setelah operasi pengangkatan paku dikepalanya.

Yang bikin takjub, sebagian dari mereka yang mengalami accident naas diatas ternyata selamat walaupun tidak mampu hidup normal layaknya orang sehat biasa. Sungguh luar biasa yah?
 
Sumber : Cyberforums.us